BagusTech – Motorola memastikan kehadiran motorola razr 60 di Indonesia pada 25 Februari 2026. Perusahaan memasarkan perangkat ini melalui Shopee Indonesia dan sejumlah gerai Digiplus. Lewat peluncuran tersebut, Motorola menegaskan ambisinya kembali bersaing di segmen ponsel lipat premium dengan pendekatan yang lebih teknis, berorientasi performa, dan terintegrasi AI.
Razr 60 menyasar pengguna yang menginginkan perangkat lipat bergaya ikonik namun tetap kuat untuk penggunaan utama. Motorola mengombinasikan chipset baru, peningkatan struktur engsel, serta optimalisasi fitur kecerdasan buatan untuk memperkuat daya saingnya di pasar foldable Indonesia.
Baca Juga
- Motorola moto g67 POWER Hadir di Indonesia, Baterai 7000mAh
- moto g57 POWER Rilis Dengan Baterai Jumbo 7000mAh
- Motorola Rilis Moto G Power (2026, Spek Tangguh & Terupdate
Fitur Unggulan Moto Razr 60
Motorola membekali razr 60 dengan MediaTek Dimensity 7400X dan menjadikannya ponsel lipat pertama yang menggunakan chipset tersebut. Perusahaan mengklaim peningkatan performa AI hingga 15 persen dibanding generasi sebelumnya sekaligus menjaga efisiensi daya. Konfigurasi ini memungkinkan perangkat menjalankan multitasking, pemrosesan foto, serta fitur berbasis AI secara lebih stabil.

Motorola menempatkan moto ai sebagai inti pengalaman. Fitur Catch Me Up, Pay Attention, dan Remember This membantu pengguna merangkum informasi, menjaga fokus, serta menyimpan detail penting. Fitur Next Move memberi rekomendasi real-time langsung dari layar eksternal berdasarkan konten yang tampil. Razr 60 juga mendukung Gemini dan Gemini Live yang dapat berjalan dari layar luar untuk pencarian informasi dan perencanaan cepat tanpa perlu membuka perangkat.

Di sektor desain dan ketahanan, Motorola menawarkan material vegan leather, nilon, dan acetate dengan pilihan warna PANTONE Gibraltar Sea, Spring Bud, dan Parfait Pink. Perusahaan memperkuat mekanisme lipatan dengan pelat engsel berbahan titanium yang mereka klaim empat kali lebih kuat dibanding stainless steel bedah. Motorola melindungi layar dengan Ultra-Thin Glass dan melengkapi perangkat ini dengan sertifikasi IP48 yang memungkinkan ponsel bertahan di air tawar hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.

Razr 60 membawa layar eksternal 3,6 inci yang mendukung personalisasi panel serta akses aplikasi secara langsung. Saat pengguna membuka perangkat, layar utama pOLED HDR10+ 6,9 inci menampilkan lebih dari satu miliar warna dengan kontras tinggi. Untuk fotografi, Motorola memasang kamera utama 50MP dan lensa ultra-wide 13MP dengan Macro Vision. Perusahaan mengintegrasikan Photo Enhancement Engine, Signature Style, serta adaptive stabilization guna meningkatkan kualitas foto dan menjaga stabilitas video saat bergerak.

Motorola melengkapi perangkat ini dengan baterai 4.500mAh, pengisian cepat 30W TurboPower, dan wireless charging 15W. Perusahaan mengklaim pengguna dapat memperoleh daya untuk penggunaan seharian hanya dalam waktu sekitar 15 menit pengisian
| Model | Motorola Moto Razr 60 |
| Chipset | Mediatek Dimensity 7400X (4 nm) |
| RAM | 8/12GB |
| ROM | 256/512GB |
| Baterai | 4500mAh |
| Charger | 30W Kabel 15W Nirkabel |
| Layar Utama | 6.9-inch Foldable LTPO AMOLED, 1B colors, 120Hz, HDR10+, 3000 nits (peak) 1080 x 2640 pixels Mohs level 4 |
| Layar Cover | 3.6 inch Second external AMOLED, 1B colors, 90Hz, HDR10+, 1700 nits (peak) 1056 x 1066 pixels, 413 ppi, Gorilla Glass Victus |
| Kamera Belakang | 50 MP, f/1.7, 25mm (wide) OIS 13 MP, f/2.2, 120˚ (ultrawide) |
| Kamera Depan | 32 MP, f/2.4, 25mm (wide) |
| Video | 4K@30fps, 1080p@30/60fps, gyro-EIS (belakang) 4K@30fps, 1080p@30/60fps (depan) |
| Koneksi | 5G, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6 or 6e, Bluetooth 5.4, NFC, USB Type-C 2.0 |
| Audio | Dual Speaker |
| Sensor Sidik Jari | Samping |
| NFC | ada |
| Dimensi | 171.3 x 74 x 7.3 mm (terbuka) 88.1 x 74 x 15.9 mm (tertutup) |
| Berat | 188 gram |
| Ketahanan | IP48 |
| Sistem Operasi | Android 15 |
| Warna | Hijau, Biru, Pink |
| Harga | TBA |
Ketersediaan

Motorola mulai menjual razr 60 di Indonesia pada 25 Februari 2026 melalui Shopee Indonesia dan sejumlah outlet Digiplus. Perusahaan belum mengumumkan harga resmi pada saat pernyataan ini dirilis. Strategi harga akan menjadi faktor penentu seberapa agresif Motorola mampu bersaing di segmen foldable premium sepanjang 2026.

