ASUS Republic of Gamers memperkenalkan ROG NUC 16 sebagai mini PC gaming terbaru yang membawa performa kelas atas dalam bodi ringkas. Perangkat ini mengincar gamer, kreator konten, dan pengguna profesional yang membutuhkan PC kecil dengan tenaga grafis besar, dukungan AI, serta konektivitas lengkap.
Baca Juga
- ASUS Rilis Jajaran Laptop Copilot+ PC 2026, Pionir AI Lokal Tanah Air
- Review ASUS VM640 AIO: PC Ringkas dengan Performa AI Modern
- ASUS Rilis ROG Zephyrus G14, Laptop Gaming 1,5 Kg
Fitur & Spesifikasi Unggulan ROG NUC 16
ASUS membekali ROG NUC 16 dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan GPU laptop hingga NVIDIA GeForce RTX 5080. Kombinasi ini membuat ROG NUC 16 tidak hanya relevan untuk gaming, tetapi juga untuk editing video, rendering real-time, komputasi AI lokal, dan pekerjaan kreatif yang membutuhkan akselerasi grafis tinggi.
ROG NUC 16 hadir dengan pilihan GPU NVIDIA GeForce RTX 5080, RTX 5070 Ti, RTX 5070, hingga RTX 5060 Laptop GPU. Untuk prosesor, ASUS menyediakan opsi Intel Core Ultra 9 290HX Plus pada konfigurasi dengan RTX 5080, RTX 5070 Ti, dan RTX 5070. Sementara itu, konfigurasi RTX 5060 memakai Intel Core Ultra 7 270HX Plus.

Spesifikasi tersebut memberi ROG NUC 16 posisi yang cukup kuat di segmen PC gaming ringkas. ASUS juga menyematkan dukungan memori DDR5 hingga 128GB. Kapasitas ini membuka ruang lebih besar untuk multitasking, menjalankan aplikasi kreatif, membuka proyek besar, atau bermain game modern yang semakin menuntut kapasitas RAM tinggi.
Dari sisi grafis, ROG NUC 16 mendukung NVIDIA DLSS 4.5 dengan ML-based Super Resolution dan Multi-frame Generation. Teknologi ini memakai pendekatan berbasis AI untuk membantu meningkatkan frame rate, memperhalus visual, dan mengurangi latensi saat bermain game. ASUS menyebut DLSS 4.5 dapat menghasilkan hingga lima frame per rendered frame, sehingga pengalaman gaming terasa lebih lancar dan imersif.
Dukungan ini juga penting untuk kreator. ASUS menyebut model transformer Super Resolution terbaru dapat meningkatkan pencahayaan, detail visual, dan kejernihan gerakan untuk rendering real-time, editing video, serta beban kerja kreatif hingga resolusi 8K. ROG NUC 16 juga mendukung NVIDIA Studio, sehingga perangkat ini dapat masuk ke ekosistem kerja kreator yang membutuhkan stabilitas dan akselerasi GPU.

ASUS ikut menonjolkan kemampuan AI lokal pada ROG NUC 16. Perangkat ini diklaim mampu menghadirkan hingga 1334 AI TOPS dan membawa memori GDDR7 16GB khusus untuk GPU komputasi AI lokal. Dengan konfigurasi tersebut, pengguna dapat menjalankan model AI lokal, membuat agen AI pribadi, atau menguji workflow berbasis LLM tanpa sepenuhnya bergantung pada layanan cloud.
Performa tinggi dalam bodi kecil selalu menuntut sistem pendingin yang serius. ASUS menjawab kebutuhan itu lewat QuietFlow Cooling. Sistem ini memakai tiga kipas berukuran 102 x 102 x 17 mm dan dual vapor chamber untuk menjaga suhu CPU dan GPU dalam chassis ringkas berukuran sekitar tiga liter.
ASUS mengklaim cakupan termal CPU pada ROG NUC 16 meningkat 12 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Peningkatan ini membantu prosesor bekerja lebih dekat dengan potensi maksimalnya saat pengguna menjalankan game, aplikasi kreatif, atau beban kerja berat dalam waktu lama.
ASUS juga memasang heatsink SSD khusus. Komponen ini diklaim mampu menurunkan suhu operasional SSD dari 72 derajat Celsius menjadi 59 derajat Celsius dibandingkan sistem tanpa heatsink. Detail ini penting karena SSD berkecepatan tinggi dapat mengalami penurunan performa saat suhu meningkat, terutama ketika pengguna memindahkan file video besar atau membuka proyek berat secara terus-menerus.
