Editorial Topic
Aviasi

SMBC Pesan 200 Jet Boeing 737 Max dan Airbus 320neo Series

2 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • SMBC Aviation Capital memesan total 200 pesawat baru.
  • Pesanan Boeing terdiri dari 60 unit 737-10 dan 40 unit 737-8.
  • Pesanan Airbus mencakup 65 A321neo dan 35 A320neo.
  • Sebanyak 62,5 persen pesanan mengarah ke varian berkapasitas besar.
  • SMBC menargetkan aliran pengiriman hingga pertengahan 2030-an.
  • Pesanan 737-10 menjadi yang pertama bagi SMBC dan terbesar dari sebuah lessor.

SMBC Aviation Capital mengumumkan pesanan 200 pesawat lorong tunggal dari Boeing dan Airbus dalam Farnborough International Airshow 2026, Senin, 20 Juli 2026. Perusahaan leasing pesawat itu membagi pesanannya secara seimbang, yakni 100 Boeing 737 MAX dan 100 Airbus A320neo Family.

Pesanan kepada Boeing mencakup 60 unit 737-10 dan 40 unit 737-8. Sementara itu, pesanan kepada Airbus terdiri dari 65 A321neo dan 35 A320neo. SMBC menyebut transaksi tersebut sebagai langkah untuk menjaga aliran pengiriman pesawat generasi terbaru hingga pertengahan dekade 2030-an.

SMBC Pesan Boeing 737-10 untuk Pertama Kali

Kesepakatan dengan Boeing menandai pembelian pertama SMBC atas 737-10, varian terbesar dalam keluarga 737 MAX. Boeing juga mencatat pesanan 60 unit tersebut sebagai pesanan 737-10 terbesar yang pernah datang dari perusahaan leasing pesawat.

Jumlah 737 MAX dalam portofolio kepemilikan, pengelolaan, dan komitmen SMBC kini mencapai 450 unit. Boeing menawarkan 737-10 dengan kapasitas hingga 230 penumpang dan jangkauan sekitar 3.100 mil laut atau 5.740 kilometer.

CEO SMBC Aviation Capital Peter Barrett mengatakan pelanggan maskapai dan investor semakin mencari pesawat berkapasitas lebih besar. Menurut Barrett, 737-10 dapat membantu maskapai meningkatkan kapasitas sekaligus mendukung ekspansi jaringan hingga dekade berikutnya.

Airbus Terima Pesanan A321neo dan A320neo

Pada hari yang sama, SMBC menandatangani pesanan pasti untuk 65 Airbus A321neo dan 35 A320neo. Perusahaan ingin menyediakan jalur pengiriman pesawat A320neo Family secara berkelanjutan bagi pelanggan maskapainya hingga pertengahan 2030-an.

Airbus menyebut SMBC sebagai salah satu pelanggan terbesar keluarga A320. SMBC dan perusahaan induknya, Sumitomo Corporation, telah mencatat lebih dari 900 komitmen langsung untuk berbagai tipe pesawat Airbus.

AdvertisementIn-Article Banner

Airbus mengklaim A320neo Family dapat menghemat bahan bakar dan menekan emisi karbon dioksida setidaknya 20 persen dibandingkan pesawat lorong tunggal generasi sebelumnya. Produsen asal Eropa itu juga telah mengumpulkan lebih dari 20.200 pesanan global untuk keluarga A320.

Mayoritas Pesanan Mengarah ke Pesawat Lebih Besar

Komposisi pesanan menunjukkan fokus SMBC pada pesawat lorong tunggal berkapasitas besar. A321neo dan 737-10 menyumbang 125 dari total 200 pesawat, atau 62,5 persen dari seluruh transaksi.

Pilihan tersebut memberi SMBC lebih banyak opsi untuk melayani maskapai yang ingin menambah jumlah kursi tanpa meningkatkan frekuensi penerbangan secara agresif. Perusahaan juga dapat melayani operator Boeing dan Airbus sekaligus sehingga tidak bergantung pada satu produsen atau satu jalur produksi.

SMBC saat ini melayani sekitar 1.700 pesawat untuk lebih dari 170 maskapai di berbagai negara. Pesanan baru tersebut memperkuat posisi SMBC dalam pasar leasing pesawat lorong tunggal sekaligus mengamankan ketersediaan armada generasi terbaru untuk kebutuhan maskapai dalam jangka panjang.