BagusTech – POCO menghadirkan dua model utama dalam lini terbarunya, yaitu POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max. Keduanya berada di keluarga yang sama dan sama-sama menyasar pengguna yang membutuhkan smartphone dengan performa tinggi untuk gaming maupun penggunaan sehari-hari. Meski terlihat mirip dari sisi desain dan fitur utama, POCO membedakan keduanya melalui sejumlah aspek penting seperti chipset, kapasitas baterai, ukuran layar, serta konfigurasi memori.
Strategi ini memperlihatkan bahwa POCO ingin memberikan pilihan yang lebih luas kepada pengguna. POCO X8 Pro menyasar pengguna yang menginginkan performa tinggi dengan harga lebih terjangkau, sementara POCO X8 Pro Max hadir sebagai model yang membawa spesifikasi lebih ekstrem untuk pengguna yang membutuhkan performa dan daya tahan lebih besar.
Baca Juga
- POCO F8 Pro: Spesifikasi & Harga Resmi di Indonesia
- POCO X8 Pro Series Siap Rilis di Indonesia 2 April
- POCO X8 Pro Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp4,9 Juta
Chipset Jadi Pembeda Utama
| Model | Poco X8 Pro | Poco X8 Pro Max |
| Chipset | Mediatek Dimensity 8500 Ultra (4 nm) | Mediatek Dimensity 9500s (3 nm) |
| RAM | 8/12GB | 12GB |
| ROM | 256/512GB UFS 4.1 | 256/512GB UFS 4.1 |
| Baterai | 6500 mAh | 8500 mAh |
| Charger | 100W Kabel 27W Kabel Berbalik | 100W Kabel 27W Kabel Berbalik |
| Layar | 6.59 inch, AMOLED, 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, HDR10+, 2000 nits (HBM), 3500 nits (peak) 1268 x 2756 pixels Corning Gorilla Glass 7i, Mohs level 5 | 6.83 inch, AMOLED, 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, HDR10+, 2000 nits (HBM), 3500 nits (peak) 1280 x 2772 pixels Corning Gorilla Glass 7i, Mohs level 5 |
| Kamera Belakang | 50 MP, f/1.5, 26mm (wide) OIS 8 MP, f/2.2, 15mm (ultrawide) | 50 MP, f/1.5, 26mm (wide) OIS 8 MP, f/2.2, 15mm (ultrawide) |
| Kamera Depan | 20 MP, f/2.2, (wide) | 20 MP, f/2.2, (wide) |
| Video | 4K@30/60fps, 1080p@30/60/120/240/960fps, gyro-EIS, HDR10+ (belakang) 1080p@30/60fps (depan) | 4K@30/60fps, 1080p@30/60/120/240/960fps, gyro-EIS, HDR10+ (belakang) 1080p@30/60fps (depan) |
| Koneksi | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, bluetooth 6.0, USB Type-C 2.0, OTG | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6/7, bluetooth 6.0, USB Type-C 2.0, OTG |
| Audio | Dual Speaker | Dual Speaker |
| Sensor Sidik Jari | Dalam Layar | Dalam Layar |
| NFC | Ada | Ada |
| Dimensi | 157.5 x 75.2 x 8.4 mm | 162.9 x 77.9 x 8.2 mm |
| Berat | 201.5 gram | 218 gram |
| Ketahanan | IP68/IP69K | IP68/IP69K |
| Sistem Operasi | Android 16, HyperOS 3 | Android 16, HyperOS 3 |
| Warna | Putih, HItam, Hijau | Putih, HItam, Hijau |
| Harga | Rp 4.999.000 (8GB + 256GB) Rp 5.399.000 (8GB + 512GB) Rp 5.799.000 (12GB + 512GB) Rp 5.999.000 (12GB + 512GB) Iron Man Edition | Rp 6.699.000 (12GB + 512GB) Rp 6.999.000 (16GB + 512GB) |
Perbedaan paling signifikan antara POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max terletak pada chipset yang digunakan. POCO X8 Pro menggunakan MediaTek Dimensity 8500 Ultra yang diproduksi dengan fabrikasi 4 nanometer. Chipset ini dirancang untuk memberikan performa tinggi di kelas menengah dan mampu menjalankan berbagai game populer dengan stabil.

Sementara itu, POCO X8 Pro Max menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9500s yang dibuat dengan fabrikasi 3 nanometer. Proses fabrikasi yang lebih kecil memungkinkan chipset ini memberikan performa lebih tinggi sekaligus efisiensi daya yang lebih baik.
Dengan konfigurasi tersebut, POCO X8 Pro Max jelas menyasar pengguna yang menginginkan performa maksimal, terutama untuk gaming berat dan multitasking intens.
Perbedaan RAM dan Penyimpanan
POCO juga membedakan kedua perangkat melalui konfigurasi memori. POCO X8 Pro hadir dengan pilihan RAM 8GB atau 12GB serta penyimpanan internal 256GB atau 512GB menggunakan standar UFS 4.1.
