Editorial Topic
AI & Data Center

mBrace Jadi Cara BSD City Menarik Perusahaan AI

3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • Sinar Mas Land meluncurkan mBrace untuk membangun ekosistem perusahaan AI di BSD City.
  • Programnya mencakup riset, demonstrasi teknologi, pengembangan talenta, dan pencocokan bisnis.
  • BSD City menawarkan kawasan nyata untuk menguji robotika, AI, IoT, dan solusi smart city.
  • Nilai investasi dan target jumlah perusahaan belum diumumkan.

Sinar Mas Land melalui Digital Hub meluncurkan mBrace untuk memperkuat daya tarik BSD City bagi perusahaan kecerdasan artifisial atau AI. Inisiatif ini menghubungkan perusahaan teknologi, perguruan tinggi, pemerintah, peneliti, dan pengembang talenta dalam satu ekosistem.

mBrace merupakan singkatan dari Make BSD Research AI Center of Excellence. Sinar Mas Land memperkenalkan program tersebut pada 15 Juli 2026 di BSD City, Tangerang. Perusahaan menempatkan mBrace sebagai wadah riset, pengembangan bisnis, pelatihan talenta, dan pengujian solusi AI.

“Kami meluncurkan mBrace sebagai inisiatif strategis yang tengah dikembangkan sebagai wadah kolaborasi,” kata CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap.

Empat Program Utama mBrace

Pada tahap awal, mBrace menjalankan empat program utama, yakni Innovation & Research and Development, AI Technology Showcase, AI Knowledge Development, serta AI Business Matching.

Susunan tersebut menunjukkan strategi yang lebih luas daripada sekadar menyediakan ruang kantor. Sinar Mas Land ingin membangun jalur dari riset menuju implementasi dan peluang bisnis. Perusahaan AI dapat mengembangkan solusi, menguji teknologi, mencari talenta, lalu bertemu calon pengguna atau mitra melalui ekosistem yang sama.

AdvertisementIn-Article Banner

ASIX akan menangani riset dan demonstrasi teknologi yang mencakup robot humanoid, robot K9, serta drone untuk kebutuhan smart city. AWS Indonesia mendukung pendidikan cloud computing dan AI generatif. UD Impact mengembangkan kewirausahaan berbasis AI, sedangkan Monash University Indonesia memperkuat riset dan pengembangan talenta digital.

BSD City Menawarkan Lokasi Uji Teknologi

BSD City menawarkan kawasan nyata sebagai tempat pengujian teknologi. Kota mandiri seluas sekitar 6.000 hektare tersebut mencakup area hunian, bisnis, pendidikan, kesehatan, dan gaya hidup. Kawasan ini juga memiliki jaringan serat optik, perangkat Internet of Things, sistem keamanan digital, dan layanan kota berbasis data.

Kombinasi tersebut berpotensi menarik perusahaan AI yang membutuhkan lokasi uji di luar laboratorium. Pengembang dapat menguji solusi keamanan, mobilitas, otomasi fasilitas, analisis data kota, dan robotika dalam lingkungan operasional yang memiliki pengguna serta infrastruktur nyata.

Sinar Mas Land dan ASIX sebelumnya juga menyiapkan pusat riset inovasi serta Akademi AI dan Robotik di D-HUB Special Economic Zone. Program itu mencakup laboratorium inovasi, inkubator teknologi, pengujian proof of concept, dan pameran produk. Robot K9 untuk mendukung keamanan Biomedical Campus menjadi salah satu implementasi awal yang mereka umumkan.

Talenta dan Akses Pasar Jadi Daya Tarik

mBrace hadir ketika bisnis AI di Indonesia tumbuh cepat. Laporan e-Conomy SEA 2025 mencatat pendapatan aplikasi berfitur AI di Indonesia tumbuh 127 persen, tertinggi di Asia Tenggara. Pertumbuhan ini membuka pasar bagi perusahaan yang menawarkan infrastruktur, aplikasi, dan layanan berbasis AI.

Namun, perusahaan teknologi tidak hanya membutuhkan pasar. Mereka juga mencari tenaga terampil, mitra penelitian, calon pelanggan, dan lokasi untuk menguji produk. mBrace mencoba menyatukan kebutuhan tersebut melalui kolaborasi antara kampus, penyedia teknologi, perusahaan, dan pengelola kawasan.

Sinar Mas Land belum mengumumkan nilai investasi, kapasitas komputasi, jumlah perusahaan sasaran, maupun jadwal operasional penuh mBrace. Kejelasan target tersebut akan menentukan kemampuannya dalam menarik perusahaan AI.

mBrace memberi BSD City peluang untuk tumbuh sebagai pusat bisnis teknologi, bukan hanya kawasan properti. Keberhasilannya kelak bergantung pada jumlah investasi, perusahaan, produk, dan solusi AI yang benar-benar lahir dari ekosistem tersebut.