BagusTech – Motorola menggeser fokus razr 60 dari sekadar desain lipat ke integrasi kecerdasan buatan. Pada generasi ini, AI menjadi inti pengalaman pengguna. Perusahaan membenamkan moto ai dan dukungan Gemini langsung ke sistem, termasuk pada layar eksternal, agar perangkat bekerja lebih kontekstual dan responsif dalam penggunaan harian.
Baca Juga
- Motorola moto g67 POWER Hadir di Indonesia, Baterai 7000mAh
- moto g57 POWER Rilis Dengan Baterai Jumbo 7000mAh
- motorola razr 60 Meluncur 25 Februari, Fokus AI & Ketahanan
moto ai di moto Razr 60
Motorola melengkapi razr 60 dengan fitur moto ai seperti Catch Me Up, Pay Attention, dan Remember This. Sistem ini membantu merangkum notifikasi, menangkap poin penting percakapan, serta menyimpan informasi dengan cepat.
AI bekerja berdasarkan konteks yang tampil di layar. Perangkat tidak hanya menunggu perintah, tetapi menganalisis aktivitas pengguna untuk memberi saran yang relevan. Pendekatan ini membuat AI terasa lebih praktis dan tidak mengganggu alur kerja.
Next Move dan Layar Eksternal yang Lebih Cerdas
razr 60 menghadirkan fitur Next Move di layar eksternal 3,6 inci. Sistem ini memberikan rekomendasi real-time berdasarkan konten yang sedang dibuka. Pengguna dapat mengakses saran, informasi, atau tindakan lanjutan tanpa perlu membuka perangkat.
Strategi ini menjadikan layar luar bukan hanya panel notifikasi, tetapi pusat interaksi cepat yang cerdas. Motorola mencoba memaksimalkan keunggulan desain lipat dengan fungsi AI yang langsung bisa digunakan dalam posisi tertutup.
Integrasi Gemini dan Dukungan Chipset
Motorola juga mengintegrasikan Google Gemini dan Gemini Live untuk memperluas kemampuan AI. Pengguna dapat melakukan pencarian informasi, merencanakan agenda, hingga brainstorming langsung dari perangkat.
razr 60 menggunakan MediaTek Dimensity 7400X yang diklaim meningkatkan performa AI hingga 15 persen dibanding generasi sebelumnya. Chipset ini mendukung pemrosesan AI yang lebih stabil dan efisien, baik untuk produktivitas maupun fitur kreatif.
AI di Kamera
Motorola mengaplikasikan AI pada sistem kamera 50MP melalui Photo Enhancement Engine untuk meningkatkan detail dan dynamic range. Fitur Signature Style menyesuaikan karakter warna berdasarkan preferensi pengguna, sementara adaptive stabilization membantu menjaga video tetap stabil saat bergerak.
AI pada kamera tidak hanya memperbaiki hasil akhir, tetapi juga mempercepat proses pengambilan gambar agar lebih konsisten.
| Model | Motorola Moto Razr 60 |
| Chipset | Mediatek Dimensity 7400X (4 nm) |
| RAM | 8/12GB |
| ROM | 256/512GB |
| Baterai | 4500mAh |
| Charger | 30W Kabel 15W Nirkabel |
| Layar Utama | 6.9-inch Foldable LTPO AMOLED, 1B colors, 120Hz, HDR10+, 3000 nits (peak) 1080 x 2640 pixels Mohs level 4 |
| Layar Cover | 3.6 inch Second external AMOLED, 1B colors, 90Hz, HDR10+, 1700 nits (peak) 1056 x 1066 pixels, 413 ppi, Gorilla Glass Victus |
| Kamera Belakang | 50 MP, f/1.7, 25mm (wide) OIS 13 MP, f/2.2, 120˚ (ultrawide) |
| Kamera Depan | 32 MP, f/2.4, 25mm (wide) |
| Video | 4K@30fps, 1080p@30/60fps, gyro-EIS (belakang) 4K@30fps, 1080p@30/60fps (depan) |
| Koneksi | 5G, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6 or 6e, Bluetooth 5.4, NFC, USB Type-C 2.0 |
| Audio | Dual Speaker |
| Sensor Sidik Jari | Samping |
| NFC | ada |
| Dimensi | 171.3 x 74 x 7.3 mm (terbuka) 88.1 x 74 x 15.9 mm (tertutup) |
| Berat | 188 gram |
| Ketahanan | IP48 |
| Sistem Operasi | Android 15 |
| Warna | Hijau, Biru, Pink |
| Harga | TBA |
Ketersediaan di Indonesia
Motorola akan menghadirkan razr 60 di Indonesia mulai 25 Februari 2026. Perangkat ini dipasarkan melalui Shopee Indonesia dan sejumlah outlet Digiplus. Hingga saat ini, Motorola belum mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia.
Kehadiran resmi ini menandai langkah serius Motorola kembali bersaing di segmen foldable premium Tanah Air. Strategi harga dan paket penjualan nantinya akan menjadi faktor penting dalam menentukan daya tarik razr 60 di tengah persaingan ponsel lipat yang semakin ketat.
motorola razr 60 menunjukkan arah baru foldable dengan menempatkan AI sebagai fitur utama. Integrasi moto ai, Next Move di layar eksternal, serta dukungan Gemini memperkuat fungsi perangkat sebagai asisten digital yang kontekstual. Motorola tidak lagi hanya menjual desain lipat, tetapi pengalaman yang lebih cerdas dan adaptif.

