BagusTech – Samsung terus memperkuat lini smartphone kelas menengah melalui seri Galaxy A. Setelah merilis Galaxy A56 5G, perusahaan kini menghadirkan Galaxy A57 5G sebagai penerus yang membawa sejumlah peningkatan penting. Meski sekilas kedua perangkat terlihat sangat mirip, Samsung melakukan beberapa perubahan strategis yang berfokus pada performa, desain, konektivitas, serta software.
Galaxy A57 5G tetap mempertahankan fondasi utama yang sudah kuat pada Galaxy A56, seperti layar AMOLED 120Hz, baterai 5.000 mAh, serta konfigurasi kamera utama 50MP dengan OIS. Namun Samsung menambahkan chipset baru, desain yang lebih ramping, serta standar konektivitas yang lebih modern.
Berikut perbedaan utama antara Galaxy A57 5G dan Galaxy A56 5G.
Baca Juga
- Fitur Unggulan Samsung Galaxy A57 5G yang Menarik
- Samsung Umumkan Kehadiran Galaxy A57 & A37 Dengan Andalkan AI
- Inilah Peningkatan Samsung Galaxy S26 Series Untuk Gaming
Perbedaan Samsung Galaxy A57 5G vs A56 5G
| Model | Samsung Galaxy A56 5G | Samsung Galaxy A57 5G |
| Chipset | Exynos 1580 (4 nm) | Exynos 1680 (4 nm) |
| RAM | 8/12GB | 8/12GB |
| ROM | 256/512GB | 256/512GB |
| Baterai | 5000 mAh | 5000 mAh |
| Charger | 45W Kabel | 45W Kabel |
| Layar | 6.7-inch Super AMOLED, 120Hz, HDR10+, 1200 nits (HBM), 1900 nits (peak) 1080 x 2340 pixels Corning Gorilla Glass Victus+, Mohs level 5 | 6.7-inch Super AMOLED+, 120Hz, HDR10+, 1200 nits (HBM), 1900 nits (peak) 1080 x 2340 pixels Corning Gorilla Glass Victus+, Mohs level 5 |
| Kamera Belakang | 50 MP, f/1.8, (wide) OIS 12 MP, f/2.2, 123˚ (ultrawide) 5 MP, f/2.4, (macro) | 50 MP, f/1.8, (wide) OIS 12 MP, f/2.2, 123˚ (ultrawide) 5 MP, f/2.4, (macro) |
| Kamera Depan | 12 MP, f/2.2, (wide) | 12 MP, f/2.2, (wide) |
| Video | 4K@30fps, 1080p@30/60fps, HDR, gyro-EIS (belakang) 4K@30fps, 1080p@30/60fps, 10-bit HDR (depan) | 4K@30fps, 1080p@30/60fps, HDR, gyro-EIS (belakang) 4K@30fps, 1080p@30/60fps, 10-bit HDR (depan) |
| Koneksi | 5G, 5G, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, Bluetooth 5.3, NFC, USB Type-C 2.0, OTG | 5G, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6e, Bluetooth 6.0, NFC, USB Type-C 2.0, OTG |
| Audio | Dual Speaker | Dual Speaker |
| Sensor Sidik Jari | Dalam Layar | Dalam Layar |
| NFC | ada | ada |
| Dimensi | 162.2 x 77.5 x 7.4 mm | 161.5 x 76.8 x 6.9 mm |
| Berat | 198 gram | 179 gram |
| Ketahanan | IP67 | IP68 |
| Sistem Operasi | Android 15, up to 6 major Android upgrades, One UI 7 | Android 16, One UI 8.5 up to 6 major Android upgrades, |
| Warna | Pink, Hijau, Hitam, Silver | Biru, Silver, Pink, Ungu |
| Harga | Rp6.199.000 (8/128) Rp6.699.000 (8/256) Rp7.199.000 (12/256) | Rp7.599.000 (8/128) Rp8.299.000 (8/256) Rp8.999.000 (12/256) |
Chipset Baru: Exynos 1680 vs Exynos 1580
Perbedaan paling signifikan antara kedua smartphone ini terletak pada sektor dapur pacu. Galaxy A56 menggunakan chipset Exynos 1580 berbasis fabrikasi 4 nm, sedangkan Galaxy A57 hadir dengan Exynos 1680 yang juga menggunakan proses 4 nm tetapi membawa arsitektur yang lebih baru.
Exynos 1680 mengusung konfigurasi CPU yang lebih kuat serta GPU Xclipse generasi baru yang dikembangkan bersama AMD. GPU ini dirancang untuk meningkatkan performa grafis, terutama saat menjalankan game modern atau aplikasi dengan kebutuhan visual tinggi.
Peningkatan ini membuat Galaxy A57 mampu memberikan performa multitasking yang lebih stabil serta pengalaman gaming yang lebih konsisten dibanding Galaxy A56. Chipset baru ini juga meningkatkan kemampuan pemrosesan AI yang semakin penting untuk fitur fotografi, pengeditan gambar, dan berbagai fungsi berbasis kecerdasan buatan.
Dengan peningkatan tersebut, Galaxy A57 menawarkan lompatan performa yang cukup terasa dibanding generasi sebelumnya.
Desain Lebih Tipis dan Lebih Ringan
Samsung juga memperbarui desain fisik Galaxy A57. Meski masih menggunakan bahasa desain yang sama dengan Galaxy A56, dimensi perangkat mengalami perubahan yang cukup signifikan.
