nextren.com – PT Bank Digital BCA (BCA Digital) mencatatkan kinerja keuangan yang kuat sepanjang tahun buku 2025. Bank digital yang mengoperasikan aplikasi blu ini membukukan laba bersih sebesar Rp213,4 miliar, atau tumbuh 98 persen secara tahunan. Capaian tersebut menegaskan fase baru bank digital yang tidak lagi hanya berfokus pada pertumbuhan pengguna, tetapi juga pada profitabilitas dan kualitas bisnis.
Manajemen BCA Digital memaparkan kinerja tersebut dalam sesi mini talkshow “Ngobrol C.U.A.N” pada ajang BCA Expoversary 2026 di ICE BSD, Tangerang. Dalam forum ini, perseroan menyampaikan capaian utama 2025, perkembangan layanan blu, serta arah strategi yang akan dijalankan pada 2026.
Baca Juga
- Jenius Mantapkan Posisi Lewat AI di Layanan Perbankan Digital
- Maybank Marathon 2026 Digelar 23 Agustus, Visa Jadi Title Sponsor
- Hadirkan 19.000 Pekerjaan, Jobstreet Express Jadi Pilihan Industri
Pencapaian BCA Digital di 2025
Sepanjang 2025, BCA Digital memperkuat basis pendanaan dengan menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp14,3 triliun. Angka ini tumbuh 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan mencerminkan peningkatan kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan digital yang ditawarkan. Di sisi intermediasi, BCA Digital menyalurkan kredit sebesar Rp8,6 triliun, naik 31 persen secara tahunan.
Pendapatan operasional juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, pendapatan operasional BCA Digital mencapai Rp1,5 triliun atau meningkat 38 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga akhir tahun, jumlah nasabah telah melampaui 3 juta pengguna, memperkuat posisi blu sebagai salah satu pemain utama di segmen bank digital nasional.
Manajemen menilai pertumbuhan tersebut mencerminkan bisnis yang semakin matang. Fokus tidak lagi berhenti pada akuisisi nasabah, tetapi bergerak ke optimalisasi produk, pengelolaan risiko, serta penciptaan nilai jangka panjang. Pendekatan ini dinilai krusial di tengah kompetisi bank digital yang semakin intens dan menuntut efisiensi.
Selain kinerja finansial, BCA Digital juga mencatat pengakuan industri. Sepanjang 2025, perseroan meraih 50 penghargaan di berbagai kategori, mulai dari Product & Services, Sales & Communication, hingga Leadership serta HR & Operations. Penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi pengembangan produk, kualitas layanan, dan penguatan organisasi internal.
Program CSR
Di luar aspek bisnis, BCA Digital menegaskan komitmen keberlanjutan melalui strategi “Purpose for Impact” yang dijalankan lewat Corporate Sustainability Initiative (CSI). Program ini berfokus pada tiga pilar utama, yakni People, Prosperity, dan Planet. Sepanjang 2025, BCA Digital menjalankan berbagai inisiatif literasi finansial, edukasi pelajar, program sosial, hingga pengelolaan limbah dan penggunaan material daur ulang pada produk kartu debit.
BCA Digital juga mulai menekankan pengukuran dampak dari program keberlanjutan tersebut, termasuk jumlah penerima manfaat dan estimasi pengurangan emisi karbon. Pendekatan ini menjadi upaya untuk menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar aktivitas pendukung.
Memasuki 2026, BCA Digital menetapkan empat fokus utama, yakni menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan kepercayaan nasabah, memperluas ekosistem melalui kolaborasi strategis, memperkuat infrastruktur teknologi, serta memastikan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Dengan kinerja 2025 yang solid, BCA Digital memasuki tahun 2026 dengan fondasi yang lebih kuat. Tantangan berikutnya terletak pada kemampuan perseroan menjaga konsistensi pertumbuhan, stabilitas layanan, dan relevansi produk di tengah dinamika industri perbankan digital yang terus berubah.

