Editorial Topic
Gadget

Philips TV Sync Hadir di Indonesia, Ada Kamera dan HDMI

• • 3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • Philips TV Sync resmi diperkenalkan di Indonesia pada 30 September 2026.
  • Screen Sync memakai kamera dan dapat mengikuti aplikasi bawaan smart TV.
  • HDMI Sync bekerja dengan konsol, set-top box, dan sumber HDMI eksternal.
  • HDMI Sync tersedia dalam versi 2.0 hingga 4K 60 Hz dan 2.1 hingga 4K 120 Hz.
  • Daftar harga setiap varian belum dicantumkan dalam siaran pers Indonesia.

Signify resmi menghadirkan Philips Smart Lighting TV Sync di Indonesia dengan tiga pilihan perangkat, yakni Screen Sync berbasis kamera, HDMI Sync 2.0, dan HDMI Sync 2.1. Ketiganya diperkenalkan di Philips Smart Lighting House, Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada 30 September 2026.

Perbedaan utamanya terletak pada cara perangkat membaca tayangan. Screen Sync menangkap gambar langsung dari layar TV, sedangkan HDMI Sync membaca sinyal video dari konsol, set-top box, atau perangkat pemutar media yang tersambung melalui HDMI.

Pemilihan perangkat ini perlu disesuaikan dengan kebiasaan menonton. Pengguna aplikasi Netflix atau YouTube bawaan smart TV membutuhkan sistem berbasis kamera, sementara pengguna konsol dan perangkat HDMI eksternal dapat memilih HDMI Sync.

Peluncuran Philips TV Sync oleh Kiri: Burhan Noor Sahid — Head of Marketing–Consumer, Signify Commercial Indonesia.
Kanan: Dedy Bagus Pramono — President Director, Signify Commercial Indonesia.
Peluncuran Philips TV Sync terbaru (Kiri: Burhan Noor Sahid — Head of Marketing–Consumer, Signify Commercial Indonesia.
Kanan: Dedy Bagus Pramono — President Director, Signify Commercial Indonesia.)

Screen Sync bekerja dengan aplikasi bawaan TV

Philips Screen Sync menggunakan kamera berlensa fisheye yang dipasang di bagian atas televisi. Kamera tersebut membaca warna dari seluruh area layar dan menyelaraskannya dengan RGBIC TV Backlight Strip di belakang TV.

Kamera Philips TV Sync di atas sebuah TV

Karena membaca gambar yang sudah tampil di layar, Screen Sync dapat mengikuti aplikasi bawaan smart TV, siaran televisi, serta konten dari perangkat HDMI eksternal. Proses pemetaan layar dilakukan melalui aplikasi dengan kalibrasi otomatis dan pilihan penyesuaian manual.

Sebuah televisi dengan teknologi Philips TV Sync untuk memendarkan cahaya di belakang
Philips TV Sync

Screen Sync tersedia untuk TV berukuran 40–50 inci, 55–65 inci, dan 75–85 inci. Paket penjualannya sudah mencakup kamera dan strip lampu empat sisi.

Namun, pengguna perlu memeriksa posisi televisi sebelum memasangnya. Panduan resmi WiZ menyebut dudukan kamera membutuhkan bagian atas TV dengan kedalaman maksimal 3 cm serta ruang minimal 5 cm di belakang televisi. Jarak sekitar 10 cm dari dinding direkomendasikan agar cahaya menyebar lebih merata.

HDMI Sync ditujukan untuk perangkat eksternal

Philips HDMI Sync membaca data warna langsung dari sinyal HDMI sebelum meneruskannya ke televisi. Perangkat ini dapat digunakan dengan konsol gim, streaming stick, set-top box, laptop, dan sumber HDMI eksternal lainnya.

AdvertisementIn-Article Banner

Versi HDMI Sync 2.0 mendukung video hingga 4K pada 60 Hz, termasuk HDR10+ dan Dolby Vision. Paket ini dilengkapi strip dengan kerapatan 30 LED per meter untuk menerangi sisi atas, kiri, dan kanan televisi.

Tampilan TV dengan Philips TV Sync HDMI 2.1 yang mememndarkan cahyaa ke belakang
Philips TV Sync HDMI 2.1

Sementara itu, HDMI Sync 2.1 mendukung hingga 4K pada 120 Hz atau 8K pada 60 Hz. Versi ini juga mendukung Variable Refresh Rate dan Auto Low Latency Mode untuk perangkat gaming yang kompatibel. Strip yang disertakan memiliki kerapatan 60 LED per meter dan menjangkau empat sisi TV.

Keterbatasannya, HDMI Sync tidak dapat membaca Netflix, YouTube, atau aplikasi lain yang dijalankan langsung dari sistem operasi smart TV. Pengguna harus memutar konten melalui perangkat HDMI eksternal agar efek cahaya dapat mengikuti tayangan.

Lampu lain dapat ikut disinkronkan

Efek Philips TV Sync dapat diperluas dengan menambahkan produk Philips Smart Lighting yang kompatibel, seperti Gradient Floor Light, Squire, light bar, bohlam, downlight, dan LED strip.

Ruangan dengan televisi besar yang dilengkapi teknologi Philips TV Sync dan sinkron dengan banyak teknologi lampu dalam 1 ruangan
Philips TV Sync

Seluruh perangkat Philips Smart Lighting dalam lini ini menggunakan platform WiZ dan dapat diatur melalui aplikasi WiZ. Ekosistem tersebut berbeda dari Philips Hue yang memiliki perangkat dan aplikasi tersendiri.

“Dengan Screen Sync dan HDMI Sync, pengguna dapat menikmati pengalaman pencahayaan yang lebih dinamis dan personal sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Dedy Bagus Pramono, President Director Signify Commercial Indonesia, dalam siaran pers yang diterima BagusTech.

Philips TV Sync dipasarkan melalui Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, dan Philips Lighting Store. Signify juga menawarkan Smart Remote gratis untuk pembelian Screen Sync hingga 30 Oktober 2026. Perusahaan tidak mencantumkan daftar harga setiap varian dalam siaran pers peluncurannya.