BagusTech – Jika ROG Ally X generasi pertama (RC72) masih berperan sebagai handheld berbasis Windows dengan performa tinggi, maka ROG Xbox Ally X (RC73XA) membawa langkah perbedaan yang berbeda: menghadirkan pengalaman layaknya konsol Xbox portabel dengan dukungan penuh dari Microsoft.
ASUS memperkuatnya dengan peningkatan hardware besar-besaran dan penyempurnaan ergonomi, menjadikannya salah satu handheld gaming paling matang di pasar saat ini.
Baca Juga
- Spesifikasi & Harga ASUS ProArt P16 (H7606W)
- ASUS Pamerkan 2 Varian ROG Xbox Ally Series di Indonesia
- ASUS Hadirkan PC AIO V440, Desktop Ringkas & Praktis
Perbedaan Spesifikasi ROG Xbox Ally X dan ROG Ally X
| Model | ASUS ROG Xbox Ally X (2025) RC73XA | ROG Ally X (RC72) |
| CPU | AMD Ryzen™ AI Z2 Extreme Processor 2.0GHz (24MB Cache, up to 5.0GHz, 8 cores, 16 Threads); | AMD Ryzen™ Z1 Extreme Processor (“Zen4” architecture with 4nm process, 8-core /16-threads, 24MB total cache, up to 5.10 Ghz boost) |
| NPU | AMD XDNA™ NPU up to 50TOPS | n/a |
| GPU Integrated | AMD Radeon™ Graphics (AMD RDNA™ 3.5, 16 Cus, Up to 2900 MHz) | AMD Radeon™ Graphics (AMD RDNA™ 3, 12 CUs, Up to 2900 MHz |
| SSD | 1TB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD (2280) | 1TB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD (2280) |
| RAM | 24GB LPDDR5X on board | 12GB*2 LPDDR5 on board Support dual channel memory |
| Layar | 7 inci, FHD (1920 x 1080) 16:9, IPS-level, Gorilla® Glass DXC, Gorilla® Glass Victus™, Touch Screen (10-point multi-touch), Refresh Rate: 120Hz, Brightness: 500 nits | 7-inch, FHD (1920 x 1080) 16:9, IPS-level, glossy display, sRGB:100%, Gorilla® Glass DXC, Gorilla® Glass Victus™, Touch Screen (10-point multi-touch), Refresh Rate:120Hz, Response Time:7ms, Brightness: 500nits, AMD FreeSync™Premium |
| Port | 1x 3.5mm Combo Audio Jack 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support DisplayPort™ / power delivery 1x Type C support USB 4 (Thunderbolt™ 4 compliance, DisplayPort™ 1.4 with Freesync support, Power Delivery 3.0) 1x UHS-II microSD card reader (supports SD, SDXC and SDHC) | 1x 3.5mm Combo Audio Jack 1x Thunderbolt™ 4 support DisplayPort™ / power delivery 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support DisplayPort™ / power delivery 1x UHS-II microSD card reader (supports SD, SDXC and SDHC) |
| Control and Input | ABXY buttons D-pad L & R impulse triggers L & R bumpers Xbox button View button Menu button Command Center button Library button 2x assignable back buttons 2x full-size analog sticks HD haptics 6-Axis IMU | View button Menu button L & R Hall Effect analog triggers L & R bumpers D-pad Command Center button Armoury Crate button A B X Y buttons 2 x assignable grip buttons Thumbsticks: 2 x full-size analog sticks Haptics: HD haptics Gyro: 6-Axis IMU |
| Audio | 2-speaker system | 2-speaker |
| Jaringan | Wi-Fi 6E + Bluetooth® 5.2 | Wi-Fi 6E + Bluetooth® 5.2 |
| Baterai | 80WHrs, TYPE-C, 65W AC Adapter | 80WHrs, TYPE-C, 65W AC Adapter |
| Berat | 715 gram | 678 g |
| Dimensi | 29.0 x 12.1 x 2.75 ~ 5.09 cm | 28.0 x 11.1 x 2.47 ~ 3.69 cm |
| Harga & Garansi | Rp14.999.000 | Rp13.999.000 |
Prosesor lebih bertenaga dengan AI Engine
Versi terbaru kini memakai AMD Ryzen AI Z2 Extreme (8 core, 16 thread, hingga 5.0GHz) dengan dukungan NPU 50 TOPS, menggantikan Ryzen Z1 Extreme (Zen4) di model lama yang belum memiliki kemampuan AI.NPU ini berperan penting dalam fitur AMD Fluid Motion Frames (AFMF), yang memungkinkan peningkatan frame rate berbasis kecerdasan buatan.
RAM dan penyimpanan lebih besar
Kapasitas meningkat signifikan: 24GB LPDDR5X (sebelumnya 16GB LPDDR5), serta 1TB SSD M.2 2280, yang kini memakai ukuran standar PC desktop untuk kemudahan upgrade.
Desain dan ergonomi disempurnakan


Dimensi baru 29,0 x 12,1 x 5,09 cm membuatnya sedikit lebih besar dari pendahulunya (28,0 x 11,1 x 3,69 cm), namun memberikan ruang lebih untuk baterai 80 Whrs (naik dari 60 Whrs) dan grip yang lebih tebal demi kenyamanan tangan.Tombol juga diperbarui dengan L&R impulse triggers dan HD haptics yang memberi sensasi lebih realistis saat bermain.
Konektivitas modern dan fleksibel
Kini mendukung Thunderbolt 4 / USB4 Type-C, di samping port USB 3.2 Gen 2, microSD UHS-II, dan jack audio 3.5mm.Ini menjadikannya kompatibel dengan ROG XG Mobile GPU hingga RTX 5090, serta berbagai aksesoris seperti ROG Bulwark Dock DG300 dan ROG Raikiri II Controller.


Integrasi penuh dengan Xbox OS Experience
ROG Xbox Ally X tidak lagi hanya berbasis Windows murni. Kini hadir dengan Xbox Full Screen Experience, antarmuka bergaya konsol yang menggabungkan akses ke Xbox Game Pass, Battle.net, Steam, dan lainnya.Pengguna bisa langsung boot ke mode Xbox tanpa perlu membuka desktop Windows, menghadirkan nuansa konsol portabel yang autentik.
Perbedaan Harga
ASUS ROG Xbox Ally X dibanderol dengan harga Rp14.999.000, sedikit lebih tinggi dari ROG Ally X generasi sebelumnya yang dijual di kisaran Rp13.999.000. Dengan peningkatan signifikan pada prosesor, RAM, dan baterai, selisih harga ini dinilai sepadan.
Perangkat ROG Xbox Ally X akan mulai tersedia secara resmi di Indonesia pada akhir Oktober 2025, dengan periode pemesanan awal dibuka setelah acara peluncuran resmi pada 23 Oktober 2025. ASUS juga menyiapkan bundling eksklusif bersama Xbox Game Pass selama beberapa bulan untuk pembeli pertama.
Perbedaan antara kedua model ini tidak hanya kosmetik, tapi fundamental.ROG Xbox Ally X membawa konsep handheld PC yang berevolusi menjadi konsol portabel dengan AI.Peningkatan prosesor, RAM, dan baterai menjadikannya lebih siap untuk game modern dan masa depan berbasis AI-rendering.
Sementara itu, Ally X generasi pertama tetap relevan bagi gamer yang mencari perangkat powerful dengan harga lebih terjangkau, namun tanpa fitur AI dan integrasi Xbox penuh.
Dengan langkah ini, ASUS dan Microsoft tampak serius membangun ekosistem baru: perpaduan performa PC dan pengalaman konsol yang sesungguhnya.

