Editorial Topic
Tech & AI

Strava Perkuat Fitur Hiking, Ada Rute Offline

3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • Strava merilis fitur baru untuk aktivitas hiking.
  • Fitur utama mencakup peta lebih detail, pencarian rute, pembuat rute, dan penyimpanan rute.
  • Pengguna berlangganan mendapat Rute Offline, Peringatan Keluar Rute, dan Flyover.
  • Strava mendukung navigasi lewat Apple Watch serta sinkronisasi ke Garmin dan Coros.
  • Sebagian besar fitur sudah tersedia, sedangkan gaya peta baru meluncur September–Oktober 2026.

Strava memperkuat layanan untuk aktivitas hiking dengan fitur baru yang menyasar perencanaan rute, navigasi, pelacakan, dan berbagi aktivitas. Pembaruan ini membuat pengguna bisa mencari jalur, membuat rute, mengikuti arah pendakian, serta membagikan pengalaman outdoor dalam format yang lebih visual.

Strava mengumumkan pembaruan ini dari San Francisco pada 11 Juni 2026. Perusahaan menyebut fitur tersebut hadir untuk menjawab tren hiking yang tumbuh sebagai aktivitas kebugaran sosial. Dalam laporan Year In Sport Strava, jumlah klub hiking di platform tersebut meningkat 5,8 kali lipat pada 2025.

Strava kini memiliki lebih dari 195 juta pengguna di lebih dari 185 negara. Basis pengguna ini membuat pembaruan fitur hiking tidak hanya relevan untuk pendaki berpengalaman, tetapi juga pengguna umum yang mulai menjadikan aktivitas outdoor sebagai bagian dari gaya hidup aktif.

Peta Baru dan Perencanaan Rute

Pembaruan terbesar Strava menyentuh bagian peta dan perencanaan. Strava menyiapkan tampilan peta baru yang menampilkan data permukaan jalur dengan lebih lengkap. Pengguna juga bisa melihat titik penting seperti titik awal jalur, area piknik, dan tempat perkemahan.

Untuk pengguna berlangganan, Strava menyediakan Penemuan Rute. Fitur ini menampilkan rute populer di wilayah tertentu berdasarkan heatmap aktivitas global Strava. Dengan fitur ini, pengguna bisa menemukan jalur yang sering dipakai komunitas tanpa harus mencari referensi dari banyak sumber.

Strava juga menawarkan Pembuat Rute. Fitur ini membantu pengguna merancang jalur pendakian dengan informasi jarak, ketinggian, dan kondisi permukaan secara real-time. Ada pula Penyimpanan Rute, fitur baru yang memungkinkan pengguna menyimpan rute dari halaman detail aktivitas, halaman detail rute, pembuat rute, dan halaman edit rute.

Strava juga menambah fitur navigasi untuk membantu pengguna tetap berada di jalur. Salah satu fitur paling penting adalah Peringatan Keluar Rute. Fitur ini memberi notifikasi saat pengguna keluar dari rute yang sudah direncanakan.

Strava turut mendukung navigasi rute langsung dari Apple Watch. Rute yang dibuat di Strava juga bisa tersinkronisasi ke perangkat Garmin, Apple Watch, dan Coros yang kompatibel.

Untuk kondisi pendakian di area minim sinyal, Strava menyediakan Rute Offline bagi pengguna berlangganan. Fitur ini memungkinkan pengguna mengunduh rute sebelum berangkat sehingga navigasi tetap berjalan meski koneksi internet lemah atau tidak tersedia. Strava juga menambahkan peta layar penuh saat merekam aktivitas dan pengukuran ketinggian real-time untuk membantu pengguna membaca profil tanjakan.

Aktivitas Hiking Jadi Konten 3D

Di sisi sosial, Strava memperluas fitur berbagi aktivitas. Pengguna bisa melihat rute pendakian dalam Peta Aktivitas 3D yang menampilkan lanskap, topografi, dan elevasi.

AdvertisementIn-Article Banner

Strava juga menghadirkan Statistik Stiker untuk membagikan jarak, ketinggian, dan durasi pendakian ke media sosial. Untuk pengguna berlangganan, tersedia Ulangi Aktivitas dan Flyover. Flyover membuat animasi 3D sinematik dari rute yang sudah ditempuh berdasarkan data ketinggian nyata.

Ketersediaan dan Analisis

Sebagian besar fitur baru Strava sudah tersedia saat ini. Namun, pembaruan gaya peta baru akan meluncur pada September hingga Oktober 2026.

Langkah Strava ini menunjukkan perubahan arah aplikasi kebugaran. Aplikasi seperti Strava tidak lagi cukup hanya mencatat jarak, waktu, dan kalori. Pengguna outdoor kini membutuhkan peta yang lebih jelas, navigasi yang bisa dipakai di area minim sinyal, integrasi smartwatch, dan fitur sosial yang mudah dibagikan.

Bagi Strava, hiking memberi ruang pertumbuhan yang besar karena aktivitas ini lebih inklusif dibanding olahraga kompetitif seperti lari atau bersepeda. Namun, pengguna tetap perlu menempatkan fitur digital sebagai alat bantu, bukan pengganti persiapan dasar. Di jalur pendakian, baterai perangkat, kondisi cuaca, logistik, dan pemahaman medan tetap menentukan keselamatan.