BagusTech – vivo merilis Laporan Keberlanjutan 2024 bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-30.
Laporan ini menyoroti pencapaian terukur perusahaan dalam bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Baca Juga
- Spesifikasi & Harga vivo Y400, HP Tangguh 3 Jutaan
- Fitur Unggulan vivo Y400, Tahan Air, Tangguh, & Baterai Besar
- Fitur Unggulan vivo Y19s Pro, HP Sejutaan Dengan AI
Di sektor lingkungan, vivo menghasilkan 6.016,3 MWh energi bersih melalui proyek fotovoltaik. Langkah ini berhasil mengurangi lebih dari 3.600 ton emisi CO₂ ekuivalen.
Perusahaan juga menghemat 22.765 ton air lewat program efisiensi, serta menggunakan 74,76 ton material berbasis hayati dan 30% kaca daur ulang dalam produksi perangkat.
Dari sisi kemasan, vivo mendaur ulang lebih dari 547 ton bahan baku selama 2024.
Pencapaian ini diperkuat oleh program Green Symbiosis yang mendorong penggunaan material ramah lingkungan dan pengelolaan limbah elektronik yang bertanggung jawab di berbagai negara.
Pada aspek sosial, vivo mencatat lebih dari 223.000 jam pelatihan untuk karyawan secara global.
Kepatuhan terhadap standar pengadaan berkelanjutan mencapai 100%, memastikan pemasok memenuhi persyaratan ESG.
Di Indonesia, pabrik vivo meraih Provincial Zero-Accident Factory Award, bukti komitmen pada keselamatan kerja.
Selain itu, vivo menjalankan program tanggap bencana di Asia Tenggara, termasuk bantuan ke wilayah terdampak banjir di Thailand dan gempa bumi di Myanmar.
Perusahaan juga memperluas akses teknologi melalui strategi Blue AI, menghadirkan fitur aksesibilitas seperti vivo Sight, Score Reading, Sign Language Interpreter, dan Listening & Speaking.
Data dan capaian ini menunjukkan bahwa bagi vivo, keberlanjutan bukan sekadar komitmen, melainkan strategi bisnis yang terukur dan berdampak langsung.
Dengan kombinasi inovasi teknologi dan aksi lingkungan nyata, vivo menempatkan dirinya sebagai mitra jangka panjang dalam pembangunan berkelanjutan di berbagai negara.

