iPhone Duo eSIM-Only Global, Tak Punya Slot SIM Fisik
Ringkasan Cepat
- iPhone Duo memakai eSIM-only di seluruh dunia.
- Apple tidak menyediakan varian dengan kartu SIM fisik.
- Kebijakan ini juga berlaku untuk model yang dijual di China.
- Dua eSIM dapat aktif secara bersamaan.
- iPhone Duo dapat menyimpan delapan atau lebih profil eSIM.
- Apple menghapus slot SIM fisik untuk menambah ruang internal bagi baterai.
Apple mengambil langkah lebih jauh lewat iPhone Duo dengan menerapkan desain eSIM-only di seluruh dunia. iPhone lipat pertama Apple tersebut sama sekali tidak menyediakan slot kartu SIM fisik, termasuk pada varian yang dijual di pasar yang selama ini masih mempertahankan nano-SIM.
Apple memperkenalkan iPhone Duo pada 9 September 2026. Dalam siaran pers resminya, perusahaan secara eksplisit menyebut perangkat ini menggunakan “eSIM-only design worldwide”. Halaman spesifikasi Apple juga menyatakan iPhone Duo tidak kompatibel dengan kartu SIM fisik.
Artinya, Apple tidak menyiapkan varian iPhone Duo dengan nano-SIM untuk pasar tertentu. Kebijakan ini berbeda dari beberapa generasi iPhone sebelumnya yang masih menawarkan SIM fisik di sejumlah negara.
Tidak Ada Varian SIM Fisik, Termasuk di China
China biasanya menjadi salah satu pengecualian dalam strategi SIM Apple. Beberapa model iPhone yang dijual di China daratan tetap mendukung kartu SIM fisik, bahkan dual nano-SIM.
Namun, pengecualian tersebut tidak berlaku pada iPhone Duo.
Apple China juga mencantumkan iPhone Duo sebagai perangkat eSIM-only dan menyatakan perangkat ini tidak kompatibel dengan kartu SIM fisik. Apple menyiapkan dukungan eSIM dari operator besar seperti China Mobile, China Telecom, dan China Unicom untuk model yang dipasarkan di wilayah tersebut.
Dengan demikian, berdasarkan spesifikasi resmi Apple saat peluncuran, tidak ada varian iPhone Duo yang memiliki slot SIM fisik di pasar global.
Bisa Simpan Lebih dari Delapan eSIM
Meski menghilangkan slot SIM, Apple tetap memberikan fleksibilitas melalui dukungan Dual eSIM.
Pengguna dapat mengaktifkan dua nomor secara bersamaan dan menyimpan delapan atau lebih profil eSIM di dalam perangkat. Fitur ini dapat membantu pengguna yang memakai nomor berbeda untuk pekerjaan dan pribadi, atau sering berganti operator ketika bepergian ke luar negeri.
Apple mengatakan eSIM sudah mendapat dukungan dari lebih dari 500 operator di seluruh dunia.
Namun, keputusan eSIM-only juga membawa konsekuensi. Pengguna harus memastikan operator yang mereka gunakan menyediakan layanan eSIM sebelum membeli iPhone Duo.
Slot SIM Dihapus untuk Tambah Ruang Baterai
Salah satu alasan utama Apple menghapus slot SIM fisik berkaitan dengan keterbatasan ruang di dalam bodi.
iPhone Duo hanya memiliki ketebalan 5,2 mm ketika terbuka. Apple membagi komponen internal ke dalam dua sisi perangkat dan memasang satu sel baterai pada masing-masing bagian.
Apple mengatakan desain eSIM-only membantu perusahaan memaksimalkan ruang internal untuk baterai. Langkah ini penting karena mekanisme engsel, layar fleksibel, dan komponen pendukung desain lipat mengambil ruang yang cukup besar.
Apple mengklaim iPhone Duo menawarkan penggunaan hingga 24 jam, pemutaran video hingga 44 jam melalui layar luar, dan hingga 31 jam melalui layar dalam. Perusahaan belum mengungkap kapasitas baterainya dalam satuan mAh.
Pengguna Harus Mengandalkan eSIM
Keputusan Apple menghapus SIM fisik secara global membuat iPhone Duo bergantung penuh pada dukungan eSIM operator.
Bagi pengguna yang membeli perangkat dari luar negeri, hal ini menjadi aspek penting sebelum melakukan transaksi. Tidak ada opsi untuk memasukkan kartu nano-SIM jika proses aktivasi eSIM bermasalah atau operator belum mendukung teknologi tersebut.
Spesifikasi
| Tipe | Apple iPhone Duo |
| Chipset | Apple A20 Pro, CPU 6-core, GPU 7-core, Dual 16-core Neural Engine |
| RAM | 12GB |
| ROM | 256 GB / 512 GB / 1 TB / 2 TB |
| Baterai | 5400mAh |
| Charger | Fast charging, hingga 50% sekitar 20 menit dengan adaptor 60 W atau lebih tinggi; MagSafe 25 W; Qi2 25 W |
| Layar Cover | 5,4 inci Super Retina XDR OLED ProMotion 120 Hz Always-On Display, HDR kecerahan puncak 3.000 nit 1.398 × 2.034 piksel, 460 ppi |
| Layar Utama | 7,6 inci foldable Super Retina XDR OLED ProMotion 120 Hz Always-On Display, HDR, nano-texture kecerahan puncak 3.000 nit 1.878 × 2.670 piksel, 430 ppi dukungan Apple Pencil USB-C |
| Kamera Belakang | 48 MP f/1.6 Fusion Main, sensor-shift OIS 48 MP f/2.2 Fusion Ultra Wide 120°; 2x optical-quality zoom |
| Kamera Depan | 2 MP f/2.2 Center Stage (cover) under-display FaceTime Camera f/1.8 |
| Koneksi | 5G sub-6 GHz dan mmWave, Wi-Fi 7, Bluetooth 6, Thread, UWB generasi kedua, USB-C USB 3 hingga 10 Gbps, DisplayPort, dual eSIM |
| Audio | Dual stereo speaker |
| Sensor Sidik Jari | Samping |
| NFC | Ada |
| Dimensi | 164,6 × 117,8 × 5,2 mm terbuka 84,1 × 117,8 × 11,3 mm tertutup |
| Berat | 254 gram |
| Ketahanan | IP68 |
| Sistem Operasi | iOS 27 |
| Warna | Biru, Putih |
| Harga | US$1.999 / Rp34.9 Juta (256GB) US$2.199 / Rp38.4 Juta (256GB) US$2.599 / Rp45.4 Juta (256GB) US$3.199 / Rp55.9 Juta (256GB) |
Di sisi lain, keputusan Apple menunjukkan arah yang semakin jelas menuju konektivitas seluler digital. iPhone Duo bukan hanya iPhone pertama Apple dengan layar lipat, tetapi juga menjadi salah satu perangkat yang menegaskan bahwa slot SIM fisik mulai kehilangan tempat di desain smartphone premium Apple.