Samsung-Lazada Perkuat Kolaborasi Lebih dari 10 Tahun
Ringkasan Cepat
- Samsung dan Lazada telah berkolaborasi selama lebih dari satu dekade.
- Lazada membantu operasional toko Samsung, mulai dari inventaris hingga promosi.
- Penggunaan cicilan 0 persen untuk produk Samsung naik dua kali lipat.
- Penjualan kategori TV dan video tumbuh hingga tiga digit pada pertengahan 2026.
- Samsung dan Lazada belum mengungkap jumlah unit serta nilai transaksinya.
Samsung Indonesia dan Lazada Indonesia memperkuat kolaborasi yang telah berjalan selama lebih dari satu dekade melalui ekosistem LazMall. Kedua perusahaan mengandalkan pengelolaan toko resmi, perencanaan penjualan, promosi, dukungan rantai pasok, serta fasilitas pembayaran untuk menjaga pertumbuhan bisnis Samsung di kanal e-commerce.
Samsung kini mengelola delapan kategori produk melalui toko resminya di LazMall. Kategori tersebut mencakup Galaxy AI, smartphone, tablet, perangkat wearable, TV dan soundbar, peralatan rumah tangga, mesin cuci, serta air solutions.
Pada periode pertengahan 2026, kategori TV dan video mencatat pertumbuhan penjualan hingga tiga digit. Penjualan smartphone juga meningkat karena konsumen memanfaatkan momentum pertengahan tahun untuk mengganti perangkat mereka.
Lazada menyebut pesta sepak bola dunia mendorong konsumen mencari televisi berlayar besar. Samsung kemudian menawarkan Smart TV 43 inci secara eksklusif di Lazada untuk menangkap permintaan tersebut.
Lazada Tangani Operasional Toko Samsung
Kolaborasi kedua perusahaan tidak berhenti pada penempatan produk di marketplace. Lazada membantu Samsung menyusun rencana penjualan, mengelola inventaris, memantau rantai pasok, mengoptimalkan Seller Center, dan mengatur promosi harian.
Langkah tersebut membantu Samsung menjaga ketersediaan produk selama periode penjualan tinggi. Model kerja sama ini menunjukkan bahwa marketplace kini tidak hanya menyediakan etalase digital, tetapi juga ikut menjalankan bagian penting dari operasi ritel sebuah merek.
“Inovasi produk saja tidak cukup; keberlanjutan bisnis membutuhkan ekosistem digital commerce yang tangguh,” kata Director of Online Business Samsung Indonesia Selvia Gofar.
Cicilan 0 Persen Naik Dua Kali Lipat
Lazada juga memperkuat penjualan Samsung melalui cicilan 0 persen, subsidi, diskon langsung, program keanggotaan, dan jaringan affiliate. Jumlah konsumen yang menggunakan cicilan 0 persen meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Commercial Director Lazada Indonesia Erika Agustine mengatakan dukungan operasional dan finansial membantu merek menjaga kehadirannya di pasar. Menurut Erika, subsidi serta cicilan dapat menjaga daya beli konsumen di tengah perubahan kondisi ekonomi.
Lazada juga memberikan diskon tambahan kepada anggota Gold dan Platinum. Program Lazada Affiliates kemudian memperluas jangkauan produk Samsung melalui kreator dan mitra pemasaran yang mengarahkan calon pembeli ke toko resmi.
Data Penjualan Belum Diungkap Lengkap
Samsung dan Lazada belum menjelaskan persentase pasti dari pertumbuhan tiga digit tersebut. Keduanya juga belum mengungkap jumlah unit, nilai transaksi, periode pembanding secara terperinci, maupun kontribusi setiap program terhadap total penjualan.
Karena itu, klaim pertumbuhan tersebut belum menggambarkan kondisi pasar elektronik Indonesia secara keseluruhan. Namun, kolaborasi Samsung dan Lazada memperlihatkan perubahan peran marketplace dalam industri teknologi. Platform e-commerce kini ikut mengelola stok, promosi, pembiayaan, hingga distribusi pemasaran.
Bagi konsumen, model ini dapat memperluas akses terhadap produk dan pilihan pembayaran. Namun, pembeli tetap perlu membandingkan harga akhir, tenor cicilan, dan spesifikasi produk. Pertumbuhan bisnis digital pada akhirnya tidak hanya bergantung pada produk baru, tetapi juga pada kemampuan merek dan platform membangun pengalaman belanja yang efisien, aman, dan terjangkau.