BagusTech – Setelah sukses dengan ROG Ally (RC71) pada 2023, ASUS kini melanjutkan evolusinya lewat ROG Xbox Ally (RC73YA) dengan beberapa perbedaan yang meyakinkan.
Jika model pertama masih berfokus pada pengalaman Windows gaming murni, versi terbaru kini menghadirkan pengalaman Xbox penuh dengan antarmuka yang lebih intuitif dan optimal untuk gamepad.
Langkah ini menunjukkan ambisi ASUS dan Microsoft untuk menjembatani dunia handheld PC dan konsol gaming portabel.
Baca Juga
- Spesifikasi & Harga ASUS ProArt P16 (H7606W)
- ASUS Pamerkan 2 Varian ROG Xbox Ally Series di Indonesia
- Perbedaan ASUS ROG Xbox Ally X vs ROG Ally X, yang Signifikan
Perbedaan ROG Xbox Ally vs ROG Ally Generasi 1
| Model | ASUS ROG Xbox Ally (2025) RC73YA | ASUS ROG ALLY (RC71) |
| CPU | AMD Ryzen™ Z2 A Processor 2.8GHz (6MB Cache, up to 3.8 GHz, 4 cores, 8 Threads) | AMD Ryzen™ Z1 Extreme Processor (“Zen4” architecture with 4nm process, 8-core /16-threads, 24MB total cache, up to 5.10 Ghz boost) AMD Ryzen™ Z1 Processor (“Zen4” architecture with 4nm process, 6-core /12-threads, 22MB total cache, up to 4.90 Ghz boost) |
| NPU | n/a | n/a |
| GPU Integrated | AMD Radeon™ Graphics (AMD RDNA™ 2, 8 CUs, Up to 1800 MHz) | AMD Radeon™ Graphics (AMD RDNA™ 3, 4 CUs, up to 2.5 GHz, up to 2.8 Teraflops) |
| SSD | 512GB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD (2280) | 512GB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 |
| RAM | 16GB LPDDR5 on board (6400MT/s dual channel) | 16GB DDR5 (6400MT/s dual channel) |
| Layar | 7 inci, FHD (1920 x 1080) 16:9, IPS-level, Gorilla® Glass DXC, Gorilla® Glass Victus™, Touch Screen (10-point multi-touch), Refresh Rate: 120Hz, Brightness: 500 nits | 7-inch, FHD (1920 x 1080) 16:9, IPS-level, glossy display, sRGB:100%, Gorilla® Glass DXC, Gorilla® Glass Victus™, Touch Screen (10-point multi-touch), Refresh Rate:120Hz, Response Time:7ms, Brightness: 500nits, AMD FreeSync™Premium |
| Port | 1x 3.5mm Combo Audio Jack 2x USB 3.2 Gen 2 Type-C support DisplayPort™ / power delivery 1x UHS-II microSD card reader (supports SD, SDXC and SDHC) | 1x 3.5mm Combo Audio Jack 1x ROG XG Mobile Interface and USB Type-C combo port (with USB 3.2 Gen2, support DisplayPort™ 1.4) 1x UHS-II microSD card reader (supports SD, SDXC and SDHC) |
| Input | View button Menu button L & R Hall Effect analog triggers L & R bumpers D-pad Command Center button Armoury Crate button A B X Y buttons 2 x assignable grip buttons Thumbsticks: 2 x full-size analog sticks Haptics: HD haptics Gyro: 6-Axis IMU | Gamepad controls: A B X Y buttons, D-pad, L & R Hall Effect analog triggers, L & R bumpers, View button, Menu button, Command Center button, Armoury Crate button, 2 x assignable grip buttons Thumbsticks: 2 x full-size analog sticks Haptics: HD haptics Gyro: 6-Axis IMU |
| Audio | 2-speaker system | 2-speaker system |
| Jaringan | Wi-Fi 6E + Bluetooth® 5.2 | Wi-Fi 6E + Bluetooth® 5.2 |
| Baterai | 60WHrs, TYPE-C, 65W AC Adapter | 40WHrs, TYPE-C, 65W AC Adapter |
| Berat | 670 gram | 608g |
| Dimensi | 29.0 x 12.1 x 2.75 ~ 5.09 cm | 28.0 x 11.1 x 2.12 ~ 3.24 cm |
| Harga & Garansi | Rp9.999.000 | Rp11.299.000 (AMD Z1 Extreme APU) Rp10.099.000 (AMD Z1 APU) |
Processor
ROG Xbox Ally kini menggunakan AMD Ryzen Z2 A (4 core / 8 thread, hingga 3.8GHz) berbasis arsitektur Zen 2.
