vivo X Fold6 Pakai Chip Dimensity 9500 Kustom
Ringkasan Cepat
- vivo X Fold6 dikonfirmasi memakai MediaTek Dimensity 9500 Super Edition.
- Chipset ini dikembangkan vivo dan MediaTek selama hampir dua tahun.
- vivo mengklaim performa AI naik hingga 111 persen dan konsumsi daya turun 56 persen.
- X Fold6 akan menjalankan OriginOS 6 Fold dengan fitur Atomic Workbench.
- Spesifikasi lain seperti baterai, layar, dan kamera masih berstatus bocoran.
- Jadwal rilis global dan Indonesia belum diumumkan.
vivo mulai membuka detail utama X Fold6 menjelang peluncurannya di China pada Juni 2026. Perusahaan mengonfirmasi bahwa ponsel lipat terbarunya akan menggunakan MediaTek Dimensity 9500 Super Edition, chipset kustom yang dirancang khusus untuk perangkat foldable.
Informasi ini muncul dari unggahan eksekutif vivo, Han Boxiao, di Weibo. Ia menyebut vivo dan MediaTek mengembangkan chipset tersebut selama hampir dua tahun. vivo menempatkan chip ini sebagai fondasi utama X Fold6 untuk menjalankan multitasking layar besar, pemrosesan AI di perangkat, dan produktivitas berbasis multi-window.
Chip Khusus untuk Ponsel Lipat
Dimensity 9500 Super Edition bukan sekadar versi standar yang dipakai di bodi lipat. vivo menyebut chip ini mendapat penyesuaian untuk kebutuhan ponsel layar besar, terutama saat pengguna membuka banyak aplikasi secara bersamaan.

Optimalisasi itu mencakup rendering multi-window yang lebih cepat, perpindahan aplikasi yang lebih halus, serta pemrosesan AI yang berjalan langsung di perangkat. Fokus ini sejalan dengan arah pengembangan X Fold6 sebagai perangkat produktivitas, bukan hanya ponsel lipat premium dengan layar besar.
vivo juga mengklaim peningkatan besar pada sektor AI. Performa komputasi AI puncak disebut naik hingga 111 persen dibanding generasi sebelumnya, sementara konsumsi daya turun sekitar 56 persen. Chipset ini juga diklaim memberi peningkatan pada transkripsi suara offline, pengenalan ucapan, pembuatan teks, dan kemampuan AI reasoning.
Didorong OriginOS 6 Fold
Selain chipset, vivo juga menyiapkan X Fold6 dengan OriginOS 6 Fold. Sistem operasi ini membawa fitur produktivitas yang lebih fokus untuk layar lipat, termasuk Atomic Workbench.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi dalam satu layar. Sejumlah laporan menyebut Atomic Workbench dapat membuka hingga lima aplikasi dalam mode serial dan mendukung tampilan empat aplikasi aktif sekaligus. Pendekatan ini memberi X Fold6 nilai jual yang lebih kuat untuk pengguna yang sering bekerja lintas aplikasi, seperti membuka dokumen, catatan, browser, dan aplikasi komunikasi secara bersamaan.

Langkah vivo ini juga mempertegas arah kompetisi ponsel lipat pada 2026. Produsen tidak lagi hanya bersaing lewat engsel, ketebalan bodi, kapasitas baterai, atau kamera. Pengalaman software dan kemampuan AI mulai menjadi pembeda utama, terutama untuk perangkat foldable kelas flagship.
Spesifikasi Lain Masih Bocoran
vivo belum mengumumkan spesifikasi lengkap X Fold6. Namun, sejumlah bocoran menyebut perangkat ini akan membawa baterai besar sekitar 6.900 mAh sampai 7.000 mAh, layar dalam sekitar 8 inci, serta sistem kamera kelas flagship. Informasi tersebut masih perlu menunggu konfirmasi resmi dari vivo.
Peluncuran X Fold6 diperkirakan berlangsung di China pada akhir Juni 2026. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal rilis global, termasuk kemungkinan masuk ke Indonesia.
Bila semua klaim vivo terbukti dalam penggunaan nyata, X Fold6 bisa menjadi salah satu ponsel lipat paling menarik tahun ini. Kehadiran Dimensity 9500 Super Edition membuat vivo punya peluang untuk menawarkan foldable yang bukan hanya kencang, tetapi juga lebih siap untuk produktivitas dan AI on-device.