BagusTech – Samsung Electronics mengumumkan perluasan teknologi kecerdasan buatan (AI) mereka dengan meluncurkan Galaxy AI di perangkat Galaxy Watch terbaru. Langkah ini melanjutkan komitmen Samsung setelah peluncuran Galaxy S24 Series di awal tahun yang memperkenalkan era mobile AI.
Integrasi Galaxy AI dengan Galaxy Watch diharapkan dapat meningkatkan fitur kesehatan dan kebugaran, menawarkan pengalaman yang lebih personal dan aman bagi pengguna. Melalui kombinasi ini, Samsung Health dapat memberikan informasi kesehatan yang lebih komprehensif dan motivasi untuk membantu pengguna memahami dan meningkatkan pola hidup sehat mereka.
Baca Juga
- Tips Garap Skripsi Pakai Fitur AI di HP Samsung
- Baru di Galaxy S24, Samsung Akhirnya Tambahkan Dukungan Galaxy AI Bahasa Indonesia
- Samsung Kembali Rilis Tablet Galaxy Tab S6 Lite 2024, 5 Juta Udah Dapat S-Pen & Samsung Dex
Hadirkan Fitur Galaxy AI di Galaxy Watch
Galaxy AI bekerja sama dengan Samsung Health untuk menyediakan fitur-fitur kesehatan yang lebih canggih. Salah satunya adalah Energy Score, yang menganalisis berbagai metriks kesehatan seperti rata-rata waktu tidur, konsistensi tidur, aktivitas harian, detak jantung saat tidur, dan variabilitas detak jantung. Analisis ini membantu pengguna memahami kondisi keseharian mereka secara lebih mendalam.


Selain itu, fitur Wellness Tips hadir untuk memberikan panduan kesehatan yang dipersonalisasi, menawarkan informasi dan tips motivasi berdasarkan tujuan spesifik pengguna. Dengan demikian, pengguna dapat terus termotivasi untuk mencapai target kesehatan mereka.
Samsung telah meningkatkan algoritma AI untuk analisis pola tidur di Galaxy Watch. Fitur Sleep Insights yang baru menawarkan analisis yang lebih rinci dan akurat tentang kualitas tidur, mencakup metriks tambahan seperti pergerakan selama tidur, latensi tidur, detak jantung, dan laju pernapasan. Ini memungkinkan pengguna untuk memahami pola tidur mereka dengan lebih baik dan membangun kebiasaan tidur yang lebih sehat.
Galaxy Watch juga dilengkapi dengan fitur kebugaran yang lebih canggih. Pengguna dapat mengakses metriks Aerobic/Anaerobic Threshold (AT/AnT) Heart Rate Zone untuk analisis performa yang lebih cepat, serta menghitung Functional Threshold Power (FTP) untuk latihan bersepeda yang lebih optimal. Fitur Workout Routine memudahkan pengguna untuk mengombinasikan berbagai jenis olahraga dan melakukan transisi antara aktivitas dengan lancar. Selain itu, fitur Race memungkinkan pengguna membandingkan performa mereka di rute yang sama, baik saat berlari maupun bersepeda, sehingga mereka dapat melacak kemajuan dan tetap termotivasi.
Junho Park, VP dan Head of the Galaxy Ecosystem Product Planning Team, MX Business Samsung Electronics, menyatakan, “Dengan memperluas Galaxy AI di seluruh ekosistem, kami berupaya membuka kemungkinan baru dengan pengalaman yang lebih optimal dan terhubung. Menawarkan personalisasi dan kecerdasan yang lebih baik kepada pengguna. Pengenalan Galaxy AI ke Galaxy Watch hanyalah awal dari proses ini dan kami sangat antusias memperlihatkan integrasi di perangkat Galaxy lainnya dalam waktu dekat.”
Update
Fitur-fitur terbaru ini akan tersedia pada jajaran Galaxy Watch melalui pembaruan One UI 6 Watch yang akan dirilis tahun ini.
Sejumlah pengguna Galaxy Watch akan memiliki akses awal ke program beta mulai bulan Juni.
Samsung berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dengan penggabungan Galaxy AI dan peningkatan hardware pada seri Galaxy Watch terbaru.

