Editorial Topic
Gadget

ASUS ExpertCenter P700 Hadirkan PC Desktop Bisnis dengan “Otak” Laptop Gaming

• • 5 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • ASUS ExpertCenter P700 Mini Tower (P700ML), PC desktop bisnis 15 liter, resmi di Indonesia sejak 2 November 2026.
  • Harg mulai Rp25.999.000 dengan Windows 11 Pro, garansi hingga 3 tahun.
  • Otak laptop varian tertinggi memakai Intel Core Ultra 9 275HX, prosesor seri HX untuk laptop gaming dengan 24 inti dan kecepatan hingga 5,4 GHz.
  • Spek grafis hingga RTX 5060, RAM DDR5 hingga 32 GB, SSD hingga 4 TB plus HDD 2 TB, dan 11 port USB.
  • Kelebihan: ringkas, senyap (diklaim 33 dB), TDP 95 W tanpa *throttling*, mudah di-*upgrade* tanpa obeng.
  • Kompromi: prosesor disolder sehingga tidak bisa diganti, daya dibatasi 95 W, dan bukan Copilot+ PC karena NPU hanya 13 TOPS.
  • Cocok untuk kantor, studio, dan tim teknik yang butuh PC bertenaga tapi tenang dan mudah dirawat.

ASUS resmi menghadirkan ExpertCenter P700 Mini Tower (P700ML) di Indonesia pada Senin (2/11/2026). Harganya mulai Rp25.999.000. Di atas kertas, ini PC kantor 15 liter dengan grafis hingga GeForce RTX 5060, RAM DDR5, dan port USB yang melimpah.

Bagian yang paling menarik justru prosesornya. Varian tertinggi P700 memakai Intel Core Ultra 9 275HX. Chip ini bukan prosesor desktop, melainkan prosesor seri HX yang biasa dipasang di laptop gaming dan workstation portabel.

Jadi, P700 adalah PC desktop dengan “otak” laptop. Kenapa ASUS memilih jalan ini, dan apa kompromi yang perlu diketahui calon pembeli?

Apa Itu Core Ultra 9 275HX?

Core Ultra 9 275HX adalah prosesor Intel Core Ultra Series 2 (Arrow Lake) untuk laptop kelas atas. Berdasarkan data Notebookcheck, chip ini memiliki 24 inti, terdiri dari 8 performance core dan 16 efficient core, dengan kecepatan hingga 5,4 GHz.

Daya dasarnya 55 W, dengan batas turbo hingga 160 W. Bandingkan dengan Core Ultra 9 285 versi desktop yang punya jumlah inti sama, tetapi daya dasarnya 65 W dan ditujukan untuk soket desktop.

Di P700, ASUS menyebut sistem pendinginannya mampu menopang TDP hingga 95 W tanpa throttling. Pendinginan itu terdiri dari triple-channel copper heat pipe dan kipas belakang yang 13 persen lebih besar.

Kenapa Pakai Chip Laptop?

ASUS tidak menjelaskan alasannya secara eksplisit di siaran pers. Namun, dari spesifikasinya, ada beberapa keuntungan yang terlihat jelas.

Lebih hemat daya dan lebih senyap. Chip laptop dirancang efisien pada daya rendah. ASUS mengklaim P700 dengan Core Ultra 9 hanya menghasilkan kebisingan 33 dB dalam mode kipas Performance, setara suara gemerisik dedaunan. Catatannya, menurut situs resmi ASUS, angka ini diukur tanpa kartu grafis diskrit, optical drive, maupun HDD.

Muat di sasis ringkas. Dengan daya yang lebih terkendali, ASUS bisa memakai pendingin yang lebih kecil di sasis 15 liter, tanpa perlu tower cooler besar.

Performa multi-core tetap tinggi. Dengan 24 inti, 275HX tetap kuat untuk pekerjaan seperti rendering, kompilasi kode, atau analisis data, meski daya maksimalnya dibatasi.

