BagusTech – Samsung memanfaatkan panggung CES 2026 untuk menegaskan arah baru perangkat rumah tangganya, khususnya kulkas. Melalui pembaruan lini Family Hub, Samsung membawa kecerdasan buatan lebih dalam ke dapur dengan mengandalkan AI Vision yang kini terintegrasi Google Gemini. Langkah ini menempatkan kulkas sebagai pusat pengelolaan makanan, perencanaan menu, dan konektivitas rumah pintar.
Baca Juga
- Samsung Siap Hadirkan TV Micro RGB Hingga 115 Inci Mulai 2026
- Samsung Pamer Teknologi AI Smart Home Terbaru di CES 2026
- Fitur Unggulan Samsung Music Studio MS5 dan MS7
Fitur AI Vision di Kulkas Samsung
Samsung menjelaskan bahwa AI Vision pada Family Hub kini mampu mengenali lebih banyak jenis bahan makanan secara lebih akurat. Sistem kamera di dalam kulkas tidak hanya mendeteksi keberadaan makanan, tetapi juga memproses informasi visual dan teks untuk memperkaya data stok. Samsung menargetkan proses pencatatan bahan menjadi lebih presisi agar pengguna dapat memantau isi kulkas, merencanakan belanja, dan mengurangi pemborosan makanan.

Fitur baru bertajuk “What’s for Today?” menjadi sorotan utama. Melalui fitur ini, kulkas merekomendasikan menu berdasarkan bahan yang tersedia atau memberikan pilihan acak bagi pengguna yang ingin mencoba variasi baru. Setelah pengguna memilih menu, sistem langsung menampilkan panduan memasak langkah demi langkah dan dapat mengirimkan instruksi ke perangkat dapur lain yang terhubung melalui SmartThings.

Samsung juga memperkenalkan Video to Recipe, fitur yang mengonversi konten video memasak menjadi instruksi ringkas. Pendekatan ini ditujukan untuk mempermudah proses memasak tanpa perlu menghentikan video berulang kali. Selain itu, Family Hub kini dibekali FoodNote, laporan mingguan yang merangkum pola penggunaan bahan makanan, memberikan rekomendasi restock, serta menyarankan resep berdasarkan kebiasaan konsumsi.

Di sisi personalisasi, Samsung memperluas fungsi Now Brief pada layar kulkas. Sistem ini menampilkan widget informasi dan konten gaya hidup yang disesuaikan dengan pengguna. Identifikasi suara memungkinkan kulkas membedakan anggota keluarga, sehingga setiap orang dapat menerima informasi yang relevan dengan kebutuhannya masing-masing.

Samsung juga menambahkan aspek aksesibilitas melalui kontrol pintu kulkas berbasis suara. Dengan perintah suara, pengguna dapat membuka atau menutup pintu kulkas tanpa sentuhan. Fitur ini menyasar kenyamanan penggunaan di situasi dapur yang sibuk sekaligus mendukung kebutuhan aksesibilitas.
Dukungan Jangka Panjang
Dari sisi jangka panjang, Samsung menegaskan komitmen pembaruan perangkat lunak hingga tujuh tahun untuk perangkat rumah tangga pintar tertentu. Strategi ini ditujukan agar kulkas tetap relevan dan aman dalam siklus penggunaan yang panjang. Samsung juga menekankan pengamanan data sebagai bagian inti dari pengembangan AI di perangkat rumah.
Melalui rangkaian pembaruan ini, Samsung memperjelas posisinya di segmen peralatan rumah tangga pintar. Kulkas tidak lagi berperan sebagai perangkat pasif, melainkan menjadi pusat manajemen dapur dan bagian dari ekosistem rumah pintar yang saling terhubung. Dengan AI Vision berbasis Gemini dan integrasi SmartThings, Samsung mengincar pengalaman dapur yang lebih efisien, personal, dan terotomatisasi bagi konsumen global.

