BagusTech – Intel resmi memperkenalkan Core Ultra Series 3 pada ajang CES 2026 di Las Vegas. Generasi prosesor terbaru ini menjadi platform AI PC pertama Intel yang dibangun menggunakan proses fabrikasi Intel 18A, teknologi manufaktur paling mutakhir yang saat ini dimiliki perusahaan tersebut. Melalui Series 3, Intel menegaskan ambisinya untuk kembali memimpin pasar PC dengan kombinasi performa tinggi, efisiensi daya, grafis terintegrasi yang lebih kuat, serta kemampuan AI yang dirancang untuk penggunaan nyata.
Intel menyebut Core Ultra Series 3 akan digunakan pada lebih dari 200 desain PC dari berbagai mitra global. Skala adopsi ini menjadikannya platform AI PC dengan jangkauan paling luas yang pernah dirilis Intel, sekaligus memperluas peran prosesor laptop dari perangkat konsumen menuju komputasi edge dan industri.
Baca Juga
- Intel Gunakan Teknologi 18A Untuk Arsitektur Panther Lake
- Lenovo Rilis Lini Laptop Yoga & IdeaPad AMD Ryzen 300 Series
- Inilah Lineup Laptop Lenovo Legion gen 10 2025 Dengan CPU Intel
Fitur dan Spesifikasi Unggulan Intel Core Ultra Series 3

Di lini mobile, Intel menghadirkan kelas baru Core Ultra X9 dan X7 yang ditujukan untuk pengguna dengan beban kerja berat, seperti gaming, pembuatan konten, dan produktivitas tingkat lanjut. Varian tertinggi menawarkan hingga 16 core CPU, grafis terintegrasi Intel Arc dengan 12 Xe-core, serta NPU hingga 50 TOPS untuk pemrosesan AI secara lokal.

Intel mengklaim peningkatan performa multithread hingga 60 persen, performa gaming hingga 77 persen, serta daya tahan baterai yang dapat mencapai 27 jam, tergantung konfigurasi perangkat dan skenario penggunaan. Fokus utama pengembangan Series 3 mencakup efisiensi daya, performa CPU yang lebih tinggi, GPU terintegrasi yang lebih besar, serta akselerasi AI yang mampu berjalan langsung di perangkat tanpa bergantung penuh pada cloud.