Strategi ini juga bukan hal baru bagi ASUS. ExpertCenter P500MV yang meluncur di Indonesia pada 2025 juga memakai chip laptop, yakni Core i7-13620H, dengan TDP 95 W di sasis 15 liter yang sama.

Kompromi yang Perlu Diketahui

Ada beberapa konsekuensi dari memakai prosesor laptop di PC desktop.

Prosesor tidak bisa diganti. Chip seri HX dipasang langsung (disolder) di motherboard, tidak memakai soket seperti prosesor desktop. ASUS memang menyebut RAM, penyimpanan, kartu grafis, dan modul WiFi di P700 bisa di-upgrade, tetapi prosesor tidak termasuk di dalamnya.

Daya dibatasi di 95 W. Angka ini jauh di bawah batas turbo 160 W milik 275HX. Sejumlah laptop gaming justru memberi chip yang sama daya lebih besar. Artinya, ASUS memilih mengutamakan suhu, kebisingan, dan stabilitas jangka panjang ketimbang performa puncak.

Bukan Copilot+ PC. NPU di Core Ultra 9 275HX hanya bertenaga 13 TOPS, sementara Microsoft mensyaratkan minimal 40 TOPS untuk label Copilot+ PC. Fitur AI di P700 diarahkan ke platform ASUS MyExpert dan GPU RTX, bukan ke NPU.

Beda dengan P700 Versi AMD

Lini ExpertCenter P700 sebenarnya pertama kali diperkenalkan secara global pada Maret 2026 dengan prosesor AMD Ryzen AI 7 445 dan Ryzen AI 5 430 (PM700MG). Versi ini juga memakai chip berbasis laptop.

Perbedaannya cukup kontras. Versi AMD punya NPU 50 TOPS dan berstatus Copilot+ PC, dengan TDP 45 W dan kebisingan sekitar 27,2 dB. Versi Intel P700ML yang masuk Indonesia mengejar tenaga mentah: lebih banyak inti dan TDP lebih dari dua kali lipat.

Dengan kata lain, versi AMD cocok untuk kantor yang mengincar fitur AI Windows dan efisiensi, sedangkan versi Intel lebih cocok untuk beban kerja berat seperti desain, engineering, atau editing video.

Spesifikasi Lain ASUS ExpertCenter P700

Selain prosesor, P700 dibekali kartu grafis diskrit hingga GeForce RTX 5060 dan RAM DDR5 5.600 MT/s dual-channel hingga 32 GB. Penyimpanannya bisa mencapai dua SSD dengan total 4 TB ditambah HDD 2 TB.

AdvertisementIn-Article Banner

PC ini punya 11 port USB (5 di depan, 6 di belakang), mendukung hingga empat layar, serta menyediakan slot PCIe tambahan. Ada pula opsi pembaca smart card dan SD card.

Sasisnya tool-free dan bracket-free, sehingga casing bisa dibuka tanpa obeng. Dari sisi keamanan, ada ASUS ExpertGuardian dengan TPM 2.0 diskret, BIOS sesuai standar NIST SP 800-155, ASUS BIOS Recovery, slot Kensington lock, dan langganan McAfee+ Premium gratis satu tahun. PC ini juga lulus uji MIL-STD-810H di laboratorium.

ASUS mengklaim performa sistem P700 hingga 27 persen lebih tinggi dibanding desktop standar di rentang harga yang sama.

