BagusTech – Sejak pertama kali diperkenalkan, seri Zephyrus selalu jadi incaran banyak orang yang ingin laptop gaming bertenaga, tapi tetap ringkas dan praktis seperti laptop consumer. ASUS konsisten menjaga DNA tersebut, dan di tahun ini mereka menghadirkan ROG Zephyrus G16 GA605 sebagai versi yang terasa lebih matang.
Desain khas Zephyrus tetap dipertahankan, namun performanya kini lebih kuat berkat penggunaan chip terbaru. Tidak cuma itu, sektor pendinginan juga mendapat pembaruan agar performa tinggi tetap stabil meski laptop ini hadir dengan bodi yang sangat ramping. Singkatnya, Zephyrus G16 GA605 adalah evolusi yang masuk akal dari lini Zephyrus.
Baca Juga
- ASUS Hadirkan ExpertCenter PM640KA AIO Dengan AMD Ryzen
- Review ASUS Vivobook S14 S3407VA, Cocok Buat Mahasiswa
- ASUS Luncurkan V470VAT: PC All-in-One Layar Sentuh
| Model | ROG Zephyrus G16 (GA605) |
| CPU | AMD Ryzen™ AI 7 350 Processor 2.0GHz (24MB Cache, up to 5.0GHz, 8 cores, 16 Threads |
| NPU | AMD XDNA™ NPU up to 50TOPS |
| GPU | NVIDIA® GeForce RTX™ 5070 Laptop GPU 8GB GDDR7 |
| SSD | 2TB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD 2x M.2 PCIe |
| RAM | 32GB LPDDR5X 7500 on board Max Capacity:32GB Support dual channel memory |
| Layar | 16-inch, 2.5K (2560 x 1600, WQXGA) OLED, ROG Nebula, HDR Display 240Hz |
| Port | 1x 3.5mm Combo Audio Jack 1x HDMI 2.1 FRL 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A (data speed up to 10Gbps) 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C with support for DisplayPort™ / power delivery (data speed up to 10Gbps) 1x Type-C USB 4 with support for DisplayPort™ / power delivery (data speed up to 40Gbps) 1x card reader (SD Card) (SD Express 7.0) |
| Webcam/camera | 1080P FHD IR Camera for Windows Hello |
| Audio | 4-speaker (dual force woofer) system with Smart Amplifier Technology, 2 Tweeters |
| Jaringan | Wi-Fi 7(802.11be) (Triple band) 2*2+Bluetooth® 5.4 Wireless Card |
| Baterai | 90WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion Rectangle Conn, 240W AC TYPE-C, 100W |
| Berat | 1.85 Kg |
| Dimensi | 35.4 x 24.6 x 1.49 ~ 1.64 cm |
| Harga & Garansi | TBA |
Desain
Secara tampilan, ROG Zephyrus G16 GA605 masih membawa gaya desain yang relatif simpel untuk ukuran laptop gaming. Ketebalannya hanya sekitar 1,49 cm dengan bobot di kisaran 1,85 kg, membuatnya terasa ringan dan mudah dibawa untuk ukuran laptop gaming 16 inci.

Identitas ROG tetap hadir lewat aksen Slash dan Slash Lighting. Menariknya, lampu ini bisa diatur lewat Armoury Crate, mulai dari mode nyala statis, efek dinamis, sampai dimatikan sepenuhnya. Perlu dicatat, Slash Lighting ini hanya memancarkan cahaya putih, jadi tampilannya tetap kelihatan dewasa dan tidak berlebihan.


Karena bodinya ramping, Zephyrus G16 terasa praktis saat dimasukkan ke tas dan tidak mencolok saat dipakai di kafe atau ruang kerja. Meski tipis, ASUS tetap mempertahankan kelengkapan port khas laptop gaming. Mulai dari jack audio 3,5 mm, HDMI 2.1 FRL, dua USB-A, USB-C dengan DisplayPort dan power delivery, hingga USB4 40 Gbps. Laptop ini juga sudah dibekali SD Card reader (SD Express 7.0), fitur yang jelas menyasar konten kreator yang sering berurusan dengan file foto atau video. Dukungan XG Mobile GC34 juga tersedia bagi yang ingin performa grafis lebih ekstrem.
Layar
Salah satu daya tarik utama Zephyrus G16 ada di layarnya. ASUS menyematkan panel ROG Nebula Display OLED 16 inci dengan resolusi 2.5K, refresh rate 240Hz, dan waktu respons 0,2 ms.

