BagusTech – Blibli membuka program donasi pakaian lama bertajuk One Step Further pada periode 2 Februari hingga 2 Maret 2026. Perusahaan memanfaatkan momentum Ramadan dan Hari Peduli Sampah Nasional untuk mendorong pelanggan mendonasikan pakaian layak pakai langsung melalui platform digitalnya.
Baca Juga
- Blibli Tanam 16.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir Indonesia
- Blibli Hadirkan Promo Menarik Huawei Pura80 Series
- Promo Blibli Pay Day Januari 2026 Tawarkan Diskon hingga Rp700 Ribu
Mekanisme Donasi Pakaian Blibli
Melalui fitur Trade-in di aplikasi dan situs Blibli, pelanggan dapat memilih produk, mengaktifkan opsi donasi, lalu menjadwalkan penjemputan. Sistem akan memverifikasi ketersediaan layanan lewat fitur Check Your Area, kemudian tim logistik Blibli mengambil pakaian dari lokasi pelanggan. Skema ini memadukan ekosistem e-commerce dan infrastruktur logistik internal yang selama ini menjadi kekuatan Blibli.

Blibli akan menyalurkan pakaian yang terkumpul kepada anak-anak dan keluarga binaan Yayasan Alam Tunas Mulia di kawasan Bantar Gebang. Perusahaan menargetkan distribusi tepat guna dengan memastikan seluruh pakaian berada dalam kondisi layak pakai.
Rizky Widyastuti, VP Bliblimart & Moeslim Fashion Blibli, menegaskan bahwa perusahaan ingin mempermudah pelanggan untuk berkontribusi secara sosial sekaligus menjaga lingkungan. “Kami melihat Ramadan sebagai momentum refleksi yang kuat, termasuk dalam cara kita mengonsumsi dan berbagi. Melalui One Step Further, Blibli ingin menghadirkan cara yang mudah dan relevan bagi pelanggan untuk berbuat baik, bukan hanya untuk sesama, tetapi juga untuk bumi,” ujarnya.
Kriteria Pakaian
Blibli menetapkan kriteria yang jelas. Pelanggan dapat mendonasikan kaos, kemeja, blus, rok panjang, dan celana panjang dari berbagai merek dalam kondisi tidak sobek, tidak bolong, dan tidak luntur. Setiap transaksi menerima 1-10 potong pakaian. Perusahaan tidak menerima pakaian dalam, pakaian renang, celana pendek, rok pendek, serta aksesori seperti kaos kaki dan topi.
Sebagai insentif, Blibli menawarkan ekstra diskon 10 persen bagi pelanggan yang mengikuti program ini. Strategi ini menunjukkan bagaimana perusahaan mengintegrasikan pendekatan keberlanjutan ke dalam mekanisme promosi dan retensi pelanggan.
Dari perspektif industri teknologi dan e-commerce, langkah ini memperlihatkan evolusi model bisnis marketplace yang tidak lagi hanya berfokus pada transaksi, tetapi juga pada siklus hidup produk. Blibli memanfaatkan kapabilitas omnichannel dan jaringan logistiknya untuk mengurangi friksi dalam proses donasi, sekaligus membangun positioning sebagai platform yang mengusung agenda keberlanjutan.
Ke depan, konsistensi pelaporan dampak-termasuk jumlah pakaian yang terkumpul dan distribusinya-akan menentukan kredibilitas program serupa. Jika Blibli mampu menjaga transparansi dan skala distribusi, inisiatif ini berpotensi menjadi model integrasi antara teknologi, logistik, dan dampak sosial di ekosistem e-commerce Indonesia.