Selain mengejar suhu rendah, ASUS juga menekan tingkat kebisingan. ROG NUC 16 diklaim dapat bekerja di bawah 38 dBA saat beban kerja penuh. Klaim ini membuat perangkat tersebut menarik untuk pengguna yang membutuhkan PC kencang, tetapi tetap nyaman dipakai di meja kerja, ruang kreatif, atau ruang hiburan.
Dari sisi desain, ROG NUC 16 membawa chassis logam dan hadir dalam varian Moonlight White Edition. ASUS juga menyertakan stand lepas-pasang yang telah dipatenkan. Stand ini memungkinkan pengguna menempatkan perangkat secara vertikal atau horizontal sesuai kebutuhan ruang.
Fleksibilitas posisi menjadi nilai jual penting untuk mini PC. Pengguna dapat menempatkan ROG NUC 16 di ruang tamu sebagai pusat gaming hingga 8K, atau menggunakannya di meja kerja dengan dukungan hingga lima layar 4K. Dengan pendekatan ini, ASUS mencoba menjangkau dua skenario utama: hiburan kelas atas dan produktivitas kreatif.
Konektivitas ROG NUC 16 juga cukup agresif untuk ukuran mini PC. Perangkat ini membawa Thunderbolt 4, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, 2.5G LAN, dua HDMI 2.1, dua DisplayPort 2.1, empat USB 3.2 Gen 2 Type-A di bagian belakang, satu USB 3.2 Gen 2 Type-A di bagian depan, jack audio, dan Kensington lock slot.
ASUS juga menyertakan dukungan GlideX. Fitur ini memungkinkan pengguna berbagi layar dan mengontrol perangkat lintas platform, baik melalui koneksi kabel maupun nirkabel. Untuk kreator dan pekerja multitasking, fitur ini dapat membantu memperluas ruang kerja tanpa harus bergantung pada satu layar utama.
Spesifikasi
| Model | ASUS ROG NUC 16 (NUC16JNK) |
| Processor | Intel® Core™ Ultra 9 Processor 290HX,cTDP 45-75W |
| GPU | NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU 24GB GDDR7 NVIDIA GeForce RTX 5070Ti Laptop GPU 12GB GDDR7 NVIDIA GeForce RTX 5080 Laptop GPU 16GB GDDR7 |
| RAM | Up to 64GB DDR5-5600 SO-DIMM x 2 |
| Penyimpanan | Up to 4TB M.2 2280 NVMe™ PCIe® 5.0×4 SSD |
| Koneksi | Intel® Killer™ Wi-Fi 7 BE1750x (Gig+), Bluetooth® 5.4 wireless card |
| I/O Port | Belakang : 1 x Thunderbolt 4 Type-C w/ DisplayPortTM 2.1 4 x USB 3.2 Gen 2 Type-A 2 x HDMI 2.1 FRL 2 x DP 2.1 1 x RJ45 LAN 1 x DC Input (ASUS rectangle jack) 1 x Kensington Lock Depan: 2 x USB 3.2 Gen2 Type-A 1 x USB 3.2 Gen2 Type-C 1x 3.5mm Combo Audio Jack |
| Dimensi | 282.4mm x 189.5mm x 56.5mm |
| Berat | 3.12kg |
| Adaptor | 20VDC, 19A, 380W Power Adapter |
| Harga | TBA |
Meski spesifikasinya sudah terungkap cukup lengkap, ASUS belum mengumumkan harga resmi ROG NUC 16. Informasi ketersediaan juga masih diarahkan melalui perwakilan ASUS setempat. Artinya, pasar masih perlu menunggu detail harga dan jadwal penjualan yang lebih konkret, terutama untuk wilayah Indonesia.
Dengan spesifikasi yang ditawarkan, ROG NUC 16 jelas masuk ke segmen premium. Perangkat ini bukan PC untuk pengguna kasual yang hanya membutuhkan komputasi ringan. ASUS menyiapkan mini PC ini untuk pengguna yang ingin menyatukan gaming, produksi konten, dan komputasi AI dalam satu perangkat ringkas.
Kehadiran ROG NUC 16 juga menunjukkan arah baru pasar PC gaming. Ukuran perangkat semakin kecil, tetapi tuntutan performa terus naik. Bagi pengguna, pertanyaannya kini bukan lagi apakah mini PC bisa menggantikan desktop besar, melainkan apakah harga, suhu, dan ketersediaannya sudah cukup masuk akal untuk menjadi mesin utama sehari-hari.