Galaxy A56 memiliki ketebalan sekitar 7,4 mm dengan bobot 198 gram. Sementara itu Galaxy A57 tampil lebih ramping dengan ketebalan sekitar 6,9 mm dan bobot sekitar 179 gram.
Perubahan ini membuat Galaxy A57 terasa lebih ringan di tangan dan lebih nyaman digunakan dalam waktu lama. Desain yang lebih tipis juga memberikan kesan perangkat yang lebih modern dan premium.
Peningkatan Ketahanan Air dan Debu
Samsung juga meningkatkan perlindungan perangkat pada Galaxy A57. Galaxy A56 sebelumnya sudah memiliki sertifikasi IP67 yang memberikan perlindungan terhadap debu serta kemampuan bertahan di air hingga kedalaman sekitar satu meter.
Galaxy A57 kini membawa sertifikasi IP68 yang memberikan perlindungan lebih baik terhadap air dan debu. Standar ini biasanya ditemukan pada smartphone kelas flagship.
Peningkatan ini membuat Galaxy A57 lebih aman digunakan dalam berbagai kondisi, terutama bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Sistem Operasi Lebih Baru
Perbedaan lain terlihat pada software bawaan. Galaxy A56 hadir dengan Android 15 yang dipadukan dengan One UI 7. Galaxy A57 langsung menggunakan Android 16 dengan One UI 8.5.
Versi software yang lebih baru memberikan akses ke fitur terbaru Android serta peningkatan optimalisasi sistem. Samsung juga menjanjikan dukungan pembaruan Android hingga enam generasi untuk seri Galaxy A terbaru.
Dengan basis Android yang lebih baru, Galaxy A57 memiliki potensi masa pakai software yang lebih panjang dibanding Galaxy A56.
Konektivitas Lebih Modern
Galaxy A57 juga membawa peningkatan pada konektivitas. Galaxy A56 masih menggunakan Bluetooth 5.3, sedangkan Galaxy A57 sudah mendukung Bluetooth 6.0.
Bluetooth generasi terbaru menawarkan koneksi yang lebih stabil serta efisiensi daya yang lebih baik ketika digunakan dengan perangkat seperti earbuds, smartwatch, atau speaker nirkabel.
Selain itu kedua perangkat tetap mendukung jaringan 5G, Wi‑Fi dual band, NFC, serta USB Type‑C untuk pengisian daya dan transfer data.
Layar dan Kamera Masih Sama
Menariknya, Samsung tidak banyak mengubah sektor layar dan kamera pada generasi terbaru ini.
Galaxy A56 dan Galaxy A57 sama‑sama menggunakan layar 6,7 inci Super AMOLED dengan refresh rate 120Hz. Panel ini memiliki resolusi 1080 x 2340 serta tingkat kecerahan yang tinggi untuk penggunaan di luar ruangan.
Konfigurasi kamera juga tetap sama. Kedua perangkat membawa kamera utama 50MP dengan OIS, kamera ultrawide 12MP, serta kamera makro 5MP. Kamera depan juga menggunakan sensor 12MP.
Meski spesifikasinya identik, chipset yang lebih baru pada Galaxy A57 memungkinkan pemrosesan gambar yang lebih cepat serta potensi peningkatan kualitas foto melalui algoritma yang lebih canggih.
Perbedaan Harga
Dengan berbagai peningkatan tersebut, Galaxy A57 juga hadir dengan harga yang sedikit lebih tinggi.
Galaxy A56 dijual mulai sekitar Rp6,1 juta untuk varian dasar saat pertama kali diperkenalkan pada Maret 2026. Harga tersebut merupakan harga peluncuran awal, sehingga ada kemungkinan terjadi penyesuaian di pasar setelah beberapa bulan, termasuk pada periode setelah April 2026.
Sementara itu Galaxy A57 dipasarkan mulai sekitar Rp7,5 juta tergantung konfigurasi RAM dan penyimpanan.
Kenaikan harga ini memang terlihat cukup signifikan di atas kertas. Namun tren tersebut sebenarnya sudah mulai terlihat di pasar smartphone dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan biaya komponen, penggunaan chipset yang lebih kuat, serta hadirnya fitur baru seperti standar konektivitas terbaru dan sertifikasi ketahanan yang lebih tinggi ikut mendorong harga perangkat di kelas menengah.
Dalam konteks tersebut, kenaikan harga Galaxy A57 masih berada dalam pola yang sama dengan tren industri smartphone saat ini. Selisih harga tersebut sekaligus mencerminkan peningkatan chipset, desain yang lebih ramping, serta fitur tambahan seperti Bluetooth 6.0 dan sertifikasi IP68.
Galaxy A57 5G bukan perubahan radikal dari Galaxy A56 5G, tetapi Samsung menghadirkan sejumlah penyempurnaan yang cukup penting. Chipset Exynos 1680 memberikan peningkatan performa yang nyata, sementara desain yang lebih tipis dan ringan membuat perangkat terasa lebih modern.
Samsung juga meningkatkan ketahanan perangkat melalui sertifikasi IP68 serta menghadirkan sistem operasi yang lebih baru sejak awal.
Bagi pengguna Galaxy A56, peningkatan ke Galaxy A57 mungkin terasa sebagai upgrade moderat. Namun bagi pengguna smartphone yang lebih lama, Galaxy A57 menawarkan kombinasi menarik antara performa, desain premium, serta dukungan software jangka panjang di kelas menengah.

