Tech & AI

FAST & Samsung TV Plus: Model Streaming yang Kian Menguat di 2026

BagusTech – Samsung menegaskan posisi FAST (Free Ad-Supported Streaming Television) sebagai salah satu fondasi utama masa depan industri televisi di ajang CES 2026. Melalui Samsung Tech Forum yang digelar di Las Vegas, perusahaan menyoroti bagaimana model TV streaming gratis berbasis iklan ini berkembang pesat di tengah kejenuhan konsumen terhadap layanan berlangganan.

Baca Juga

FAST muncul sebagai respons langsung atas lanskap streaming yang semakin terfragmentasi. Banyak penonton kini menghadapi terlalu banyak aplikasi, paket langganan, dan konten yang tersebar. Kondisi tersebut mendorong pergeseran perilaku ke model yang lebih sederhana dan mudah diakses. Dalam konteks ini, FAST menawarkan pengalaman menonton tanpa biaya dengan format channel linear dan konten on-demand yang langsung dapat dinikmati.

Samsung TV Plus menjadi contoh konkret strategi tersebut. Layanan ini terintegrasi langsung di berbagai perangkat Samsung dan menyediakan ratusan channel live serta ribuan konten on-demand tanpa memerlukan pendaftaran atau pembayaran. Samsung menyebut pendekatan ini sebagai upaya mengurangi friksi menonton, sekaligus mengembalikan esensi televisi sebagai medium yang mudah diakses dan bersifat habitual.

Dalam diskusi panel CES 2026, Samsung menekankan bahwa FAST tidak hadir untuk menggantikan layanan streaming berlangganan atau TV linear. Industri justru bergerak ke arah model hybrid, di mana FAST, layanan berbayar, dan siaran konvensional berjalan berdampingan. Model ini memungkinkan pemilik konten memperpanjang umur tayang program, menjangkau audiens baru, serta membangun nilai lintas platform tanpa saling menggerus.

Dari sisi skala, Samsung TV Plus telah menjangkau puluhan juta pengguna aktif bulanan secara global dan tersedia di ratusan juta perangkat Samsung yang aktif. Skala distribusi ini menjadi faktor kunci bagi pertumbuhan FAST, terutama dalam menarik pengiklan dan mitra konten. Bagi industri periklanan, FAST menawarkan inventori iklan di layar besar dengan pola konsumsi yang lebih mendekati TV tradisional.

Samsung juga menyoroti perubahan peran kreator konten dalam ekosistem FAST. Kreator digital kini tidak hanya beroperasi di platform media sosial, tetapi mulai membangun channel sendiri dengan format yang lebih menyerupai studio TV. Samsung TV Plus membuka peluang bagi kreator untuk meningkatkan kualitas produksi, memperluas jangkauan audiens, serta menciptakan model monetisasi yang lebih stabil.

Selain konten tunda, Samsung menilai siaran langsung dan fitur interaktif sebagai elemen penting dalam meningkatkan keterlibatan penonton. Acara live, premier serentak, dan partisipasi real-time mendorong pengalaman menonton yang lebih aktif dan sosial. Pendekatan ini menggeser TV dari aktivitas pasif menjadi ruang bersama yang kembali relevan secara budaya.

Melalui FAST dan Samsung TV Plus, Samsung memosisikan diri sebagai pemain utama dalam redefinisi televisi modern. Fokus tidak lagi hanya pada jumlah konten, tetapi pada kemudahan akses, kebiasaan menonton, dan value yang dirasakan penonton. Perkembangan ini menandai fase baru industri streaming, di mana TV gratis berbasis iklan kembali mendapatkan tempat strategis di ruang keluarga.

Bagus Arthakusuma

Bagus Arthakusuma

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Untuk Kamu

FinTech & App Tech & AI

SiteMinder Luncurkan Dynamic Revenue Plus untuk Hotel

BagusTech – Industri perhotelan bergerak cepat, dan waktu sering kali menjadi faktor penentu antara peluang dan kerugian. Untuk membantu hotel
E-Vehicle Tech & AI

Strategi Pabrikan EV China Hadapi Pemangkasan Insentif Pajak

BagusTech – Mulai tahun 2026, pembelian mobil listrik di China tak lagi bebas pajak sepenuhnya. Pemerintah akan memangkas insentif untuk