BagusTech – ASUS Republic of Gamers (ROG) menyiapkan jajaran laptop gaming AI terbaru untuk pasar Indonesia pada kuartal II 2026. Lini yang akan hadir mencakup ROG Zephyrus Duo GX651, ROG Zephyrus G14, ROG Zephyrus G16, ROG Strix SCAR 18, ROG Strix G16, TUF Gaming A16, TUF Gaming F16, dan ASUS Gaming V16.
ASUS membawa jajaran ini untuk memperkuat posisi ROG di pasar laptop gaming Indonesia. Perusahaan tidak hanya mengejar segmen gamer kelas atas, tetapi juga membidik kreator konten, profesional, dan pengguna yang membutuhkan perangkat bertenaga untuk beban kerja AI, produktivitas, serta gaming modern.
Peluncuran ini juga menandai momentum 20 tahun ROG di industri gaming. ASUS menyebut jajaran laptop gaming barunya akan mengandalkan kombinasi prosesor Intel Core Ultra Series terbaru, AMD Ryzen pada model tertentu, serta GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series. Kombinasi tersebut menjadi dasar strategi ASUS dalam membawa laptop gaming dengan kapabilitas AI lokal ke lebih banyak segmen pengguna.
Baca Juga
- ASUS Rilis ROG Zephyrus G14, Laptop Gaming 1,5 Kg
- Review ASUS VM640 AIO: PC Ringkas dengan Performa AI Modern
- ASUS Rilis Monitor gaming ROG dan TUF Gaming Dual Mode 4K
Model Laptop Gaming AI ROG
Model paling menonjol dalam jajaran ini adalah ROG Zephyrus Duo GX651. ASUS mengklaim laptop tersebut sebagai laptop gaming dual-screen OLED pertama dan satu-satunya di dunia. Perangkat ini memakai dua layar sentuh 3K ROG Nebula HDR OLED dengan refresh rate 120Hz dan response time 0,2 ms.

Konsep dua layar membuat Zephyrus Duo GX651 menyasar pengguna yang membutuhkan ruang kerja lebih luas. Gamer dapat memakai layar kedua untuk aplikasi pendukung saat bermain, sementara kreator dapat memanfaatkannya untuk timeline editing, panel kontrol, atau referensi visual. ASUS membekali laptop ini dengan Intel Core Ultra 9 Processor 386H dan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU.
| Model | ASUS ROG Zephyrus Duo 2026 (GX651) |
| CPU | Intel® Core™ Ultra 9 Processor 386H 2.1 GHz (18MB Cache, up to 4.9 GHz, 16 cores, 16 Threads) |
| NPU | Intel® NPU up to 50TOPS |
| GPU | NVIDIA® GeForce RTX™ 5090 Laptop GPU 24GB GDDR7 NVIDIA® GeForce RTX™ 5070 Ti Laptop GPU 12GB GDDR7 |
| SSD | 2TB PCIe® 5.0 NVMe™ M.2 Performance SSD |
| RAM | 64GB LPDDR5X 8533 on board |
| Layar | 16-inch, 3K (2880 x 1800), ROG Nebula HDR Display OLED 16:10 aspect ratio, Anti-glare display, DCI-P3: 100, Touch Screen, Refresh Rate: 120Hz, Response Time: 0.2ms G-Sync, Pantone Validated, MUX Switch + NVIDIA® Advanced Optimus, Support stylus: Yes |
| Port | 1x 3.5mm Combo Audio Jack 1x HDMI 2.1 FRL support HDMI switch 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A (data speed up to 10Gbps) 2x Thunderbolt™ 4 with support for DisplayPort™ / power delivery (data speed up to 40Gbps) |
| Webcam/camera | 1080P FHD IR Camera for Windows Hello |
| Audio | 4-speaker (dual-force woofer) system with Smart Amplifier Technology, 2 Tweeters |
| Jaringan | Wi-Fi 7(802.11be) (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 6.0 Wireless Card (*Bluetooth® version may change with OS version different.) |
| Baterai | 90WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion,Rectangle Conn, 250W AC Adapter, Output: 20V DC, 12.5A, 250W, Input: 100-240V AC, 50/60Hz universal |
| Berat | 2.80 Kg |
| Dimensi | 35.5 x 24.6 x 1.99 ~ 2.49 cm |
| Harga & Garansi | TBA |
ASUS juga menyiapkan ROG Zephyrus G14 dan ROG Zephyrus G16 untuk pengguna yang menginginkan laptop gaming tipis dengan performa tinggi. Keduanya memakai sasis CNC Aluminum, desain ringkas, dan panel ROG Slash Lighting pada bagian penutup layar. ASUS membekali dua model ini dengan layar ROG Nebula HDR OLED yang menawarkan tingkat kecerahan hingga 1.100 nits.