ModelASUS ExpertCenter P700 Mini Tower
ProcessorHingga Intel® Core™ Ultra 9 Processor 275HX
GPUHingga NVIDIA® GeForce RTX™ 5060
RAMHingga 32GB DDR5 5600MT/s (dual-channel)
PenyimpananHingga dual SSD 4TB + HDD 2TB (hybrid storage)
KoneksiWi-Fi 6E(802.11ax) (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 5.4 Wireless Card
I/O PortFront
1x Smart card reader
1x 2 in 1 card reader SD / MMC, 1x USB 3.2 Gen 2×2 Type-C (20 Gbps)
4x USB 3.2 Gen 2 Type-A (10 Gbps)
1x 3.5mm combo audio jack
1x Headphone

Rear
4x USB 3.2 Gen 1 Type-A (5 Gbps)
2x USB 2.0 Type-A (480 Mbps)
1x Padlock loop
1x Kensington lock
1x 7.1 channel audio (microphone, line-out, Line-in)
1x Displayport 1.4
1x VGA Port
1x HDMI™ 2.1b
1x RJ45 Gigabit Ethernet

3 x SATA 6.0Gb/s ports
Expansion Slot2x DDR5 SO-DIMM slot
2x M.2 2280 connector for storage
1x M.2 connector for WiFi
2x PCIe® 3.0 x 1
1x PCIe® 5.0 x 16
Dimensi29.60 x 15.50 x 34.70 cm
Berat6.00 kg
PSU500W power supply (80+ Platinum, peak 1000W)
HargaRp25.999.000

Harga dan Garansi

ASUS ExpertCenter P700 Mini Tower dijual mulai Rp25.999.000 dengan Windows 11 Pro. ASUS belum merinci konfigurasi untuk harga tersebut. Sebagai pembanding, varian ini dijual NT$58.100 di Taiwan.

Pembelian bisa dilakukan melalui toko resmi ASUS Commercial atau program ASUS Business Volume Purchase. Garansinya hingga 3 tahun full-part lewat ASUS Business Support, termasuk perbaikan on-site dan dukungan 24/7.

Kesimpulan

Memakai chip laptop di PC desktop adalah keputusan yang masuk akal untuk pasar bisnis. Hasilnya PC yang ringkas, senyap, dan tetap bertenaga untuk pekerjaan berat.

Namun, pembeli perlu sadar bahwa prosesornya tidak bisa di-upgrade, daya maksimalnya dibatasi, dan PC ini tidak mendukung fitur Copilot+. Kalau prioritasnya adalah PC kantor yang tenang, awet, dan mudah dirawat tim IT, P700 layak dipertimbangkan. Kalau mengejar performa maksimal atau fleksibilitas ganti prosesor, PC desktop dengan chip soket tetap lebih ideal.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apa prosesor ASUS ExpertCenter P700 Mini Tower?

Varian tertingginya memakai Intel Core Ultra 9 275HX, prosesor seri HX untuk laptop dengan 24 inti dan kecepatan hingga 5,4 GHz.

Kenapa ASUS ExpertCenter P700 memakai prosesor laptop?

Chip laptop lebih efisien sehingga PC bisa dibuat ringkas (15 liter) dan senyap, dengan kebisingan yang diklaim 33 dB, tanpa kehilangan banyak performa multi-core.

Apakah prosesor ASUS ExpertCenter P700 bisa di-upgrade?

Tidak. Prosesor seri HX disolder ke motherboard. Komponen yang bisa di-upgrade adalah RAM, penyimpanan, kartu grafis, dan modul WiFi.

Apakah ASUS ExpertCenter P700 termasuk Copilot+ PC?

Versi Intel tidak, karena NPU Core Ultra 9 275HX hanya 13 TOPS. Versi AMD Ryzen AI (PM700MG) yang dirilis secara global sudah berstatus Copilot+ PC.

Berapa harga ASUS ExpertCenter P700 di Indonesia?

Mulai Rp25.999.000, dengan Windows 11 Pro dan garansi hingga 3 tahun.

Apa bedanya ASUS ExpertCenter P700 dengan P500?

P500MV (2025) memakai Core i7-13620H dan dijual mulai Rp9,4 jutaan. P700 menyasar kelas lebih tinggi dengan Core Ultra 9 dan opsi RTX 5060.