Hitachi Vantara Bawa Storage 50 Juta IOPS ke Indonesia
Ringkasan Cepat
- Hitachi Vantara menghadirkan VSP One Block High End di Indonesia.
- Model VSP One Block 85 menawarkan performa hingga 50 juta IOPS.
- Konfigurasi tertinggi mendukung 12 controller dan 288 SSD NVMe.
- CyberSense untuk deteksi ransomware hadir sebagai layanan tambahan.
- Hitachi belum mengumumkan harga dan pelanggan pertamanya di Indonesia.
Hitachi Vantara resmi membawa Virtual Storage Platform One atau VSP One Block High End ke Indonesia pada 9 September 2026. Storage enterprise berbasis all-flash NVMe tersebut menawarkan performa hingga 50 juta input/output operations per second atau IOPS.
Hitachi merancang VSP One Block High End untuk menangani database mission-critical, pemrosesan transaksi, analitik real-time, mainframe, dan kebutuhan data bagi aplikasi kecerdasan buatan. Perusahaan memasarkan produk ini melalui Hitachi Vantara dan jaringan mitranya di Indonesia.
Produk tersebut pertama kali meluncur secara global pada 18 November 2025. Dengan demikian, kabar terbarunya bukan peluncuran teknologi baru, melainkan ketersediaan VSP One Block High End untuk pelanggan perusahaan di Indonesia.
VSP One Tawarkan Performa 50 Juta IOPS
IOPS menunjukkan jumlah operasi baca dan tulis yang dapat storage proses setiap detik. Angka ini tidak sama dengan kecepatan transfer dalam gigabyte per detik karena performa aktual tetap bergantung pada ukuran blok data, komposisi baca-tulis, jumlah controller, konfigurasi SSD, dan latensi.
Lembar spesifikasi resmi Hitachi mencantumkan performa 50 juta IOPS pada model VSP One Block 85. Konfigurasi tertingginya mendukung 12 controller dan 288 SSD NVMe berkapasitas 60 TB.
Perangkat tersebut menawarkan kapasitas mentah maksimal 17,33 petabyte serta kapasitas efektif hingga 18,68 petabyte. Hitachi juga menambahkan akselerasi kompresi berbasis hardware dan adaptive data reduction untuk menjaga kinerja saat sistem memproses volume data besar.
Karena Hitachi belum menjelaskan metodologi benchmark dalam pengumuman Indonesia, angka 50 juta IOPS tetap menjadi klaim performa maksimum perusahaan, bukan hasil pengujian independen.
Dukung Mainframe dan Beban Kerja AI
VSP One Block High End dapat menggabungkan open systems dan mainframe dalam satu infrastruktur. Kemampuan tersebut memungkinkan perusahaan mempertahankan sistem transaksi lama sambil menambah analitik dan beban kerja AI tanpa membangun lingkungan penyimpanan yang sepenuhnya terpisah.
“Perusahaan memiliki pilihan untuk memodernisasi infrastruktur yang mendukung layanan tersebut sekaligus memperkuat ketahanan operasional,” ujar Ming Sunadi, Country Managing Director Hitachi Vantara Indonesia.
Hitachi turut menghadirkan VSP 360 untuk mengelola infrastruktur secara terpusat. Perangkat lunak ini menyediakan alur kerja otomatis, pemantauan sistem, dan analitik berbasis AIOps.
Meski membawa label AI-ready, VSP One bukan komputer AI dan tidak menggantikan GPU. Produk ini berfungsi sebagai lapisan penyimpanan yang memasok serta menyimpan data untuk model AI, database, dan aplikasi perusahaan.
Tambahkan Proteksi Data dari Ransomware
Hitachi membekali VSP One dengan immutable snapshot dan pemulihan otomatis. Perusahaan juga menawarkan integrasi Ransomware Detection berbasis CyberSense untuk mendeteksi anomali, mencari indikasi kerusakan, dan menentukan snapshot bersih terdekat.
Namun, CyberSense hadir sebagai layanan opsional dengan biaya tambahan. Fitur tersebut membantu perusahaan memulihkan data setelah gangguan, bukan mencegah ransomware menyusup ke jaringan.
VSP One Block High End kini tersedia di Indonesia, tetapi Hitachi belum mengumumkan harga, konfigurasi awal, pelanggan lokal, atau target penjualannya. Kehadirannya memperluas pilihan storage kelas enterprise, sedangkan pembuktian performa 50 juta IOPS tetap menunggu implementasi dan pengujian nyata di lingkungan pelanggan Indonesia.