Harga Pemuda.ai: Token AI Bayar Rupiah, 1 Pulse Rp20 Ribu
Ringkasan Cepat
- Semua transaksi Pemuda Token memakai rupiah, lewat QRIS atau virtual account.
- Satu pulse bernilai Rp20.000 dan disimpan di dompet digital bernama Pundi.
- Selisih kurs dolar AS dikompensasi lewat bonus pulse, bukan dengan menaikkan harga pulse.
- Pendaftar tahap awal mendapat 10 juta token untuk pengujian.
- Jumlah token per pulse untuk tiap model belum diumumkan.
Pemuda.ai, platform kecerdasan artifisial (AI) di bawah Prominence Group, menjual akses model AI global dalam rupiah. Satuan pembayarannya disebut pulse, dengan nilai Rp20.000 per pulse, dan dapat dibeli lewat QRIS maupun virtual account.
Skema itu dijelaskan CEO & Co-Founder Pemuda.ai Djoko Setyanto dalam sesi tanya-jawab usai peluncuran resmi Pemuda.ai di Jakarta, Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.
Berapa Harga Token Pemuda.ai?
Satu pulse di Pemuda.ai bernilai Rp20.000. Pulse dipakai untuk membayar Pemuda Token, layanan yang membuka akses ke beragam model AI dari satu platform.

Menurut Djoko, model yang tersedia mencakup model dari OpenAI, Anthropic, Google (Gemini), dan Meta. Pengguna tidak perlu berlangganan ke tiap penyedia secara terpisah dan tidak perlu membayar dalam dolar.
Pemuda.ai belum mengumumkan berapa token yang didapat per pulse untuk tiap model, termasuk daftar lengkap model yang tersedia.
Bagaimana Jika Kurs Dolar Naik?
Nilai pulse tetap Rp20.000, sedangkan perubahan kurs ditampung lewat bonus pulse. Djoko menyebut Pemuda.ai tetap membayar penyedia model dalam dolar AS di sisi backend, sehingga jumlah pulse yang diterima pengguna bisa berubah mengikuti kurs.
Ia mencontohkan, pembayaran Rp40.000 tidak selalu menghasilkan tepat dua pulse, tetapi bisa dua koma sekian. Rumus perhitungan bonus tersebut belum dipublikasikan.
Djoko juga mengklaim harga Pemuda.ai bisa lebih murah daripada membeli langsung, karena perusahaan membeli kapasitas dalam volume besar sebagai agregator. Pemuda.ai belum merilis perbandingan harga per model untuk membuktikan klaim itu.

Ada Bonus 10 Juta Token untuk Pendaftar Awal
Pengguna yang mendaftar di tahap awal mendapat 10 juta token untuk menguji layanan, menurut pihak Pemuda.ai dalam sesi yang sama. Syarat dan masa berlaku bonus belum dijelaskan.
Pemuda.ai sebelumnya membuka pendaftaran awal sejak soft launch pada 19 Agustus 2026. Saat itu, Prominence juga meneken nota kesepahaman dengan Onno Center milik Onno W. Purbo.
Apa Bedanya dengan Agregator AI Lain?
Pemuda.ai bukan layanan pertama yang menjual akses model AI global dalam rupiah. Pembeda utamanya ada di fitur tata kelola untuk korporasi.
Layanan serupa seperti ON Token dan JembatanAI sudah lebih dulu menerima QRIS. ON Token, misalnya, memakai kredit senilai Rp1.000 per unit, menurut situs resminya.
Pemuda.ai menawarkan batas anggaran per departemen, pengaturan siapa yang boleh memakai AI, dan audit pemakaian. Ada pula PII masking untuk menyamarkan data pribadi seperti NPWP dan nomor ponsel, serta Mode Kepatuhan yang menyembunyikan model yang tidak menerapkan zero data retention atau zero data learning. Djoko mengakui pilihan dengan keamanan lebih tinggi umumnya lebih mahal.
Ke depan, Pemuda.ai berencana mengembangkan model bahasa besar (LLM) lokal dan data center AI di Indonesia. Tenggat untuk kedua rencana itu belum disebutkan.