Editorial Topic
AI & Data Center

Indonet Gabungkan Layanan Internet, Chatbot, dan AI Video

3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • Indonet menggabungkan internet dedicated dan platform AI dalam satu paket untuk pelanggan bisnis.
  • Platform AI Indonet menyediakan chatbot, pembuat gambar, dan AI video.
  • Pelanggan dapat memperoleh lebih dari 250 juta AI Credit, tetapi nilai pemakaian setiap kredit belum dijelaskan.

PT Indointernet Tbk atau Indonet meluncurkan paket internet dedicated yang mencakup akses ke chatbot, pembuat gambar, dan AI video untuk pelanggan bisnis di Indonesia. Layanan tersebut mulai tersedia pada 14 September 2026 untuk membantu perusahaan mengakses internet dan teknologi kecerdasan buatan melalui satu penyedia.

Pelanggan yang berlangganan paket internet tertentu akan mendapatkan AI Credit tanpa biaya tambahan. Mereka dapat menggunakan kredit tersebut melalui platform AI Indonet untuk menjalankan beberapa alat AI generatif.

Indonet menyasar tim operasional, pemasaran, penjualan, dan pemilik bisnis yang mulai memakai AI dalam pekerjaan sehari-hari. Perusahaan ingin mengurangi kebutuhan pelanggan untuk mencari layanan konektivitas dan platform AI secara terpisah.

Chatbot hingga Pembuat Video dalam Satu Platform

Platform AI Indonet menyediakan AI Assistant atau chatbot untuk membantu pengguna mencari ide, menulis, merangkum informasi, dan menyusun dokumen. Tim operasional dapat memakainya untuk mempercepat pekerjaan rutin yang melibatkan pengolahan informasi.

Indonet juga menyediakan AI Image Generation untuk membuat visual presentasi, kampanye pemasaran, dan konten media sosial. Sementara itu, fitur AI Video Generation dapat menghasilkan materi kampanye, product showcase, video pelatihan, dan konten digital.

Tim penjualan dapat menggunakan platform yang sama untuk menyusun proposal, presentasi, dan pesan pemasaran. Dengan pendekatan ini, Indonet tidak hanya menjual koneksi internet, tetapi juga menawarkan perangkat lunak produktivitas sebagai bagian dari layanan konektivitas perusahaan.

“Internet dan AI semakin tidak terpisahkan dalam aktivitas bisnis,” ujar Presiden Direktur Indonet sekaligus CEO Indonesia Group Digital Edge, Donauly Situmorang, dalam keterangan resminya.

Menurut Donauly, konektivitas internet menjadi fondasi yang memungkinkan perusahaan menjalankan berbagai pekerjaan berbasis AI secara lancar. Indonet juga mengutip PwC’s Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025 yang menyebut 96 persen pengguna AI generatif harian di Indonesia merasakan peningkatan produktivitas.

Namun, data tersebut menggambarkan pengalaman pengguna AI secara umum. Angka itu belum menunjukkan tingkat peningkatan produktivitas yang secara khusus berasal dari platform AI Indonet.

Pelanggan Mendapat Lebih dari 250 Juta AI Credit

Siaran pers Indonet tidak menyebutkan jumlah kredit yang diterima pelanggan. Namun, halaman resmi Internet dan AI Indonet menawarkan lebih dari 250 juta AI Credit dalam paket tersebut.

AdvertisementIn-Article Banner

Indonet belum menjelaskan masa berlaku dan mekanisme pembagian kredit. Perusahaan juga belum mengungkap jumlah kredit yang diperlukan untuk menjalankan satu perintah chatbot, menghasilkan satu gambar, atau membuat sebuah video.

Karena itu, pelanggan belum dapat menghitung seberapa banyak konten yang bisa mereka hasilkan dengan 250 juta AI Credit. Satuan tersebut juga tidak bisa langsung disamakan dengan token pemrosesan model AI karena setiap platform dapat memakai sistem perhitungan berbeda.

Harga, kecepatan internet minimum, jumlah akun pengguna, serta paket yang memenuhi syarat juga belum tersedia secara terbuka. Calon pelanggan perlu menghubungi Indonet untuk memperoleh rincian penawaran dan ketentuannya.

Klaim sebagai ISP Pertama Perlu Dibatasi

Indonet mengklaim sebagai ISP pertama yang menggabungkan layanan internet dan AI Credit. Klaim tersebut secara khusus merujuk pada internet dedicated dan sistem kredit dalam platform AI Indonet.

Bundling konektivitas dan AI sendiri bukan hal yang sepenuhnya baru di Indonesia. Telkomsel dan Perplexity telah memperkenalkan paket internet dengan akses Perplexity Pro untuk pelanggan individu dan perusahaan pada Mei 2025.

Pembeda Indonet terletak pada paket internet dedicated untuk bisnis serta akses ke chatbot, pembuatan gambar, dan AI video dalam satu platform berbasis kredit. Meski begitu, Indonet belum mengungkap model AI yang tersedia, lokasi pemrosesan data, dan kebijakan penggunaan dokumen pelanggan.

Transparansi tersebut akan menentukan nilai sebenarnya dari layanan ini. Bagi perusahaan, akses AI yang praktis memang menarik, tetapi keamanan data dan kejelasan biaya tetap lebih penting daripada sekadar jumlah kredit yang terlihat besar.