Tak Cuma Kontak Hamilton, Masalah Boost Juga Rusak Balapan Russell di Belgian GP 2026
Ringkasan Cepat
- George Russell kehilangan tenaga sejak keluar dari tikungan pertama Belgian GP 2026.
- Sistem baterai gagal mengisi energi sesuai kebutuhan mobil.
- Russell mencapai puncak Eau Rouge dengan kapasitas baterai nol persen.
- Masalah boost dan turbo membuat tiga pembalap melewatinya pada lap pertama.
- Russell kemudian bersenggolan dengan Lewis Hamilton dan gagal finis.
- FIA tetap menilai Hamilton sepenuhnya menyebabkan kontak di Turn 5.
George Russell tidak hanya kehilangan peluang mencetak poin karena kontak dengan Lewis Hamilton pada Belgian GP 2026. Masalah boost pada mobil Mercedes lebih dahulu menghancurkan posisi balapnya dan menempatkan Russell di tengah rombongan pada lap pertama.
Russell memulai balapan di Sirkuit Spa-Francorchamps, Minggu (19/7/2026), dari posisi ketiga. Ia melakukan start kuat dan keluar dari La Source tepat di belakang Max Verstappen.
Namun, sistem baterai mobil Mercedes miliknya gagal melakukan proses pengisian energi saat melewati tikungan pertama. Russell mengatakan ia keluar dari La Source dengan energi 35 persen lebih rendah dari tingkat yang seharusnya.
Baterai Russell Kosong di Puncak Eau Rouge
Masalah tersebut terus berlanjut ketika Russell berakselerasi menuju Eau Rouge dan Raidillon. Sistem boost tidak bekerja normal, sementara turbo juga gagal memberikan tambahan tenaga yang ia perlukan.
Russell mencapai puncak Eau Rouge dengan kapasitas baterai nol persen. Kondisi itu membuat mobilnya kehilangan daya listrik di salah satu bagian tercepat Spa-Francorchamps.

Tiga pembalap langsung melewatinya ketika rombongan melaju menuju Kemmel Straight. Russell turun dari kelompok terdepan ke posisi keenam hanya dalam beberapa tikungan. Ia bahkan menyebut situasi tersebut berbahaya karena mobil kehilangan tenaga ketika para rival berakselerasi penuh di belakangnya.
Masalah energi memberi dampak besar pada mobil F1 2026. Regulasi terbaru meningkatkan daya sistem listrik dari 120 kW menjadi 350 kW, sedangkan mesin pembakaran internal menghasilkan tenaga lebih kecil dibanding generasi sebelumnya. Karena itu, kegagalan baterai atau deployment dapat langsung memangkas akselerasi mobil secara signifikan.
Masalah Sudah Muncul Sejak Kualifikasi
Russell sebenarnya sudah mengeluhkan masalah kecepatan lurus sejak sebelum balapan. Ia kehilangan sekitar delapan persepuluh detik di lintasan lurus pada sesi latihan, lalu masih tertinggal antara dua hingga enam persepuluh detik dalam kualifikasi.
Mercedes sempat menduga sistem rem atau gaya mengemudi Russell memicu masalah tersebut. Namun, tim kemudian menyimpulkan bahwa gaya mengemudi bukan penyebab utama. Russell menyebut terdapat masalah serius yang menghambat performa mobilnya di lintasan lurus.

Gangguan pada lap pertama memperlihatkan bahwa persoalan tersebut belum sepenuhnya selesai ketika balapan dimulai. Sistem pengelolaan energi gagal mengisi baterai di La Source, lalu mobil tidak memiliki daya untuk mempertahankan posisi di Kemmel Straight.
Kontak Hamilton Akhiri Balapan Russell
Setelah kehilangan tiga posisi, Russell mencoba bangkit dan bertarung dengan Hamilton menuju Turn 5 atau Les Combes. Russell mengambil jalur luar dan membangun overlap yang cukup untuk memperoleh ruang balap.
Hamilton bertahan di sisi dalam, tetapi mobil Ferrari miliknya mengalami understeer. Ban depan kiri Hamilton kemudian menyentuh sisi kanan mobil Russell hingga Mercedes berputar dan berhenti di gravel.
Steward tetap menilai Hamilton sepenuhnya menyebabkan tabrakan. FIA memberikan penalti waktu lima detik karena Hamilton gagal menjaga jarak yang cukup, meski ia mencoba mengoreksi arah mobil dan menghindari kontak.
Russell tidak menyebut Hamilton melakukan tindakan sembrono. Ia justru lebih marah terhadap masalah teknis Mercedes yang membuatnya terjebak dalam pertarungan tersebut.
FIA mencatat Russell gagal menyelesaikan satu lap dan tidak memperoleh poin. Kimi Antonelli kemudian memenangkan balapan untuk Mercedes, sedangkan Hamilton finis keempat bersama Ferrari.