Editorial Topic
AI & Data Center

NetApp Kenalkan AI ChatOps untuk Kelola Storage via Chat

• • 3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • NetApp memperkenalkan AI ChatOps untuk membantu pengelolaan penyimpanan ONTAP melalui percakapan.
  • Assistant mendukung analisis, provisioning, serta investigasi dan penanganan alert sesuai izin pengguna.
  • Dalam dokumentasi Console lokal, tindakan yang mengubah storage memerlukan konfirmasi.
  • Integrasi LLM pada Console lokal masih berstatus technology preview dalam dokumentasi 5 Oktober 2026.

NetApp memperkenalkan AI ChatOps Interface pada NetApp Console untuk membantu administrator perusahaan mengelola penyimpanan data melalui percakapan bahasa biasa. Fitur ini diumumkan secara global pada 29 September 2026 di San Jose, Amerika Serikat, sebagai bagian dari pembaruan pengelolaan infrastruktur hybrid multi-cloud.

Dalam siaran pers bertanggal 2 Oktober yang diterima BagusTech, NetApp menyebut antarmuka tersebut mendukung penyediaan sumber daya penyimpanan berdasarkan kebutuhan pengguna, pelaporan berbasis AI, analitik prediktif, dan remediasi otomatis pada sistem ONTAP. Perusahaan mengklaim pendekatan ini dapat mengurangi beban administrator yang mengelola berbagai perangkat pengelolaan terpisah.

Chat untuk Analisis dan Penyediaan Storage

NetApp AI ChatOps memungkinkan administrator menjelaskan kebutuhan penyimpanan melalui percakapan, kemudian meninjau rencana yang disusun assistant sebelum menjalankannya.

Menurut dokumentasi resmi Console lokal, assistant dapat merekomendasikan storage class dan lokasi penempatan, mengidentifikasi informasi yang belum lengkap, serta menampilkan rencana provisioning. Storage class merupakan templat yang menggabungkan kebijakan performa, kapasitas, dan penempatan data.

Administrator juga dapat menanyakan kapasitas dan performa storage, meminta investigasi alert aktif, atau menjalankan operasi pengelolaan ONTAP yang didukung. Cakupan kemampuan tersebut bergantung pada versi Console, endpoint LLM, peran pengguna, dan sumber daya yang boleh diakses.

Dengan mekanisme ini, percakapan menjadi jalur untuk mengakses analisis dan operasi penyimpanan. Permintaan pengguna tetap harus sesuai dengan kemampuan sistem dan kebijakan yang telah ditetapkan perusahaan.

Perubahan Storage Tetap Memerlukan Konfirmasi

Console assistant pada deployment lokal menyediakan dua mode akses: read-only untuk pertanyaan dan analisis, serta read/write untuk operasi yang dapat mengubah penyimpanan.

AdvertisementIn-Article Banner

Dalam mode read/write, assistant menampilkan tindakan yang diusulkan dan meminta konfirmasi sebelum mengeksekusinya. Ketentuan ini juga berlaku ketika penanganan alert yang didukung akan mengubah storage.

Assistant memakai hak akses dan cakupan sumber daya pengguna yang sedang masuk. Kebijakan storage class turut membatasi provisioning, sehingga penggunaan AI tidak memberikan akses tambahan di luar kewenangan administrator.

Kontrol tersebut memperjelas batas istilah “otonom” dalam pembaruan NetApp. Perusahaan menyebut otomatisasi rutin dapat berjalan dalam guardrails yang ditentukan pelanggan, sementara alur assistant untuk perubahan storage tetap menyertakan peninjauan manusia.

LLM Pilihan Pelanggan Masih Berstatus Preview

NetApp membuka penggunaan LLM pilihan pelanggan melalui gateway terbuka. Dokumentasi Console lokal menyebut permintaan AI dikirim hanya ke endpoint yang dikonfigurasi administrator.

Pilihan koneksinya mencakup OpenAI, proxy kompatibel OpenAI, dan Anthropic. Karena itu, penggunaan LLM pilihan pelanggan tidak otomatis berarti model berjalan di dalam infrastruktur perusahaan. Lokasi model dan aliran permintaan bergantung pada konfigurasi endpoint yang digunakan.

Ada pula batas ketersediaan yang perlu diperhatikan. Dokumentasi integrasi LLM pada Console lokal bertanggal 5 Oktober 2026 masih menandai kemampuan tersebut sebagai technology preview. NetApp menyatakan rincian, isi penawaran, dan jadwalnya dapat berubah sebelum tersedia secara umum.

Dengan status tersebut, pengumuman AI ChatOps belum dapat diperlakukan sebagai kepastian bahwa seluruh integrasi AI pada Console lokal sudah tersedia secara umum. Sumber yang diperiksa juga belum mengonfirmasi harga fitur tersebut maupun ketersediaan komersialnya di Indonesia.