Editorial Topic
Entertainment

Lulusan Desain Arsitektur, Cheng Lei Bicara Akting

3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • Cheng Lei merupakan lulusan Hebei Academy of Fine Arts pada 2017.
  • Ia mempelajari desain lingkungan di bawah School of Urban Design, bidang yang kerap dikaitkan dengan desain arsitektur.
  • Cheng Lei melihat desain, seni lukis, dan akting sebagai bentuk seni yang sama-sama membutuhkan ekspresi.
  • Menurutnya, aktor harus merasakan emosi terlebih dahulu sebelum menampilkannya kepada penonton.

Aktor China Cheng Lei mengungkap hubungan antara latar pendidikannya di bidang desain arsitektur dan pekerjaannya sebagai aktor. Ia menilai desain dan akting menggunakan medium berbeda, tetapi sama-sama menuntut kemampuan mengolah perasaan serta mengekspresikan gagasan.

Cheng Lei menyampaikan pandangan tersebut dalam sesi tanya jawab iQIYI Starship di Gandaria City, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Acara itu juga menandai kunjungan pertamanya ke Indonesia untuk menemui penggemar secara langsung.

“Desain, melukis, dan akting sama-sama merupakan bentuk seni. Cara penyampaiannya mungkin berbeda, tetapi semuanya membutuhkan ekspresi,” kata Cheng Lei berdasarkan terjemahan langsung dalam sesi tersebut.

Cheng Lei Mengutamakan Perasaan dalam Akting

Menurut Cheng Lei, perasaan menjadi unsur penting dalam seni lukis maupun akting. Seorang seniman atau aktor perlu memahami dan merasakan sesuatu sebelum menyampaikannya melalui karya.

“Menurut saya, hal terpenting dalam melukis maupun berakting adalah perasaan. Kita perlu merasakan sesuatu terlebih dahulu sebelum bisa mengekspresikannya,” ujarnya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Cheng Lei tidak melihat pendidikan desainnya sebagai keterampilan yang terpisah dari akting. Ia membawa pendekatan artistik tersebut ketika memahami emosi, pengalaman hidup, dan sudut pandang karakter.

Namun, Cheng Lei tidak menyebut bahwa ilmu arsitektur secara teknis menentukan cara dirinya memainkan peran. Hubungan tersebut lebih tampak pada proses mengamati, merasakan, lalu menerjemahkan gagasan melalui medium visual atau penampilan.

Lulus dari Hebei Academy of Fine Arts

Hebei Academy of Fine Arts mencantumkan Cheng Lei sebagai salah satu alumnus berprestasi. Kampus tersebut memakai nama lahirnya, Yang Huixiang, sekaligus mencatat Cheng Lei sebagai nama panggungnya.

Menurut profil resmi kampus, Cheng Lei lulus pada 2017 dari program Environmental Design di School of Urban Design. Sejumlah profil media kemudian merangkum bidang pendidikan tersebut sebagai desain arsitektur karena programnya berkaitan dengan perancangan ruang dan lingkungan.

Perjalanan Cheng Lei menuju industri hiburan juga bermula ketika ia masih kuliah. Profil kampus menyebut ia pernah membantu temannya dengan tampil sebagai pemeran tambahan bersama rekan sekamarnya. Kesempatan itu menarik perhatian seorang sutradara dan membuka jalan menuju profesi aktor.

AdvertisementIn-Article Banner

Pendidikan Seni Membantu Pendalaman Karakter

Cheng Lei kini mendapat perhatian melalui sejumlah drama, termasuk How Dare You!?, Shadow Love, dan Legend of the Female General. Setiap produksi menuntut pendekatan berbeda, mulai dari persiapan fisik untuk adegan laga sampai pendalaman emosi karakter.

Ia menganggap setiap karakter sebagai kesempatan untuk mengenal sisi baru dalam dirinya. Pengalaman memainkan berbagai tokoh juga memberinya sudut pandang lebih luas dalam melihat dunia.

“Melalui karakter-karakter tersebut, saya juga menemukan bagian-bagian dari diri saya sendiri. Pengalaman itu membuat batin saya menjadi lebih kaya,” kata Cheng Lei.

Perjalanan Cheng Lei memperlihatkan bahwa pendidikan dan profesi tidak selalu harus bergerak dalam jalur yang sama untuk tetap saling melengkapi. Bekal desainnya mungkin tidak langsung menghasilkan sebuah peran, tetapi cara melihat, merasakan, dan mengekspresikan gagasan tetap menjadi fondasi penting dalam pekerjaannya sebagai aktor.