Panel OLED ini benar-benar membuat tampilan game terlihat lebih hidup. Kontrasnya tinggi, detail gelap dan terang terlihat tajam, dan warna terasa lebih solid. Ukuran 16 inci juga pas untuk gaming on the go, termasuk saat main di kafe. Buat kamu yang sebelumnya terbiasa main di panel IPS atau TN, pindah ke OLED jelas terasa memanjakan mata.
Namun ada catatan kecil. Karena menggunakan panel glossy, layar ini memang lebih mudah memantulkan cahaya di kondisi tertentu. Jadi, pengaturan posisi dan tingkat kecerahan tetap perlu diperhatikan.
Performa
Untuk urusan performa, Zephyrus G16 GA605 mengandalkan prosesor AMD Ryzen™ AI 7 350 yang sudah dibekali NPU dengan kemampuan hingga 50 TOPS. Untuk varian AMD ini, ASUS memang hanya menyediakan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5060.

Di atas kertas dan dalam penggunaan nyata, RTX 5060 ini sebenarnya sudah cukup kencang untuk gaming modern, editing video, dan berbagai pekerjaan kreatif. Meski begitu, kalau bicara beban kerja yang sangat berat atau pengalaman gaming paling maksimal, akan menarik jika ke depannya ada opsi GPU yang lebih tinggi.
Dari sisi memori, laptop ini hadir dengan kapasitas RAM besar untuk multitasking, sementara urusan storage juga fleksibel karena tersedia dua slot M.2 PCIe yang bisa dimanfaatkan untuk upgrade.
Untuk menjaga performa tetap stabil, ASUS membekali Zephyrus G16 dengan sistem pendinginan tiga kipas yang dipadukan liquid metal dari Thermal Grizzly. Saat dipakai di beban tinggi, suara kipas memang terdengar, tapi masih dalam batas yang bisa ditoleransi untuk laptop gaming setipis ini.
Baterai
Di sektor daya, Zephyrus G16 dibekali baterai 90Wh, kapasitas yang tergolong besar untuk laptop gaming tipis. Ini membuatnya masih cukup nyaman dipakai untuk aktivitas ringan tanpa terus-terusan mencari colokan.
Untuk pengisian daya, ASUS menyertakan adaptor 200W dengan konektor rectangular khas ROG. Namun buat pengguna yang ingin bepergian lebih ringkas, laptop ini juga mendukung pengisian daya via USB Type-C, meski dibatasi di 100W. Opsi ini cocok untuk kerja ringan atau presentasi, sementara adaptor bawaan tetap jadi pilihan utama untuk gaming dan pekerjaan berat.
Webcam, Audio, Keyboard, dan Touchpad
Untuk kebutuhan meeting online, Zephyrus G16 sudah dibekali webcam 1080p yang cukup andal untuk Zoom atau Google Meet. Ada juga tiga mikrofon dengan dukungan AI noise cancellation, sehingga suara tetap terdengar jelas meski di lingkungan ramai.

Di sisi audio, ASUS menyematkan empat speaker dengan dua tweeter. Hasilnya, suara terasa lebih jernih dan detail, terutama saat menonton film atau bermain game.
Keyboard-nya sendiri masih mempertahankan feel khas laptop ASUS, dengan travel dan feedback yang pas. Menariknya, meski berukuran 16 inci, laptop ini tidak menggunakan numpad, sehingga desainnya terlihat lebih simpel dan clean.

Namun jujur saja, bagi tangan yang belum terbiasa, butuh sedikit adaptasi. Posisi jari akan lebih terfokus ke tengah, apalagi dengan ukuran touchpad yang besar, sehingga tangan terasa agak miring di awal pemakaian. Setelah terbiasa, kombinasi keyboard dan touchpad ini tetap nyaman untuk penggunaan harian.
Kesimpulan
ROG Zephyrus G16 GA605 (2025) menunjukkan arah laptop gaming premium yang semakin dewasa. Desainnya tipis dan ringan untuk mobilitas, layarnya OLED dan memanjakan mata, sementara performanya cukup kuat untuk gaming, kerja kreatif, hingga kebutuhan berbasis AI.

Kombinasi Ryzen AI 9 HX 370 dan RTX 5060 memang bukan yang paling ekstrem, tapi terasa seimbang dengan karakter Zephyrus yang mengutamakan portabilitas tanpa mengorbankan performa penting. Ditambah pendinginan tiga kipas, port yang lengkap termasuk SD Card reader, audio yang solid, serta baterai 90Wh dengan opsi charging fleksibel, laptop ini benar-benar terasa sebagai perangkat serba bisa.
Di Indonesia, ROG Zephyrus G16 GA605 dijual dengan harga SRP Rp39.999.000 dan sudah termasuk PC Game Pass selama tiga bulan. Jika kamu mencari laptop gaming yang kuat, tampil dewasa, dan realistis untuk dipakai setiap hari, Zephyrus G16 GA605 adalah pilihan yang layak dipertimbangkan.

