Inilah Perbedaan Galaxy Z Fold8 Ultra vs Fold7, Apa Saja Peningkatannya?
Ringkasan Cepat
- Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi penerus langsung Galaxy Z Fold7.
- Keduanya mempunyai dimensi tertutup dan bobot yang sama.
- Kapasitas baterai naik dari 4.400 mAh menjadi 5.000 mAh.
- Pengisian kabel meningkat dari 25 watt menjadi 45 watt.
- Kamera ultrawide melonjak dari 12 MP menjadi 50 MP.
- Galaxy Z Fold8 standar menawarkan bentuk lebih pendek dan lebar.
Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold8 Ultra sebagai model Fold paling bertenaga untuk 2026. Meski memakai nama Ultra untuk pertama kalinya, perangkat ini sejatinya meneruskan Galaxy Z Fold7 secara langsung, bukan menjadi cabang baru yang sepenuhnya terpisah.
Samsung bahkan menyebut Fold8 Ultra sebagai “evolusi terbaru dari perangkat yang sebelumnya kami sebut Galaxy Z Fold” melalui halaman resminya. Kesamaan bentuk dan dimensi memperkuat posisi tersebut. Sementara itu, Galaxy Z Fold8 standar membawa bodi lebih pendek dan lebar sehingga menawarkan jenis pengalaman foldable baru untuk konsumsi konten.
Dimensi Fold8 Ultra Hampir Sama dengan Fold7
Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Fold7 sama-sama memiliki ukuran 158,4 x 72,8 x 8,9 mm ketika tertutup serta bobot 215 gram. Ketika terbuka, Fold8 Ultra hanya memangkas ketebalan dari 4,2 mm menjadi 4,1 mm.


Samsung juga mempertahankan layar cover 6,5 inci dan layar utama 8 inci. Namun, Fold8 Ultra meningkatkan resolusi layar utama dari 2.184 x 1.968 piksel menjadi 2.504 x 2.256 piksel. Samsung turut menaikkan kecerahan puncaknya hingga 3.000 nit dan memasang lapisan antirefleksi.
Perbandingan itu berbeda jauh dari Fold8 standar. Model tersebut berukuran 161,4 x 123,9 x 4,5 mm saat terbuka dan memakai layar utama 7,6 inci dengan rasio 4:3. Bentuk baru itu membuat Fold8 terasa seperti lini baru, bukan penerus langsung Fold7. The Verge juga menilai Fold8 Ultra sebagai sekuel langsung Fold7, sementara Fold8 lebih menyerupai model turunan dengan bentuk baru.
Baterai Lebih Besar dan Pengisian Lebih Cepat
Fold8 Ultra membawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, menggantikan Snapdragon 8 Elite for Galaxy pada Fold7. Keduanya menawarkan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan sampai 1 TB, meski Samsung tidak mencantumkan tipe RAM serta standar penyimpanan dalam lembar spesifikasi resminya.
Samsung menaikkan kapasitas baterai dari 4.400 mAh menjadi 5.000 mAh. Pengisian kabel juga meningkat dari 25 watt menjadi 45 watt. Fold8 Ultra dapat mengisi baterai hingga sekitar 67 persen dalam 30 menit, sedangkan Fold7 mencapai sekitar 50 persen dalam durasi yang sama.
Kamera Ultrawide Naik dari 12 MP ke 50 MP
Kedua ponsel tetap memakai kamera utama 200 MP dan telefoto 10 MP dengan zoom optik 3x. Peningkatan terbesar hadir pada kamera ultrawide. Samsung mengganti sensor 12 MP pada Fold7 dengan kamera ultrawide 50 MP berautofokus pada Fold8 Ultra.
Fold8 Ultra juga menambahkan perekaman 8K dengan codec APV, Cine LUT, serta pemrosesan Nightography terbaru. Dua kamera swafoto 10 MP tetap menempati layar cover dan layar utama.