POCO X8 Pro Max membawa konfigurasi yang sedikit berbeda. Perangkat ini hadir dengan RAM 12GB sebagai standar dan pilihan penyimpanan 256GB atau 512GB. Dengan konfigurasi tersebut, POCO X8 Pro Max langsung menawarkan kapasitas memori besar sejak varian dasar.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa POCO memposisikan model Max sebagai perangkat yang lebih fokus pada performa tinggi.
Baterai Lebih Besar di Model Max
Kapasitas baterai juga menjadi pembeda penting antara kedua perangkat. POCO X8 Pro menggunakan baterai 6500 mAh yang sudah tergolong besar untuk smartphone di kelasnya.
Namun POCO X8 Pro Max membawa baterai yang jauh lebih besar dengan kapasitas 8500 mAh. Kapasitas ini menjadikannya salah satu smartphone dengan baterai terbesar di kelasnya.
Kedua perangkat sama-sama mendukung teknologi pengisian cepat 100W serta reverse charging 27W. Meski teknologi pengisian daya sama, kapasitas baterai yang lebih besar membuat POCO X8 Pro Max memiliki potensi daya tahan yang lebih panjang.
Ukuran Layar Sedikit Lebih Besar
POCO X8 Pro menggunakan layar AMOLED berukuran 6,59 inci dengan resolusi 1268 × 2756 piksel. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz serta teknologi Dolby Vision dan HDR10+.

POCO X8 Pro Max hadir dengan layar yang sedikit lebih besar, yaitu 6,83 inci AMOLED dengan resolusi 1280 × 2772 piksel. Kedua perangkat memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3500 nits serta teknologi PWM dimming 3840Hz.
Meski perbedaannya tidak terlalu besar, ukuran layar yang lebih luas membuat POCO X8 Pro Max terasa lebih nyaman ketika digunakan untuk menonton video atau bermain game.
Desain dan Dimensi
Dari sisi desain, kedua perangkat membawa pendekatan yang sangat mirip. POCO mempertahankan bahasa desain yang sama sehingga keduanya terlihat hampir identik.
Perbedaan terlihat pada dimensi dan bobot. POCO X8 Pro memiliki dimensi 157,5 × 75,2 × 8,4 mm dengan berat sekitar 201,5 gram. Sementara itu, POCO X8 Pro Max memiliki dimensi 162,9 × 77,9 × 8,2 mm dan berat sekitar 218 gram.
Ukuran yang lebih besar pada model Max berkaitan langsung dengan penggunaan layar yang lebih luas serta baterai berkapasitas lebih besar.
Kamera dan Fitur Lainnya
Pada sektor kamera, POCO memberikan konfigurasi yang hampir sama pada kedua perangkat. Keduanya menggunakan kamera utama 50 MP dengan aperture f/1.5 dan dukungan optical image stabilization.
POCO juga menyertakan kamera ultrawide 8 MP serta kamera depan 20 MP pada kedua model. Konfigurasi ini memungkinkan pengguna mengambil foto dengan kualitas yang serupa baik pada POCO X8 Pro maupun POCO X8 Pro Max.
Kedua perangkat juga membawa fitur yang sama seperti dual speaker stereo, sensor sidik jari di dalam layar, dukungan NFC, serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 dan IP69K.
Keduanya juga menjalankan sistem operasi Android 16 dengan HyperOS 3 yang membawa berbagai peningkatan pada performa sistem serta integrasi fitur AI.
Perbedaan Harga
Perbedaan spesifikasi tersebut juga tercermin pada harga yang ditawarkan. POCO X8 Pro dijual mulai Rp4.999.000 untuk varian 8GB dan 256GB. Varian dengan kapasitas lebih besar dijual Rp5.399.000 untuk 8GB dan 512GB serta Rp5.799.000 untuk 12GB dan 512GB. POCO juga menghadirkan Iron Man Edition dengan harga Rp5.999.000.
Sementara itu, POCO X8 Pro Max dijual dengan harga lebih tinggi karena membawa spesifikasi yang lebih kuat. Varian 12GB dengan penyimpanan 512GB dijual sekitar Rp6.699.000, sementara varian memori lebih besar dijual sekitar Rp6.999.000.
POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max membawa banyak kesamaan pada sektor fitur dan desain. Namun POCO tetap memberikan beberapa pembeda penting agar kedua perangkat memiliki positioning yang jelas.
POCO X8 Pro cocok bagi pengguna yang mencari smartphone performa tinggi dengan harga lebih terjangkau. Sementara itu, POCO X8 Pro Max menyasar pengguna yang menginginkan performa lebih ekstrem, layar lebih besar, serta baterai yang jauh lebih besar.
Dengan strategi tersebut, POCO berhasil menghadirkan dua perangkat dengan karakter yang berbeda meskipun berasal dari keluarga yang sama.

