BagusTech – Pasar menengah Indonesia kembali memanas. iQOO bersiap meluncurkan smartphone baru dari lini Z-Series pada 23 Oktober 2025. Kejutan datang dari dapur pacu: untuk pertama kalinya, iQOO menggunakan chipset dari MediaTek, yakni Dimensity 7360-Turbo. Langkah ini mempertegas ambisi iQOO untuk menghadirkan performa tinggi di segmen harga terjangkau.
Baca Juga
- Fitur Unggulan OriginOS 6, Lompatan Jauh UI HP vivo & IQOO
- Spesifikasi & Harga vivo V60 Lite Dengan Performa Kencang
- OriginOS 6 Resmi Diluncurkan, Vivo Ungkap Roadmap Perangkat
Bocoran Spesifikasi HP IQOO Dengan Dimensity 7360
Chipset Dimensity 7360-Turbo dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya. Dengan konfigurasi CPU modern dan fabrikasi hemat energi, chipset ini menjanjikan kecepatan stabil, suhu rendah, serta dukungan fitur AI untuk kamera dan gaming. Di kisaran harga Rp3–4 jutaan, perangkat ini diyakini akan menawarkan pengalaman mulus baik untuk bermain gim, multitasking, maupun pembuatan konten.

Product Manager iQOO Indonesia, Janardana Indratama, menegaskan bahwa performa tetap menjadi DNA utama iQOO. Ia menyebut, fokus perusahaan bukan hanya memilih spesifikasi tinggi, tetapi memastikan setiap komponen bekerja maksimal. Selain performa, iQOO juga mengutamakan kapasitas baterai besar, pengisian cepat, dan penyimpanan lega untuk mendukung kebutuhan pengguna muda.
Dugaan Perangkat
Hingga kini, belum diketahui secara pasti perangkat mana yang akan masuk ke Indonesia dengan chipset Dimensity 7360-Turbo. Chipset ini sebelumnya telah digunakan oleh vivo V60 Lite. Ada dugaan kuat bahwa perangkat yang dimaksud adalah iQOO Z10R, namun berbeda dari versi India yang memiliki desain lebih mirip vivo V50. Kemungkinan besar, iQOO menyiapkan konfigurasi khusus untuk pasar Indonesia agar lebih sesuai dengan preferensi pengguna lokal.

iQOO sudah membangun reputasi kuat di segmen menengah lewat dua produk sebelumnya. iQOO Z10 yang rilis pada Juni 2025 hadir dengan baterai 7.300mAh dan chipset Snapdragon 7s Gen 3. Sementara itu, Z10 Lite yang meluncur Agustus lalu membawa layar AMOLED 120Hz, baterai 6.000mAh, fitur bypass charging, serta sertifikasi IP68 & IP69. Kedua perangkat tersebut menegaskan citra iQOO sebagai merek dengan daya tahan dan performa tangguh.
Peluncuran Z-Series terbaru menjadi momen penting bagi iQOO di akhir 2025. Dengan chipset Dimensity 7360-Turbo dan pendekatan baru terhadap efisiensi daya, brand ini menegaskan komitmen untuk memberikan pengalaman premium di kelas menengah. Jika semua elemen berjalan mulus, perangkat baru ini berpotensi menjadi mid-range killer yang mendominasi akhir tahun di pasar smartphone Indonesia.

