Gadget PC

Mengenal Arsitektur Blackwell di GPU Nvidia RTX 50 Series

BagusTech – Dalam dunia teknologi grafis, NVIDIA kembali menggebrak dengan peluncuran GPU seri terbaru mereka, GeForce RTX 50 Series, yang menggunakan arsitektur mutakhir bernama Blackwell.

Arsitektur ini diklaim memberikan lompatan besar dalam performa komputasi, efisiensi energi, dan kemampuan untuk mendukung generasi baru aplikasi kreatif berbasis AI.

Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang keunggulan dan inovasi yang ditawarkan oleh arsitektur Blackwell.

Baca Juga

Apa itu Arsitektur Blackwell Nvidia ?

Arsitektur Blackwell adalah generasi terbaru dari desain GPU NVIDIA yang dirancang untuk menangani kebutuhan komputasi modern, mulai dari gaming, rendering 3D, hingga aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dengan lebih dari 92 miliar transistor di dalamnya, Blackwell mencatatkan rekor sebagai arsitektur GPU dengan kepadatan transistor tertinggi yang pernah dibuat oleh NVIDIA.

Teknologi ini dirancang untuk memberikan peningkatan signifikan dalam performa dibandingkan pendahulunya, arsitektur Ada Lovelace.

Beberapa peningkatan utama dalam arsitektur Blackwell meliputi:

  • 4000 AI TOPS (Trillions of Operations Per Second), tiga kali lipat performa AI dibandingkan generasi sebelumnya.
  • 380 RT TFLOPS untuk ray tracing, dua kali lebih cepat dibandingkan seri RTX 40.
  • 125 Shader TFLOPS, meningkat 1,5 kali lipat dari generasi sebelumnya.
  • Memori G7 dengan Bandwidth 1,8 TB/s, yang menjamin transfer data lebih cepat dan efisien.

Keunggulan Utama Blackwell dari Nvidia

  1. Efisiensi dalam Generative AI Arsitektur Blackwell hadir dengan dukungan format FP4, yang memungkinkan model AI berjalan lebih cepat dengan penggunaan memori yang lebih rendah. Format ini menggunakan kurang dari setengah memori FP16 tanpa mengurangi kualitas hasil. Sebagai contoh, model FLUX.1 [dev] dari Black Forest Labs yang membutuhkan lebih dari 23GB VRAM pada FP16 kini hanya memerlukan kurang dari 10GB dengan FP4. Dengan GPU RTX 5090, gambar dapat dihasilkan dalam lima detik, jauh lebih cepat dibandingkan 15 detik pada RTX 4090.
  1. Ray Tracing dan Rendering Lebih Realistis Dengan 380 RT TFLOPS, GPU berbasis Blackwell dapat menghasilkan ray tracing yang lebih realistis dan mendetail. Teknologi DLSS 4, yang kini mendukung Multi Frame Generation, memungkinkan frame rate lebih tinggi dengan rendering yang lebih mulus.
  2. Peningkatan untuk Kreator Konten Dukungan terhadap format warna 4:2:2, codec MV-HEVC untuk video 3D, dan mode AV1 Ultra High Quality memberikan fleksibilitas lebih besar bagi para kreator video. Dengan encoder NVIDIA NVENC generasi kesembilan, GPU ini mampu meningkatkan efisiensi editing video hingga 60% dibandingkan generasi sebelumnya.

Varian GPU dengan arsitektur Blackwell

NVIDIA menawarkan beberapa varian dalam seri RTX 50 yang menggunakan arsitektur Blackwell, masing-masing dirancang untuk kebutuhan spesifik:

  • RTX 5090: 32GB VRAM, $1,999.
  • RTX 5080: 24GB VRAM, $999.
  • RTX 5070 Ti: 16GB VRAM, $749.
  • RTX 5070: 12GB VRAM, $549.

Semua model menawarkan fitur AI yang canggih, peningkatan efisiensi daya, dan kompatibilitas dengan aplikasi kreatif seperti Blender, Adobe Premiere Pro, dan DaVinci Resolve.

Dengan kemampuan yang revolusioner, arsitektur Blackwell tidak hanya dirancang untuk gamer, tetapi juga untuk profesional yang membutuhkan daya komputasi tinggi.

GPU ini membuka peluang baru dalam pengembangan konten kreatif, simulasi, dan aplikasi berbasis AI yang lebih kompleks.

Bagi gamer, peningkatan performa ray tracing dan DLSS 4 memberikan pengalaman bermain yang lebih imersif dan realistis. Sementara bagi kreator, fitur seperti Multi Frame Generation dan dukungan codec baru memberikan alat yang lebih fleksibel untuk menghasilkan karya dengan efisiensi tinggi.

Arsitektur Blackwell pada seri GeForce RTX 50 menandai langkah besar dalam evolusi teknologi GPU. Dengan performa yang lebih cepat, efisiensi yang lebih baik, dan dukungan fitur AI yang inovatif, Blackwell menetapkan standar baru untuk industri komputasi grafis.

Baik Anda seorang gamer, kreator konten, atau profesional, GPU ini menawarkan potensi luar biasa untuk menjawab kebutuhan masa depan.

Dengan hadirnya arsitektur Blackwell, NVIDIA menunjukkan komitmen mereka untuk terus mendorong batasan inovasi dan menciptakan solusi yang relevan untuk era teknologi yang semakin maju.

Bagus Arthakusuma

Bagus Arthakusuma

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Untuk Kamu

Gadget Wearables

Huawei Band 8 Mulai Dijual Dengan Berbagai Fitur Baru

bagustech.media – Huawei Band 8 sudah mulai resmi dijual kepada konsumen Indonesia dengan bandrol harga Rp 699.000, namun ada promo
Gadget Smartphone

Vivo Y36 Resmi Rilis Bawa Desain Keren Di Harga 3 Jutaan

bagustech.media – Vivo Indonesia secara resmi meluncurkan vivo Y36 Series hari ini, yang terdiri dari dua varian terbaru, yaitu vivo