Sementara ROG Ally Gen 1 hadir dalam dua varian prosesor: Ryzen Z1 Extreme dan Ryzen Z1 standar.
Versi Z1 Extreme (8 core / 16 thread, Zen 4) menawarkan performa tinggi yang cocok untuk gamer hardcore, sedangkan versi Z1 standar (6 core / 12 thread, Zen 4, hingga 4.9GHz) memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya untuk penggunaan kasual.
Baterai
Kapasitas baterai meningkat dari 40 Whrs pada ROG Ally lama menjadi 60 Whrs di ROG Xbox Ally, masih dengan adaptor 65W USB-C.
Ini membuat versi terbaru mampu bertahan lebih lama dalam sesi gaming portabel tanpa harus sering terhubung ke charger.
RAM & SSD
Keduanya dibekali 16GB RAM, namun ROG Xbox Ally kini menggunakan LPDDR5 dengan kecepatan 6400 MT/s, sedangkan versi lama memakai DDR5 berkecepatan serupa.
Penyimpanan sama-sama 512GB NVMe M.2 (2280), dengan slot mudah di-upgrade oleh pengguna.
Bedanya, ROG Xbos Ally sudah emnggunakan SSD berukuran 2280 yang lebih umum ketimbang ukuran 2230 yang digunakan di Ally gen 1.
Body
Desain bodinya sedikit lebih tebal (29 x 12.1 x 5.09 cm) dan berat (670g) dibanding versi lama (28 x 11.1 x 3.24 cm; 608g), memberikan ruang lebih untuk sistem pendingin ganda yang lebih senyap dan efisien.


Tombol L & R analog triggers serta HD haptics juga ditingkatkan untuk pengalaman yang lebih nyaman.
Integrasi dengan Xbox Full Screen Experience
Inilah pembeda utama.ROG Xbox Ally langsung boot ke Xbox Full Screen Mode, lengkap dengan akses cepat ke Game Pass, Battle.net, dan Steam.

Sedangkan ROG Ally lama masih mengandalkan Windows OS dan Armoury Crate SE, tanpa integrasi konsol langsung.
Bagi pengguna Xbox, ini berarti perangkat bisa berfungsi seperti konsol portabel yang terhubung ke ekosistem Xbox secara menyeluruh.
Harga dan Ketersediaan
ASUS ROG Xbox Ally dibanderol Rp9.999.000, menempatkannya sedikit di bawah varian tertinggi ROG Ally lama.
Dengan harga tersebut, ASUS ingin menghadirkan opsi handheld gaming yang lebih efisien, praktis, dan ramah bagi gamer yang tidak memerlukan tenaga ekstrem.
Perangkat ini akan resmi diluncurkan pada 23 Oktober 2025 dan ASUS Indonesia juga telah membuka sesi pre-order untuk gelombang pertama dari perangkat ini.
ROG Xbox Ally bukan sekadar penerus, tapi arah baru bagi handheld gaming ASUS.
Dari performa tinggi di generasi pertama, kini fokus beralih ke pengalaman pengguna yang lebih efisien dan terintegrasi dengan Xbox.
Dengan harga lebih terjangkau, baterai lebih besar, dan dukungan antarmuka Xbox, perangkat ini membuka jalan bagi masa depan handheld gaming yang semakin inklusif dan mudah digunakan.

