BagusTech – Gelaran Langkah Membumi Ecoground (LME) 2025 kembali menjadi motor penggerak aksi lingkungan kolektif di perkotaan. Acara yang berlangsung pada 8-9 November di Taman Kota PERURI, Jakarta Selatan, ini menghadirkan ruang terbuka bagi publik untuk memahami isu keberlanjutan secara lebih dekat dan praktis. Dengan tema “CollaborAction for the Earth”, LME 2025 menegaskan bahwa perubahan lingkungan hanya dapat terjadi jika masyarakat bergerak bersama.
LME 2025 menggabungkan edukasi, aksi langsung, serta pengalaman interaktif yang mendorong perubahan perilaku. Ribuan pengunjung mengikuti kegiatan olahraga, workshop, talkshow, hingga sesi eksplorasi teknologi ramah lingkungan. Semua aktivitas dirancang untuk memudahkan publik memahami bagaimana langkah sederhana dapat menghasilkan dampak ekologis yang besar.
Baca Juga
- Blibli Tanam 16.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir Indonesia
- Blibli Hadirkan Promo Menarik Huawei Pura80 Series
- Blibli Buka The New Apple Shop di Central Park
LME Jadi Penggerak Utama Donasi 10.500 Mangrove
Salah satu dampak paling signifikan dari LME 2025 adalah kontribusinya terhadap pengumpulan 10.500 bibit mangrove, bagian terbesar dari total 16.000 bibit yang didonasikan Blibli tahun ini. Penggalangan mangrove berlangsung melalui berbagai aktivitas publik, termasuk:
- Konversi tiket acara yang menghasilkan 6.000 bibit.
- Kegiatan lari komunitas bersama Brodo Active yang menyumbang 1.000 bibit.
- Gowes komunitas WCC Seli yang menghadirkan 1.000 bibit.
Partisipasi pelari Fresh Track dalam rangka perayaan Ranch Market yang mengumpulkan 2.500 bibit.

Model sederhana namun kolaboratif ini menunjukkan bahwa kontribusi lingkungan dapat hadir melalui aktivitas sehari-hari, tanpa mengubah kebiasaan masyarakat secara drastis. LME berperan sebagai jembatan antara kepedulian dan aksi nyata.
Edukasi yang Mengubah Perilaku
LME 2025 tidak hanya mengajak masyarakat menanam mangrove, tetapi juga mengajak mereka memahami alasan di balik pentingnya rehabilitasi pesisir. Survei pihak independen Life Cycle Indonesia mencatat 50,26% peserta merasa terdorong mengubah kebiasaan personal setelah mengikuti rangkaian kegiatan di LME.

Perubahan ini muncul karena pendekatan edukasi yang lebih relevan dan aplikatif. Pengunjung belajar mengolah sampah, mengenal konsep circularity, mencoba alternatif energi melalui prototype kinetic floor, hingga memahami dampak konsumsi harian terhadap jejak karbon. LME menjadi bukti bahwa edukasi lingkungan dapat menarik, interaktif, dan berdampak panjang.
Acara ini juga menjadi pusat kolaborasi berbagai pihak-mulai dari perusahaan teknologi, sektor keuangan, merek gaya hidup, hingga lembaga lingkungan. Kehadiran banyak mitra memperlihatkan bahwa isu keberlanjutan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja.
Blibli juga memperluas dampak LME melalui program Langkah Membumi Goes to University yang menjangkau lebih dari 800 mahasiswa. Upaya ini menegaskan bahwa generasi muda memegang peran krusial dalam membangun perubahan jangka panjang.
Dari LME ke Pesisir: Dampak Nyata untuk Cilacap
Bibit mangrove yang terkumpul lewat LME 2025 ikut mendukung penanaman di Desa Ujung Alang, Segara Anakan, Cilacap-wilayah yang mengalami penurunan kualitas ekosistem pesisir. Rehabilitasi di kawasan ini membantu meningkatkan ketahanan pesisir, menjaga biodiversitas laut, dan memperkuat mata pencaharian nelayan setempat.

Dengan kontribusi besar dari LME, pemulihan pesisir berlangsung lebih cepat dan terukur. Acara ini bukan sekadar festival, tetapi penggerak ekosistem yang menghubungkan edukasi, aksi, dan hasil nyata di lapangan.
Langkah Membumi Ecoground 2025 menunjukkan bahwa perubahan lingkungan dapat dimulai dari ruang publik yang inklusif dan kolaboratif. Melalui acara ini, masyarakat tidak hanya diajak memahami isu keberlanjutan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk berkontribusi langsung.
Dengan semangat CollaborAction for the Earth, LME 2025 mengajak semua pihak-dari komunitas, mahasiswa, hingga pelaku industri-untuk mengambil langkah kecil yang membawa dampak besar. Apa yang dimulai di taman kota kini bergerak hingga ke pesisir, menyuburkan kembali ekosistem mangrove Indonesia dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih hijau.

