BagusTech – Biznet memperkuat infrastruktur digital di Indonesia dengan mengaktifkan jaringan kabel fiber optik bawah laut di Pulau Jawa serta meningkatkan kapasitas bandwidth layanan internetnya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadapi pertumbuhan trafik data dan meningkatnya kebutuhan konektivitas digital masyarakat.
Dalam siaran pers yang dirilis pada 9 April 2026, Biznet menjelaskan bahwa jaringan kabel fiber optik bawah laut tersebut telah aktif sejak Maret 2025. Infrastruktur ini menghubungkan beberapa kota utama di Pulau Jawa, termasuk Jakarta, Cirebon, Semarang, dan Surabaya.
Biznet membangun jaringan ini untuk meningkatkan keandalan layanan sekaligus memperbesar kapasitas distribusi data antar kota. Dengan backbone baru ini, perusahaan dapat menjaga stabilitas jaringan ketika trafik internet meningkat secara signifikan.
Pulau Jawa sendiri menjadi pusat aktivitas ekonomi dan digital di Indonesia. Sebagian besar lalu lintas data nasional berasal dari wilayah ini. Karena itu, operator internet perlu memastikan jaringan backbone memiliki kapasitas besar dan redundansi yang memadai.
Baca Juga
- Begini Cara Maksimalkan Kecepatan Internet Wi-Fi Biznet: 5 Trik Efektif yang Harus Kamu Coba
- Biznet dan Kawan Lama Group Memperkuat Kolaborasi untuk Transformasi Digital Bisnis
- Bebas Iuran Tahunan, Kartu Kredit AEON Biznet Resmi Meluncur
Backbone Fiber Bawah Laut Jadi Fondasi Konektivitas
Kabel fiber optik bawah laut memainkan peran penting dalam infrastruktur jaringan modern. Teknologi ini mampu mengirimkan data dalam jumlah besar dengan latensi rendah dan tingkat stabilitas tinggi. Operator internet biasanya menggunakan kabel bawah laut sebagai jalur backbone untuk mendistribusikan trafik data antar wilayah.
Biznet memanfaatkan infrastruktur ini untuk memperkuat konektivitas antar kota besar di Pulau Jawa. Jaringan tersebut juga menjadi bagian dari proyek yang lebih luas yaitu Biznet Nusantara Cable System‑2 (BNCS‑2).
Proyek BNCS‑2 dirancang untuk menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Jika pembangunan berjalan sesuai rencana, jaringan ini akan meningkatkan kapasitas konektivitas antarpulau sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur internet nasional.
Langkah ini juga menunjukkan bahwa persaingan penyedia layanan internet tidak hanya terjadi di level pelanggan atau last mile. Operator kini harus memperkuat backbone jaringan agar dapat menangani lonjakan trafik dari layanan streaming, cloud, hingga aplikasi berbasis kecerdasan buatan.
Biznet Tingkatkan Kapasitas Bandwidth Hingga 500 Mbps
Selain memperkuat backbone jaringan, Biznet juga meningkatkan kapasitas bandwidth layanan internetnya. Perusahaan menyebut bahwa sejak Januari 2026 kapasitas bandwidth meningkat lebih dari 30 persen hingga mencapai 500 Mbps.
Peningkatan kapasitas ini bertujuan untuk memastikan pengalaman internet yang lebih stabil bagi pelanggan. Aktivitas digital seperti bekerja dari rumah, video conference, streaming, hingga gaming membutuhkan koneksi dengan throughput tinggi dan latensi rendah.
President Director Biznet, Adi Kusma, menyatakan bahwa peningkatan kapasitas jaringan menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas digital masyarakat.
“Kami melihat akselerasi digital terus meningkat. Karena itu Biznet menyiapkan infrastruktur yang mampu mendukung kebutuhan masyarakat agar tetap produktif dan terkoneksi,” ujar Adi.
Biznet juga menyebut bahwa di beberapa kota dan kabupaten peningkatan kapasitas bandwidth tersebut diikuti dengan penyesuaian harga layanan agar lebih sesuai dengan daya beli masyarakat di wilayah tersebut.
Infrastruktur Jadi Kunci Ekonomi Digital
Investasi pada jaringan backbone fiber optik menunjukkan bagaimana infrastruktur menjadi fondasi utama bagi ekonomi digital. Tanpa kapasitas jaringan yang memadai, layanan digital seperti cloud computing, AI, streaming, hingga e‑commerce akan sulit berkembang secara optimal.
Indonesia sendiri menghadapi tantangan besar dalam pembangunan infrastruktur digital karena kondisi geografis yang berupa kepulauan. Operator jaringan harus menghubungkan banyak wilayah yang terpisah oleh laut. Karena itu, pembangunan kabel fiber optik bawah laut menjadi komponen penting dalam memperkuat konektivitas nasional.
Dengan memperluas jaringan backbone serta meningkatkan kapasitas bandwidth, Biznet berupaya memastikan layanan internet dapat mengikuti pertumbuhan trafik data di Indonesia.
Biznet Festival Surabaya Digelar Sebagai Apresiasi Pelanggan

Selain memperkuat infrastruktur jaringan, Biznet juga menggelar Biznet Festival Surabaya 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan. Acara ini berlangsung pada 11 April 2026 di Parkir Timur Plaza Surabaya dan menghadirkan berbagai kompetisi serta hiburan musik.
Festival tersebut menjadi cara Biznet mendekatkan teknologi dan layanan internet kepada masyarakat sekaligus memperlihatkan bagaimana konektivitas digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari‑hari pengguna internet di Indonesia.

