Sony LYTIA 700C vs LYT-600, Apa Bedanya?
Ringkasan Cepat
- Sony LYTIA 700C dan LYT-600 sama-sama memiliki resolusi efektif 50 MP.
- LYTIA 700C lebih besar: 1/1,56 inci dengan piksel 1,0 µm, dibanding LYT-600 yang berukuran 1/1,95 inci dengan piksel 0,8 µm.
- Keduanya tercantum mendukung all-pixel autofocus dan laju 4K 30 fps pada mode yang dirinci Sony.
- Sony mencantumkan DAG-HDR pada LYTIA 700C, tetapi tidak mencantumkannya pada baris spesifikasi LYTIA 600.
Sony LYTIA 700C dan LYT-600 sama-sama menawarkan resolusi 50 MP untuk kamera ponsel, tetapi ukuran sensornya berbeda. Menurut daftar produk Sony Semiconductor Solutions, LYTIA 700C berukuran 1/1,56 inci dengan piksel 1,0 µm, sedangkan LYT-600, yang tercantum sebagai LYTIA 600, berukuran 1/1,95 inci dengan piksel 0,8 µm.
Perbedaan tersebut lebih berguna untuk memahami posisi kedua sensor daripada angka megapikselnya saja. Sony menempatkan LYT-600 dalam segmen yang lebih luas atau populer saat memperkenalkan lini LYTIA 50 MP pada Juni 2023. LYTIA 700C berada pada kelas ukuran sensor yang lebih besar, meski spesifikasi sensor saja belum cukup untuk menentukan kualitas kamera sebuah ponsel.
Ukuran sensor dan piksel menjadi pembeda utama
LYTIA 700C memiliki format sensor dan piksel yang lebih besar daripada LYT-600. Meski resolusinya sama-sama 50 MP, piksel 700C berukuran 1,0 µm, sementara piksel LYT-600 berukuran 0,8 µm. Dalam penjelasan teknologinya, Sony menyebut ukuran sensor dan piksel yang lebih besar memungkinkan penangkapan cahaya lebih banyak.
| Spesifikasi | Sony LYTIA 700C | Sony LYT-600 |
|---|---|---|
| Resolusi efektif | 50 MP | 50 MP |
| Format sensor | 1/1,56 inci | 1/1,95 inci |
| Ukuran piksel | 1,0 µm | 0,8 µm |
| Laju 4K dalam daftar Sony | 30 fps | 30 fps |
| Autofokus | All-pixel AF | All-pixel AF |
Keunggulan ukuran itu memberi LYTIA 700C dasar perangkat keras yang berbeda, terutama untuk pemotretan saat cahaya terbatas. Namun, hasil akhirnya tetap dipengaruhi bukaan lensa, stabilisasi, prosesor gambar, dan pengolahan foto dari masing-masing ponsel. Tabel spesifikasi Sony tidak menyediakan hasil uji foto langsung antara kedua sensor.
Fitur HDR berbeda, kemampuan 4K yang tercantum sama
Sony mencantumkan DAG-HDR pada LYTIA 700C, sementara fitur itu tidak tercantum pada baris LYTIA 600. DAG-HDR adalah singkatan dari Dual Analog Gain HDR. Keduanya juga tercantum memiliki fitur Less Blanking Multi Frame atau LBMF serta all-pixel autofocus, yang memakai piksel pencitraan untuk memperoleh informasi fokus.
Untuk video, daftar Sony menunjukkan 4K 30 fps pada keduanya. Angka dalam tabel tersebut diberi catatan untuk mode all-pixel AF tanpa HDR. Karena itu, kemampuan 4K 60 fps tidak tepat diatribusikan kepada LYTIA 700C hanya karena Sony mencantumkannya pada LYTIA 700, model dengan nama yang mirip.
Apa artinya pada kamera ponsel?
LYTIA 700C menawarkan sensor yang lebih besar serta DAG-HDR yang tercantum secara resmi, sedangkan LYT-600 mempertahankan resolusi 50 MP dan all-pixel AF dalam format lebih kecil. Di Indonesia, Motorola mencantumkan LYTIA 700C sebagai sensor kamera Edge 60 Pro. Penggunaan sensor yang sama pada suatu ponsel tetap perlu dinilai bersama spesifikasi kamera lainnya dan contoh hasil pemotretan.
Bagi pembaca yang membandingkan dua HP, nama sensor dapat menjadi titik awal untuk memahami perangkat keras kameranya. Nama tersebut belum membuktikan bahwa satu HP pasti menghasilkan foto atau video lebih baik dalam setiap kondisi.