Gadget Smarthome

Samsung Pamer Teknologi AI Smart Home Terbaru di CES 2026

BagusTech – Samsung Electronics memanfaatkan ajang The First Look pada CES 2026 di Las Vegas untuk memamerkan teknologi kecerdasan buatan terbaru yang ditujukan bagi ekosistem smart home. Perusahaan menegaskan bahwa AI kini menjadi fondasi utama pengembangan produk rumah tangga, dengan fokus pada integrasi perangkat, automasi berbasis kebiasaan, dan pengalaman pengguna yang lebih kontekstual.

Baca Juga

Dalam presentasinya, Samsung menempatkan SmartThings sebagai pusat kendali rumah pintar. Hingga akhir 2025, platform ini telah mencatat lebih dari 430 juta pengguna global. Skala tersebut memungkinkan Samsung mengembangkan sistem automasi dan rekomendasi yang menyesuaikan pola aktivitas penghuni rumah, mulai dari dapur hingga area perawatan rumah.

Salah satu sorotan utama datang dari lini kulkas Family Hub yang kini dibekali AI Vision dengan dukungan teknologi Gemini. Sistem ini mampu mengenali dan melacak bahan makanan, menyusun rekomendasi menu, serta membantu perencanaan konsumsi harian. Samsung juga menghadirkan fitur What’s for Today? dan SmartThings Food untuk mempermudah pengguna menentukan menu berdasarkan stok makanan yang tersedia.

Samsung menambahkan fitur Video to Recipe yang mengubah konten video memasak menjadi panduan langkah demi langkah. Fitur ini dirancang untuk mempercepat proses memasak tanpa mengharuskan pengguna berulang kali mengakses video. Melalui pendekatan ini, Samsung menempatkan dapur sebagai salah satu pusat utama penerapan AI di rumah.

Di sektor perawatan rumah, Samsung memperkenalkan Bespoke AI Laundry Combo yang menggabungkan fungsi mencuci dan mengeringkan dalam satu perangkat. Perusahaan mengklaim peningkatan kecepatan siklus dan efisiensi energi dibanding generasi sebelumnya. Selain itu, Bespoke AI AirDresser hadir dengan fitur Auto Wrinkle Care yang memanfaatkan udara dan uap untuk membantu mengurangi kusut pada pakaian.

Samsung juga menampilkan robot vacuum Bespoke AI Jet Bot Steam Ultra. Perangkat ini mengusung sensor stereo 3D dan kamera yang mampu mengenali berbagai jenis permukaan serta mendeteksi cairan, termasuk cairan transparan. Selain membersihkan lantai, robot ini berfungsi sebagai alat pemantau rumah dengan notifikasi terkait aktivitas hewan peliharaan atau kondisi tidak biasa saat rumah ditinggal.

Untuk mendukung keamanan data, Samsung mengandalkan sistem Samsung Knox dan Knox Matrix sebagai perlindungan lintas perangkat. Perusahaan menegaskan bahwa keamanan dan privasi menjadi bagian penting dalam pengembangan smart home berbasis AI.

Di luar perangkat, Samsung juga mengumumkan kolaborasi dengan perusahaan asuransi untuk memanfaatkan data dari ekosistem smart home. Kerja sama ini bertujuan membantu menekan risiko kerusakan rumah dan berpotensi menurunkan biaya asuransi bagi pengguna.

Melalui pameran di CES 2026, Samsung memperkuat posisinya di pasar smart home dengan pendekatan AI yang terintegrasi. Perusahaan tidak hanya menawarkan perangkat pintar, tetapi juga sistem rumah yang mampu memahami kebiasaan dan mendukung aktivitas harian secara lebih efisien.

Bagus Arthakusuma

Bagus Arthakusuma

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Untuk Kamu

Gadget Wearables

Huawei Band 8 Mulai Dijual Dengan Berbagai Fitur Baru

bagustech.media – Huawei Band 8 sudah mulai resmi dijual kepada konsumen Indonesia dengan bandrol harga Rp 699.000, namun ada promo
Gadget Smartphone

Vivo Y36 Resmi Rilis Bawa Desain Keren Di Harga 3 Jutaan

bagustech.media – Vivo Indonesia secara resmi meluncurkan vivo Y36 Series hari ini, yang terdiri dari dua varian terbaru, yaitu vivo