BagusTech – Blibli memperkuat komitmen lingkungannya melalui donasi 16.000 bibit mangrove yang ditanam di sejumlah wilayah pesisir Indonesia. Langkah ini hadir sebagai respon langsung terhadap kebutuhan pemulihan ekosistem mangrove yang semakin tertekan akibat abrasi, penurunan kualitas air, dan perubahan iklim yang makin terasa dampaknya.
Baca Juga
- Blibli Hadirkan Perlindungan Gratis 6–24 Bulan Gadget & Elektronik
- Blibli Hadirkan Promo Menarik Huawei Pura80 Series
- Blibli Buka The New Apple Shop di Central Park
Sebagian besar kontribusi mangrove berasal dari partisipasi publik lewat rangkaian program keberlanjutan Blibli. Ajang Langkah Membumi Ecoground 2025 menyumbang 10.500 bibit melalui aktivitas sederhana yang mengajak masyarakat ikut terlibat, mulai dari konversi tiket acara hingga kegiatan lari dan bersepeda bersama komunitas. Sementara itu, 5.500 bibit lain terkumpul dari program rutin seperti Tukar Tambah, Misi Tanam Pohon, dan pengembalian kemasan.
Blibli menanam batch pertama mangrove di Desa Ujung Alang, Segara Anakan, Cilacap. Kawasan ini mengalami degradasi mangrove yang cukup parah dan berdampak langsung pada nelayan yang mengandalkan hasil laut. Dengan penanaman ini, Blibli mendorong pemulihan pesisir agar lebih tahan terhadap abrasi, gelombang ekstrem, dan penurunan kualitas lingkungan.
COO dan Co-Founder Blibli, Lisa Widodo, menegaskan bahwa aksi mangrove ini tumbuh dari kerja sama banyak pihak. Ia menyebut gotong royong sebagai faktor yang mempercepat upaya perusahaan dalam menciptakan dampak nyata. Lewat kolaborasi pelanggan, komunitas, dan mitra bisnis, Blibli memperkuat harapan bahwa pemulihan lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Mangrove memiliki peran strategis bagi pesisir Indonesia. Akar-akar mangrove menahan sedimen, meredam gelombang, dan menciptakan habitat bagi ikan, udang, hingga kepiting. Ketika ekosistem ini pulih, produktivitas laut meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak. Inilah sebabnya program rehabilitasi pesisir seperti ini menjadi penting.

Blibli menjadikan inisiatif mangrove sebagai bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjangnya. Perusahaan memadukan edukasi publik, aktivitas komunitas, dan keterlibatan langsung pelanggan agar gerakan lingkungan terasa lebih relevan di kehidupan sehari-hari. Melalui langkah terukur seperti ini, Blibli berharap semakin banyak pihak ikut bergerak menjaga pesisir Indonesia.
Gerakan menanam 16.000 mangrove bukan sekadar simbol komitmen, tetapi sebuah ajakan terbuka. Ketika perusahaan, komunitas, dan masyarakat bergerak bersama, pemulihan alam bukan lagi gagasan besar-melainkan kerja nyata yang bisa dirasakan manfaatnya.