Jim Johnson, Senior Vice President dan General Manager Client Computing Group Intel, menegaskan bahwa Series 3 dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara kinerja dan efisiensi, sekaligus mempertahankan kompatibilitas aplikasi x86 yang sudah mapan. Pendekatan ini menempatkan Intel pada posisi berbeda di tengah persaingan AI PC yang semakin ketat.
Selain pasar konsumen, Intel juga membawa Core Ultra Series 3 ke segmen embedded dan industri. Prosesor edge Series 3 telah diuji dan disertifikasi untuk kebutuhan seperti robotika, smart city, otomasi industri, dan sistem kesehatan yang beroperasi 24 jam. Intel menyoroti keunggulan akselerasi AI terintegrasi dalam satu SoC yang mampu menyederhanakan desain sistem sekaligus menekan biaya operasional dibanding pendekatan multi-chip tradisional.
Line Up
Berikut line up Intel Core Ultra Series 3 yang telah disesuaikan ketat dengan tabel resmi Product Brief Intel. Struktur di bawah mengikuti pemisahan SKU sebenarnya: Ultra X9, Ultra 9, Ultra X7, Ultra 7, dan Ultra 5, tanpa menyederhanakan atau mencampur kelas.
Core Ultra X9 & Core Ultra 9 (H‑Series)
Intel memosisikan Ultra X9 dan Ultra 9 sebagai dua varian tertinggi di Core Ultra Series 3, namun dengan perbedaan peran yang sangat jelas. Ultra X9 menjadi SKU performa grafis maksimum, sementara Ultra 9 non‑X menyasar laptop premium dengan fokus efisiensi dan AI.
| Model | Kelas | Total Cores & Threads | P‑Core Max Turbo | Intel Smart Cache | Integrated NPU | Graphics | Total Xe‑Cores | Processor Base Power | Maximum Turbo Power |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Intel Core Ultra X9 389H | Ultra X9 | 16 | 5,1 GHz | 18 MB | 50 TOPS | Intel Arc Pro B390 GPU | 12 | 25 W | 65–80 W |
| Intel Core Ultra 9 386H | Ultra 9 | 16 | 4,9 GHz | 18 MB | 50 TOPS | Intel® Graphics | 4 | 25 W | 65–80 W |
Core Ultra X7 & Core Ultra 7 (H‑Series)
| Model | Kelas | Total Core | P‑Core Max Turbo | Intel Smart Cache | Integrated NPU | Graphics | Total Xe‑Cores | Processor Base Power | Maximum Turbo Power |
| Intel Core Ultra X7 368H | Ultra X7 | 16 | 5,0 GHz | 18 MB | 50 TOPS | Intel Arc Pro B390 GPU | 12 | 25 W | 65–80 W |
| Intel Core Ultra 7 366H | Ultra 7 | 16 | 4,8 GHz | 18 MB | 50 TOPS | Intel® Graphics | 4 | 25 W | 65–80 W |
| Intel Core Ultra 7 365 | Ultra 7 | 8 | 4,8 GHz | 12 MB | 49 TOPS | Intel® Graphics | 4 | 25 W | 55 W |
| Intel Core Ultra X7 358H | Ultra X7 | 16 | 4,8 GHz | 18 MB | 50 TOPS | Intel Arc Pro B390 GPU | 12 | 25 W | 65–80 W |
| Intel Core Ultra 7 356H | Ultra 7 | 16 | 4,7 GHz | 18 MB | 50 TOPS | Intel® Graphics | 4 | 25 W | 65–80 W |
| Intel Core Ultra 7 355 | Ultra 7 | 8 | 4,7 GHz | 12 MB | 49 TOPS | Intel® Graphics | 4 | 25 W | 55 W |
Catatan penting:
- Ultra X7 hanya terdiri dari 368H dan 358H, ditandai GPU Arc Pro B390 dan 12 Xe‑core.
- Ultra 7 non‑X mencakup 366H, 356H (16‑core) serta 365 dan 355 (8‑core).
- Semua SKU Ultra 7 memakai Intel Graphics, bukan Arc Pro.
Core Ultra 5 (H‑Series & Non‑H)
| Model | Kelas | Total Core | P‑Core Max Turbo | Intel Smart Cache | Integrated NPU | Graphics | Total Xe‑Cores | Processor Base Power | Maximum Turbo Power |
| Intel Core Ultra 5 338H | Ultra 5 (H) | 12 | 4,7 GHz | 18 MB | 47 TOPS | Intel Arc Pro B370 GPU | 10 | 25 W | 65–80 W |
| Intel Core Ultra 5 336H | Ultra 5 (H) | 12 | 4,6 GHz | 18 MB | 47 TOPS | Intel® Graphics | 4 | 25 W | 65–80 W |
| Intel Core Ultra 5 335 | Ultra 5 | 8 | 4,6 GHz | 12 MB | 47 TOPS | Intel® Graphics | 4 | 25 W | 55 W |
| Intel Core Ultra 5 325 | Ultra 5 | 8 | 4,5 GHz | 12 MB | 47 TOPS | Intel® Graphics | 4 | 25 W | 55 W |
| Intel Core Ultra 5 332 | Ultra 5 | 8 | 4,4 GHz | 12 MB | 46 TOPS | Intel® Graphics | 2 | 25 W | 55 W |
| Intel Core Ultra 5 322 | Ultra 5 | 8 | 4,4 GHz | 12 MB | 46 TOPS | Intel® Graphics | 2 | 25 W | 55 W |
Catatan penting (Ultra 5):
- 338H dan 336H adalah satu‑satunya Ultra 5 H‑Series.
- 338H menjadi Ultra 5 dengan grafis terkuat berkat Arc Pro B370.
- 335, 325, 332, dan 322 merupakan Ultra 5 non‑H, ditujukan untuk laptop tipis dan efisien daya.
Intel membuka pre-order laptop berbasis Core Ultra Series 3 mulai 6 Januari 2026, dengan ketersediaan global pada 27 Januari 2026. Model tambahan akan menyusul sepanjang paruh pertama tahun ini.
Peluncuran Core Ultra Series 3 menempatkan Intel pada fase penting di pasar PC. Keberhasilan generasi ini akan ditentukan oleh sejauh mana peningkatan performa, grafis, dan kemampuan AI benar-benar terasa dalam penggunaan sehari-hari. Bagi industri PC, Series 3 menandai babak baru di mana AI tidak lagi hadir sebagai fitur tambahan, tetapi menjadi bagian inti dari arsitektur prosesor modern.

