Editorial Topic
Tech & AI

Signify Gelar Innovation Day 2026 di Jakarta

3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • Signify menggelar Innovation Day 2026 di Jakarta pada 2 September 2026.
  • Acara tersebut mengangkat tema "Light the Future".
  • Signify membahas pencahayaan pintar untuk kota dan bangunan.
  • Forum turut menyoroti transisi LED, sistem pintar PJU, KPBU, dan efisiensi energi.
  • Signify tidak mengumumkan produk baru atau proyek komersial dalam siaran persnya.

Signify menggelar Signify Innovation Day 2026 bertema “Light the Future” di Jakarta pada 2 September 2026. Forum ini mempertemukan pemerintah, pelaku bisnis, pengelola properti, dan praktisi keberlanjutan untuk membahas penggunaan teknologi pencahayaan pada kota pintar serta bangunan yang mampu mengikuti perubahan kebutuhan.

Melalui acara tersebut, Signify ingin menempatkan pencahayaan sebagai bagian dari infrastruktur kota dan bangunan, bukan sekadar sumber penerangan. Perusahaan mengaitkan agenda ini dengan efisiensi energi, penurunan emisi karbon, peningkatan layanan publik, dan target Net Zero Emission Indonesia pada 2060 atau lebih cepat.

“Kami percaya bahwa pencahayaan memiliki peran jauh lebih besar dari sekedar penerangan,” kata Lucas Ardhana, Director-Commercial Leader of Professional Business Signify Indonesia.

Menurut Lucas, teknologi pencahayaan pintar dapat mendukung keamanan, kenyamanan, mobilitas, aktivitas ekonomi, estetika kota, serta efisiensi operasional dan energi.

Pencahayaan Pintar untuk Kota dan PJU Jakarta

Pada diskusi “Future of Smart & Liveable Cities”, Signify menghadirkan perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PPN/Bappenas, Dinas Bina Marga DKI Jakarta, serta tim Signify Indonesia.

Para pembicara membahas strategi pembangunan berbasis data, prinsip ekonomi sirkular, dan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha atau KPBU.

Forum itu juga mengangkat transisi lampu LED dan penggunaan sistem pintar pada Penerangan Jalan Umum DKI Jakarta sebagai contoh penerapan. Pendekatan tersebut menempatkan lampu jalan sebagai perangkat yang dapat membantu pemerintah mengelola energi dan operasional dengan lebih efisien.

Bangunan Siap Masa Depan Menjadi Fokus Kedua

Diskusi kedua mengangkat tema “Achieving Sustainability Goals and Business Growth Through Future-Ready Buildings”. Signify mempertemukan praktisi dari sektor properti, perhotelan, ESG, dan green building untuk membahas bangunan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan operasional serta target keberlanjutan.

“Future-ready buildings adalah tentang menciptakan lingkungan yang mampu merespons kebutuhan yang terus berubah, beroperasi secara lebih efisien dan cerdas, serta memberikan manfaat yang lebih baik bagi masyarakat dan bisnis,” ujar Jitender Khurana, Chief Executive Officer of Professional Business Signify Southeast Asia & Far East.

AdvertisementIn-Article Banner

Jitender menilai sistem LED hemat energi dan terkoneksi dapat membantu pelanggan menekan konsumsi energi, biaya operasional, serta emisi karbon. Teknologi tersebut juga memberi pengelola kendali lebih besar atas cara bangunan menjalankan fungsi pencahayaan.

Signify Pamerkan Solusi Pencahayaan Profesional

Signify turut memamerkan solusi pencahayaan untuk perkantoran, industri, pusat data, hotel, fasad, lanskap, stadion, dan jalan. Menurut perusahaan, solusi tersebut bertujuan mengoptimalkan energi, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperbaiki kenyamanan pengguna.

Namun, Signify tidak menyebut nama produk, spesifikasi teknis, harga, ketersediaan, atau target implementasi dalam siaran persnya. Dengan demikian, Innovation Day 2026 berfungsi sebagai forum kolaborasi dan demonstrasi arah teknologi, bukan peluncuran produk komersial.

Pesan utama acara ini cukup jelas: lampu mulai mengambil peran sebagai bagian dari sistem pengelolaan kota dan bangunan. Langkah berikutnya bergantung pada data hasil penerapan-mulai dari konsumsi energi, biaya, sampai dampak bagi warga dan pengguna gedung-agar gagasan “Light Beyond Illumination” dapat terukur di lapangan.