Editorial Topic
Entertainment

Cheng Lei Ungkap Tantangan Peran Laga dan Drama Emosional

3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • Cheng Lei menilai setiap karakter memiliki tingkat kesulitan berbeda.
  • Peran laga menuntut peningkatan kemampuan fisik dan penguasaan gerakan bela diri.
  • Drama emosional menuntut pemahaman terhadap pengalaman dan perasaan karakter.
  • Cheng Lei tidak memilih satu genre sebagai tantangan tersulit.
  • Ia ingin terus mengeksplorasi karakter dengan latar dan kepribadian berbeda.

Aktor China Cheng Lei mengungkap perbedaan tantangan saat memainkan karakter laga dan tokoh dengan konflik emosional. Peran laga menuntut persiapan fisik, sedangkan drama emosional memerlukan pemahaman mendalam terhadap pengalaman hidup karakter.

Cheng Lei menyampaikan pandangan tersebut dalam sesi tanya jawab iQIYI Starship di Gandaria City, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Acara itu menjadi bagian dari kunjungan pertamanya ke Indonesia untuk menemui penggemar.

Menurut Cheng Lei, aktor tidak bisa mengukur kesulitan sebuah peran hanya berdasarkan genre. Setiap karakter membawa latar belakang, kemampuan, dan perjalanan emosional berbeda.

“Sebenarnya, setiap karakter memiliki tantangannya masing-masing,” kata Cheng Lei berdasarkan terjemahan langsung dalam acara tersebut.

Peran Laga Menuntut Kemampuan Fisik

Cheng Lei menjadikan tokoh yang menguasai kungfu sebagai salah satu contoh. Karakter semacam itu mengharuskannya meningkatkan kemampuan fisik sebelum menjalani proses pengambilan gambar.

Latihan tidak hanya membantu Cheng Lei membangun stamina. Ia juga perlu mempelajari gerakan bela diri agar adegan pertarungan terlihat meyakinkan dan sesuai dengan kemampuan karakter.

“Ketika memainkan tokoh yang sangat ahli kungfu, saya harus meningkatkan kemampuan fisik dan mempelajari banyak gerakan bela diri agar bisa menampilkannya dengan baik,” ujarnya.

Persiapan tersebut menunjukkan bahwa adegan laga tidak hanya mengandalkan koreografi di lokasi syuting. Aktor tetap perlu memahami ritme gerakan, menjaga kondisi tubuh, dan menyesuaikan ekspresi dengan situasi dalam cerita.

Drama Emosional Memerlukan Pendalaman Karakter

Tantangan berbeda muncul ketika Cheng Lei memainkan tokoh dengan perjalanan hidup berat. Dalam situasi ini, kemampuan fisik tidak menjadi fokus utama.

AdvertisementIn-Article Banner

Cheng Lei perlu memahami alasan di balik tindakan, emosi, dan keputusan karakter. Pendekatan tersebut membantunya menjaga kesinambungan emosi ketika cerita bergerak dari satu konflik ke konflik lain.

“Ketika memainkan karakter yang memiliki perjalanan emosional atau kisah hidup yang berat, saya harus mencoba memahami pengalaman dan perasaan karakter tersebut secara mendalam,” kata Cheng Lei.

Ia tidak menyebut satu metode khusus untuk membangun emosi. Namun, penjelasannya menegaskan bahwa aktor perlu memahami kehidupan tokoh sebelum menampilkan kesedihan, kemarahan, atau perubahan sikap di depan kamera.

Cheng Lei Tidak Memilih Peran Tersulit

Cheng Lei tidak menempatkan peran laga di atas drama emosional, atau sebaliknya. Ia memandang keduanya sebagai tantangan berbeda yang membutuhkan bentuk persiapan masing-masing.

“Setiap karakter mempunyai pengalaman hidup yang kaya dan berbeda. Jadi, kalau ditanya mana yang paling sulit, menurut saya setiap karakter memiliki tingkat kesulitannya sendiri,” ujarnya.

Pendekatan itu terlihat dari pilihan perannya dalam beberapa drama. Cheng Lei memainkan Xiahou Dan, seorang tokoh yang berpindah dunia dan menjadi tiran, dalam How Dare You!?. Ia juga memerankan tiga karakter berbeda dalam Shadow Love.

Cheng Lei mengatakan setiap karakter memberinya pengalaman dan sudut pandang baru. Karena itu, ia tidak ingin membatasi kariernya pada satu jenis peran.

Bagi penonton, tantangan terbesar seorang aktor akhirnya tidak hanya terlihat dari rumitnya gerakan laga atau banyaknya adegan menangis. Kualitas penampilan juga bergantung pada kemampuan aktor membuat karakter terasa hidup, konsisten, dan dapat dipercaya.