BagusTech – Canva resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) untuk memperkuat pengembangan talenta digital nasional. Kolaborasi ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 6 Februari 2026 dan menjadi bagian dari upaya mempercepat peningkatan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan ekonomi modern.
Melalui kerja sama ini, Canva dan Komdigi menargetkan perluasan akses masyarakat terhadap keterampilan komunikasi visual yang aplikatif. Fokus utama kolaborasi mencakup pelatihan digital berskala nasional, integrasi materi pembelajaran ke dalam sistem pelatihan pemerintah, serta pemberian akses ke perangkat desain profesional.
Baca Juga
- Canva perkenalkan Sistem Operasi Kreatif berbasis AI
- Inilah Tren Desain 2026 Menurut Canva: Lebih Human & Personal
- Canva Gaet UMKM Lewat Kampanye ‘Gampang di Canva’
Canva bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi akan menyelenggarakan program pelatihan digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pendidik, serta generasi muda. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan menyusun materi komunikasi visual, yang kini semakin dibutuhkan dalam kegiatan bisnis, pendidikan, dan layanan publik.

Selain pelatihan, Canva akan mengintegrasikan konten pembelajarannya ke dalam Learning Management System (LMS) BPSDM. Integrasi ini memungkinkan peserta mengakses materi pelatihan secara terstruktur dan berkelanjutan. Canva juga menyediakan 8.000 voucher Canva Pro bagi staf Komdigi dan jaringannya guna mendukung proses produksi konten dan kolaborasi kerja sehari-hari.

Country Manager Canva Indonesia, Stefani Herlie, menyatakan bahwa kreativitas memiliki peran penting dalam membuka peluang ekonomi. Menurutnya, kolaborasi ini menggabungkan kemudahan alat komunikasi visual Canva yang didukung teknologi kecerdasan buatan dengan visi nasional Komdigi, sehingga masyarakat dapat menyampaikan ide secara lebih jelas dan meningkatkan daya saing di era digital.

Dari sisi pemerintah, kerja sama ini sejalan dengan Visi Indonesia Digital 2045 serta kerangka strategis Komdigi “Terhubung, Tumbuh, Terjaga”. Pilar “Tumbuh” menempatkan ekonomi digital sebagai salah satu motor pertumbuhan nasional dengan target kontribusi Rp206,16 triliun pada 2029. Komdigi menilai penguatan keterampilan digital yang bersifat praktis menjadi fondasi penting untuk mencapai target tersebut.

Kolaborasi ini mencerminkan pergeseran pendekatan literasi digital dari pemahaman dasar menuju keterampilan yang langsung terpakai. Komunikasi visual kini menjadi kebutuhan lintas sektor, mulai dari promosi UMKM, penyusunan materi pembelajaran, hingga presentasi dan komunikasi institusional.
Dengan kombinasi pelatihan nasional, integrasi LMS, dan distribusi akses ke fitur profesional, kerja sama Canva dan Komdigi membuka peluang percepatan pengembangan talenta digital Indonesia. Tantangan berikutnya terletak pada konsistensi implementasi dan pemerataan jangkauan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas di seluruh wilayah Indonesia.

