Editorial Topic
AI & Data Center

Lazada Hadirkan Fitur AI untuk Permudah Seller

3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • Lazada menyediakan AI Smart Listing untuk membantu seller membuat listing produk.
  • AI Smart Product Optimisation memberi rekomendasi perbaikan judul, deskripsi, dan gambar.
  • AI juga membantu seller memperbaiki visual serta menyesuaikan kata kunci dengan tren pencarian.
  • Sebanyak 90 persen seller Indonesia dalam survei Lazada-Kantar menilai AI penting untuk produktivitas.

Lazada Indonesia memperluas pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk membantu seller mengelola toko online. Platform e-commerce tersebut menawarkan AI Smart Listing dan AI Smart Product Optimisation yang membantu seller membuat serta memperbaiki listing produk dalam waktu lebih singkat.

Lazada menjelaskan fitur AI tersebut dapat membantu seller menangani sejumlah pekerjaan rutin, mulai dari menyusun judul dan deskripsi, melengkapi atribut produk, menentukan kata kunci, hingga memperbaiki visual produk. Perusahaan mengumumkan pemanfaatan fitur tersebut untuk seller Indonesia pada 6 Agustus 2026.

Menurut Lazada, listing produk memegang peran penting karena menjadi salah satu sumber informasi utama konsumen sebelum membeli barang.

“Listing produk bukan sekadar menampilkan barang yang dijual, tetapi menjadi kesempatan bagi seller untuk menyampaikan nilai dan keunggulan produknya,” kata Amelia Tediarjo, Head of Business Growth and Operations Lazada Indonesia.

AI Smart Listing Bantu Seller Membuat Listing Produk

AI Smart Listing mempercepat proses pembuatan listing dengan membantu seller mengisi atribut produk berdasarkan gambar atau kata kunci. Dengan pendekatan ini, seller tidak perlu memasukkan seluruh informasi produk secara manual.

Sementara itu, AI Smart Product Optimisation membantu seller mengevaluasi listing yang sudah mereka miliki. AI dapat memberikan rekomendasi perbaikan pada judul, deskripsi, dan gambar produk.

Lazada juga mendorong seller menggunakan AI untuk meningkatkan kualitas visual. AI dapat membantu merapikan latar belakang foto agar produk tampil lebih bersih dan profesional, terutama untuk kategori seperti fashion, aksesori, dan perlengkapan rumah tangga.

Seller juga dapat memakai AI untuk menyesuaikan judul, deskripsi, dan kata kunci berdasarkan perubahan tren pencarian. Langkah tersebut dapat membantu produk tetap relevan ketika konsumen mencari barang melalui marketplace maupun mengikuti tren yang berkembang di media sosial.

Seller Indonesia Mulai Memanfaatkan AI

Dorongan Lazada terhadap AI sejalan dengan hasil riset Bridging the AI Gap: Online Seller Perceptions and Adoption Trends in Southeast Asia yang Lazada susun bersama Kantar.

Dalam materi Lazada Indonesia, 90 persen seller Indonesia yang mengikuti survei menilai AI penting untuk meningkatkan produktivitas. Sebanyak 50 persen masuk kategori AI Aspirants, yakni kelompok seller yang mulai berinvestasi dan menggunakan AI untuk menangani pekerjaan bisnis yang lebih kompleks.

AdvertisementIn-Article Banner

Riset Lazada dan Kantar tersebut melibatkan 1.214 seller e-commerce di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam pada Februari 2025.

Laporan itu juga menunjukkan seller Asia Tenggara masih menghadapi kesenjangan antara minat terhadap AI dan penerapannya dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Kondisi tersebut membuat platform e-commerce punya peluang untuk memasukkan AI langsung ke perangkat kerja seller.

AI Pangkas Pekerjaan Rutin Seller

Lazada berharap AI dapat memangkas pekerjaan repetitif ketika seller membuat, memperbarui, dan memperbaiki listing. Seller kemudian dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk mengembangkan produk, melayani pelanggan, serta menyusun strategi penjualan.

Namun, Lazada tidak hanya mengandalkan AI. Perusahaan tetap menjalankan Lazada University dan program pelatihan seller karena menilai kemampuan manusia tetap berperan dalam pemanfaatan teknologi.

Kehadiran AI Smart Listing menunjukkan AI mulai masuk ke pekerjaan operasional seller, bukan sekadar menjadi chatbot atau alat eksperimental. Bagi seller, nilai terpenting fitur tersebut akan bergantung pada kemampuannya menghemat waktu sekaligus membuat produk lebih mudah konsumen temukan.