Editorial Topic
Entertainment

Nasib Data Pemain 6RR di Maximum Tune Ignition

Oleh admin
3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • Bandai Namco belum menjamin seluruh data 6RR versi Asia dan Oseania ikut pindah.
  • Passport dengan data 6RR dapat mengikuti sistem hadiah preview.
  • Pemain sebaiknya memakai Passport lama saat mencoba Ignition.
  • Data Ignition pada kartu baru tidak dapat bergabung dengan data 6RR pada kartu lain.
  • Versi Jepang memastikan transfer jarak tempuh, jumlah kemenangan, aura, dan meter.
  • Aturan transfer versi Jepang belum tentu berlaku untuk pemain Indonesia.

Bandai Namco belum memastikan seluruh data pemain Maximum Tune 6RR versi Asia dan Oseania akan masuk ke Maximum Tune Ignition. Namun, perusahaan mulai menjelaskan mekanisme awal yang menunjukkan bahwa pemain lama tidak harus sepenuhnya mengulang progres dari nol.

Aturan preview Maximum Tune Ignition mengakui data 6RR pada Bandai Namco Passport. Bandai Namco juga meminta pemain memakai Passport lama jika ingin melanjutkan akun yang sama ketika versi final meluncur.

Passport Lama Jadi Kunci Transfer Data

Melalui halaman preview resmi Maximum Tune Ignition, Bandai Namco menyarankan pemain lama memakai Passport yang telah menyimpan data Maximum Tune 6RR.

Pemain dapat membuat satu mobil dalam build preview. Setelah Maximum Tune Ignition meluncur, akun yang sama dapat melanjutkan data mobil tersebut ke versi final.

Masalah muncul jika pemain memakai Passport baru dalam sesi preview. Bandai Namco tidak mengizinkan pemain menggabungkan data Ignition dari kartu baru dengan akun Maximum Tune 6RR pada kartu lain.

Artinya, pemain lama perlu membawa Passport utama ketika mencoba Maximum Tune Ignition. Langkah ini menjaga data preview dan progres 6RR tetap berada dalam satu identitas akun.

Data 6RR Apa Saja yang Bisa Ikut Pindah?

Bandai Namco telah mengonfirmasi empat jenis data untuk proses transfer versi Jepang. Daftarnya mencakup jarak tempuh, jumlah lawan yang pemain kalahkan dalam pertarungan lokal, aura, dan meter.

AdvertisementIn-Article Banner

Pemain juga dapat memilih aura yang sebelumnya mereka peroleh. Bandai Namco menyatakan bahwa perusahaan masih mempertimbangkan unsur lain di luar empat kategori tersebut.

Namun, pengumuman transfer data tersebut hanya berlaku untuk Maximum Tune 6RR Plus dan Maximum Tune Ignition versi Jepang. Bandai Namco belum menjamin aturan yang sama untuk Maximum Tune 6RR versi Asia dan Oseania.

Pemain Indonesia memakai basis data versi Asia dan Oseania, bukan server 6RR Plus Jepang. Karena itu, konfirmasi dari versi Jepang belum otomatis menjawab nasib garasi pemain Indonesia.

Mobil dan Dress-up Parts Masih Belum Jelas

Bandai Namco belum merinci transfer koleksi mobil, warna khusus, dress-up parts, title, story progress, versus grade, maupun item kosmetik untuk versi Asia dan Oseania.

Perbedaan jumlah mobil dan sistem pengembangan baru dapat memengaruhi data yang dapat berpindah. Maximum Tune Ignition juga memakai lingkungan pengembangan baru sehingga Bandai Namco perlu menyesuaikan aset lama dengan sistem permainan terbaru.

Ketiadaan rincian tersebut tidak berarti Bandai Namco akan menghapus seluruh data. Aturan preview justru menunjukkan bahwa sistem Ignition dapat membaca keberadaan data 6RR pada Passport lama.

Pemain yang memakai Passport berisi data 6RR dalam sesi preview juga akan memperoleh Wangan Guma nameplate. Hadiah tersebut dapat mereka gunakan dalam Maximum Tune 6RR dan Maximum Tune Ignition setelah Bandai Namco membagikannya.

Pemain Jangan Berganti Passport Saat Preview

Bandai Namco akan menerapkan pembatasan transfer data selama 30 hari pada Bandai Namco ID setelah pemain mengakses preview mulai 18 September 2026. Perusahaan meminta pemain memperhatikan aturan tersebut sebelum memindahkan data kartu.

Sampai 15 September 2026, jadwal preview Asia dan Oseania baru mencakup Singapura, Malaysia, dan Australia. Indonesia belum masuk dalam daftar awal.

Pemain Indonesia untuk sementara sebaiknya mempertahankan Passport lama, memastikan kartu terhubung dengan Bandai Namco ID, dan tidak membuat data Ignition pada kartu berbeda. Langkah tersebut mengurangi risiko pemisahan progres ketika Bandai Namco akhirnya mengumumkan aturan transfer resmi untuk kawasan Asia dan Oseania.