BagusTech – ROG Xbox Ally Series hadir dalam dua varian: ROG Xbox Ally X dan ROG Xbox Ally standar. Sekilas desainnya mirip, namun performa keduanya dibedakan oleh prosesor yang digunakan. ROG Xbox Ally X membawa AMD Ryzen Z2 Extreme AI, sementara versi standar memakai AMD Ryzen Z2 A. Kedua chip ini sama-sama dibuat untuk perangkat handheld, tapi dirancang untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda: satu untuk performa tinggi dengan kemampuan AI, dan satu lagi untuk efisiensi daya maksimal.
Baca Juga
- Spesifikasi & Harga ASUS ProArt P16 (H7606W)
- Fitur Unggulan ASUS ProArt P16, Laptop Untuk Kreator
- ASUS Pamerkan 2 Varian ROG Xbox Ally Series di Indonesia
Perbedaan AMD Ryzen Z2 Extreme AI & Z2 A
| Spesifikasi | Ryzen Z2 Extreme AI | Ryzen Z2 A |
|---|---|---|
| Arsitektur | Hybrid 3x Zen 5 + 5x Zen 5c | Zen 2 |
| Core / Thread | 8 core / 16 thread | 4 core / 8 thread |
| Kecepatan Maksimum | Boost hingga 5.0 GHz | Boost hingga 3.8 GHz |
| Base Clock | 2.0 GHz | 2.8 GHz |
| Cache (L2 + L3) | 8MB + 16MB | 2MB + 4MB |
| TDP (Configurable) | 28W (15–35W) | 15W (6–20W) |
| GPU | AMD Radeon RDNA 3.5 (16 core, hingga 2.9 GHz) | AMD Radeon RDNA 2 (8 core, hingga 1.8 GHz) |
| NPU / AI Engine | AMD Ryzen AI dengan hingga 50 TOPS | Tidak tersedia |
| Fitur AI Tambahan | Mendukung AMD Fluid Motion Frames (AFMF) berbasis prediksi AI | AFMF berbasis driver GPU tanpa dukungan NPU |
| Fokus Utama | Performa tinggi dan dukungan AI | Efisiensi daya dan portabilitas |
AMD Ryzen Z2 Extreme AI adalah prosesor flagship di kelas handheld. Mengusung arsitektur hybrid 3x Zen 5 + 5x Zen 5c, chip ini memiliki 8 core dan 16 thread, dengan kecepatan boost hingga 5.0 GHz. Dibangun dengan TDP 28W (konfigurasi 15–35W), prosesor ini menawarkan fleksibilitas antara performa dan efisiensi daya.

Yang membuatnya menonjol adalah dukungan AMD Ryzen AI Engine dengan NPU hingga 50 TOPS. NPU ini memungkinkan pemrosesan berbasis kecerdasan buatan secara langsung di perangkat, misalnya untuk fitur frame generation otomatis, peningkatan visual berbasis AI, hingga optimalisasi daya secara adaptif.

Selain itu, kabarnya NPU di dalamnya juga akan berperan besar dalam pemakaian fitur AMD Fluid Motion Frames (AFMF) ke depan. Teknologi ini berfungsi untuk meningkatkan frame rate secara adaptif menggunakan prediksi gerakan berbasis AI, sehingga gameplay terlihat jauh lebih mulus bahkan di game berat.
Chip ini juga dilengkapi GPU RDNA 3.5 dengan 16 compute units berfrekuensi hingga 2.9 GHz, memberikan peningkatan grafis sekitar 20% dibanding generasi sebelumnya.
Secara keseluruhan, Ryzen Z2 Extreme AI berfokus pada performa tinggi dan kemampuan multitasking berat — cocok untuk gamer dan kreator yang menginginkan performa maksimal dari handheld gaming PC.
Berbeda dari varian Extreme, AMD Ryzen Z2 A menggunakan arsitektur Zen 2 dengan 4 core dan 8 thread. Kecepatan maksimalnya mencapai 3.8 GHz dengan TDP 15W (cTDP 6–20W), menjadikannya pilihan hemat daya yang ideal untuk handheld dengan ketahanan baterai lebih panjang.

Ryzen Z2 A mengandalkan GPU RDNA 2 dengan 8 compute units berkecepatan hingga 1.8 GHz, yang tetap mampu menangani game modern pada resolusi FHD. Meskipun tidak memiliki unit AI (NPU), prosesor ini masih membawa teknologi grafis canggih seperti AMD Fluid Motion Frames (AFMF), FidelityFX Super Resolution (FSR), Radeon Boost, dan FreeSync, yang bekerja melalui driver GPU untuk meningkatkan kelancaran gameplay.

Dengan karakter efisiennya, Ryzen Z2 A lebih ditujukan untuk pengguna yang mencari keseimbangan antara performa dan portabilitas tanpa harus mengorbankan daya tahan baterai.
Kesimpulan — Performa vs Efisiensi
Perbedaan mendasar antara Ryzen Z2 Extreme AI dan Ryzen Z2 A terletak pada arsitektur dan tujuan penggunaannya. Ryzen Z2 Extreme AI hadir untuk performa tertinggi dengan dukungan AI dan GPU RDNA 3.5 yang lebih bertenaga, sementara Ryzen Z2 A menonjol di efisiensi dan kestabilan daya.
- Ryzen Z2 Extreme AI: 8 core, NPU 50 TOPS, GPU RDNA 3.5, TDP fleksibel 15–35W. Fokus: performa dan AI.
- Ryzen Z2 A: 4 core, tanpa NPU, GPU RDNA 2, TDP 6–20W. Fokus: efisiensi dan daya tahan.
Dengan dua pilihan ini, ASUS memberi kebebasan pada gamer: memilih ROG Xbox Ally X untuk kekuatan penuh dengan dukungan AI, atau ROG Xbox Ally standar untuk pengalaman gaming ringan dan hemat daya.