Harga Fold8 Ultra Lebih Tinggi
| Tipe | Samsung Galaxy Z Fold 7 | Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra |
| Chipset | Snapdragon 8 Elite for Galaxy | Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy (3 nm) |
| RAM | 12 GB / 16GB LPDDR5X | 12 GB / 16GB LPDDR5X |
| ROM | 256 GB / 512 GB / 1 TB UFS 4.0 | 256 GB / 512 GB / 1 TB UFS 4.0 |
| Baterai | 4.400 mAh | 5.000 mAh |
| Charger | Fast Wired 25 W, Wireless 15 W | 45W Kabel 25W Wireless 4,5W reverse wireless |
| Layar Cover | 6,5″ Dynamic LTPO AMOLED 2X, 120Hz, Corning Gorilla Glass Ceramic 2, 1080 x 2520 pixels | 6,5 inci Dynamic LTPO AMOLED 2X, 120 Hz, Corning Gorilla Glass Ceramic 2, 1.080 x 2.520 piksel |
| Layar Utama | 8.0″, Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X, 120Hz, HDR10+, 2600 nits (peak), 1968 x 2184 pixels | 8 inci Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X, 120 Hz, HDR10+, kecerahan puncak sekitar 3.000–3.600 nit, 2.504 x 2.256 piksel |
| Kamera Belakang | 200 MP (utama) OIS + 12 MP (ultrawide) + 10 MP (telephoto 3×) | 200 MP f/1.7 utama OIS 50 MP f/1.9 ultrawide 10 MP f/2.4 telefoto OIS |
| Kamera Depan | 10 MP (cover), 10 MP (Main Display), | 10 MP f/2.2 layar utama 10 MP f/2.2 layar cover |
| Koneksi | 5G, Wi‑Fi 7, Bluetooth 5.3/5.4, USB‑C | 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, UWB, USB-C 3.2 |
| Audio | Dual Speaker | Dual Speaker |
| Sensor Sidik Jari | Samping | Samping |
| NFC | Ada | Ada |
| Dimensi | 158.4 x 143.2 x 4.2 mm (terbuka) 158.4 x 72.8 x 8.9 mm (tertutup) | 158,4 × 143,2 × 4,1 mm terbuka 158,4 × 72,8 × 8,9 mm tertutup |
| Berat | 215 g | 215 gram |
| Ketahanan | IP48 | IP48 |
| Sistem Operasi | Android 16, One UI 8 | Android 17, One UI 9, hingga 7 generasi pembaruan Android |
| Warna | Biru, Hitam, silver | Violet Shadow, Graphite, Cream, Green Shadow |
| Harga | Rp28.499.000 (12/256GB), Rp31.499.000 (12/512GB), dan Rp34.999.000 (16GB/1TB) | Rp32.499.000 (12 GB/256 GB) Rp36.499.000 (12 GB/512 GB) Rp44.499.000 (16 GB/1 TB) |
Fold8 Ultra menjalankan Android 17 dengan One UI 9, sedangkan Fold7 meluncur dengan Android 16 dan One UI 8. Model baru ini juga membawa Now Nudge, Gemini Intelligence, Gemini Notebook, Photo Assist, dan My FanCam. Keduanya tetap menawarkan sertifikasi IP48 dan sensor sidik jari di samping.
Samsung memasarkan Fold8 Ultra di Indonesia mulai Rp32.499.000 untuk varian 12 GB/256 GB. Sebagai perbandingan, Fold7 meluncur mulai Rp28.499.000. Selisih Rp4 juta tersebut menempatkan peningkatan baterai, kamera ultrawide, layar, dan pengisian sebagai pertimbangan utama.
Bagi pemilik Fold7, Fold8 Ultra menawarkan penyempurnaan besar pada daya tahan dan kamera, tetapi tidak mengubah bentuk dasarnya. Konsumen yang menginginkan desain berbeda justru dapat mempertimbangkan Fold8 standar. Sementara itu, pengguna yang mencari penerus Fold7 paling logis akan menemukan jawabannya pada Fold8 Ultra.