ROG Zephyrus G14 akan hadir dengan NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU dengan TGP 115W. Sementara itu, ROG Zephyrus G16 membawa opsi grafis hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan TGP 160W. Dua model ini memperlihatkan arah baru laptop gaming tipis, yang kini tidak hanya mengandalkan desain portabel, tetapi juga performa grafis dan kemampuan AI yang lebih kuat.
Untuk kelas performa ekstrem, ASUS membawa ROG Strix SCAR 18 dan ROG Strix G16. ROG Strix G16 memakai Intel Core Ultra 9 Processor 290HX Plus dan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5080 Laptop GPU dengan Max TGP 175W. ASUS juga meningkatkan refresh rate layar model ini hingga 300Hz untuk gamer kompetitif yang membutuhkan respons visual lebih cepat.
ROG Strix SCAR 18 menempati posisi tertinggi dalam jajaran baru ini. Laptop tersebut memakai Intel Core Ultra 9 Processor 290HX Plus dan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan TGP maksimal 175W. ASUS juga menghadirkan layar ROG Nebula Display HDR beresolusi 4K Mini LED, MUX Switch dengan NVIDIA Advanced Optimus, serta sistem pendingin ROG Intelligent Cooling dengan Tri-Fan Technology.

Spesifikasi tersebut membuat Strix SCAR 18 tidak hanya relevan untuk gaming kelas berat. Laptop ini juga menyasar pengguna yang menjalankan rendering, simulasi grafis, pemrosesan visual, dan fitur berbasis AI seperti NVIDIA DLSS. ASUS ingin menempatkan lini Strix dan SCAR sebagai mesin performa tinggi untuk gamer hardcore dan pengguna profesional.
ASUS turut membawa teknologi AI ke segmen yang lebih luas melalui TUF Gaming dan ASUS Gaming. TUF Gaming A16 akan hadir dengan layar 16 inci, AMD Ryzen 7 260, dan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5070. TUF Gaming F16 menjadi opsi berbasis Intel dengan prosesor hingga Intel Core i7 14650HX dan NVIDIA GeForce RTX 5050.

ASUS Gaming V16 mengisi posisi yang lebih terjangkau. Laptop ini memakai CPU hingga Intel Core 7 Processor 240H dan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5050 8GB. ASUS juga menyertakan layar dengan cakupan warna 100 persen sRGB, sehingga perangkat ini tetap menarik bagi pengguna yang bermain game sekaligus membuat konten visual.
Langkah ASUS membawa AI ke hampir seluruh lini laptop gaming menunjukkan perubahan penting di pasar. Laptop gaming tidak lagi hanya menjual performa CPU, GPU, refresh rate tinggi, dan sistem pendingin besar. Produsen kini mulai mendorong kemampuan AI lokal sebagai nilai jual utama, terutama untuk editing, rendering, pembuatan konten, dan produktivitas berbasis aplikasi modern.
Pasar Indonesia
Bagi pasar Indonesia, strategi ini dapat memperluas pilihan pengguna. Gamer kompetitif bisa melihat lini Strix, pengguna mobile dapat mempertimbangkan Zephyrus, kreator profesional bisa melirik Zephyrus Duo, sementara pengguna yang membutuhkan harga lebih rasional dapat masuk melalui TUF Gaming atau ASUS Gaming V16.
ASUS belum mengumumkan harga resmi untuk masing-masing model. Perusahaan hanya memastikan jajaran laptop gaming baru tersebut akan segera hadir di Indonesia pada kuartal II 2026. Detail harga, konfigurasi, dan kanal penjualan kemungkinan akan menyusul mendekati jadwal peluncuran resmi.
Untuk layanan purna jual, ASUS menyiapkan 2 tahun garansi internasional dan 2 tahun ASUS VIP Perfect Warranty. Garansi tersebut mencakup perlindungan terhadap kerusakan akibat kelalaian pengguna. Khusus lini ROG, ASUS juga memberikan ASUS Premium Service, termasuk layanan penjemputan dan pengiriman unit, Laptop Spa, serta FastLane Priority Handling di ASUS Service Center.
Kehadiran jajaran laptop gaming AI ROG pada kuartal II 2026 akan membuat persaingan laptop gaming di Indonesia semakin ketat. Konsumen kini perlu melihat perangkat secara lebih menyeluruh, bukan hanya dari nama prosesor dan GPU. Kualitas layar, kemampuan AI lokal, sistem pendingin, bobot, harga, dan layanan purna jual akan semakin menentukan nilai sebuah laptop gaming baru.

