Review

Lenovo Legion Pro 5: Laptop Gaming yang Nyaru Banget Sama Laptop Kantoran!

BagusTech – Lenovo Legion Pro 5 emang laptop gaming, tapi jangan bayangkan desain yang heboh dan penuh lampu-lampu RGB.

Lenovo kali ini bikin sesuatu yang berbeda, dengan desain kalem yang nggak bikin mata langsung tahu kalau ini adalah “mesin gaming.”

Cocok banget buat mereka yang suka performa gaming tapi nggak pengen keliatan mencolok. Yuk, simak review lengkapnya!

Baca Juga

Desain Lenovo Legion Pro 5 Santuy Tapi Tetap Berkelas

Lenovo Legion Pro 5 ini hadir dengan bodi yang super clean. Warnanya abu-abu dengan logo Lenovo yang dipasang simpel di samping layar.

Kalau ditaruh di ruang meeting atau kantor, laptop ini nggak bakal bikin orang ngira ini laptop gaming berperforma gila.

Ini adalah poin plus buat yang suka bawa laptop ke tempat umum tapi tetap pengen bisa gaming kapan aja.

Biar lebih nyaru, RGB keyboard-nya bisa dimatiin atau diganti jadi putih. Tapi kalau lagi di rumah, tinggal aktifin aja buat dapet suasana gaming yang seru.

Keyboard di Lenovo Legion Pro 5 punya empat zona lampu RGB yang bisa disesuaikan dengan mood, jadi fleksibel banget buat dipake di berbagai suasana.

Nyaman Buat Ngetik dan Navigasi

Bicara soal keyboard, Lenovo Legion Pro 5 punya salah satu keyboard paling nyaman di kelasnya. Keyboard Lenovo emang udah terkenal dengan feel ngetiknya yang mantap, dan yang ini nggak kalah enak.

Travel key-nya pas, rebound-nya cepet, bikin ngetik jadi lebih enak, bahkan kalau lagi dikejar deadline sekalipun. Pokoknya, buat kerja nulis-nulis panjang, keyboard ini nggak bakal bikin pegel.

Nggak cuma keyboard, touchpad-nya juga luas dan responsif. Klik-nya kerasa solid, nggak terlalu keras atau lembek.

Mau dipake buat browsing, edit dokumen, atau bahkan sekadar main game yang nggak butuh mouse, touchpad ini udah lebih dari cukup.

Layar Lenovo Legion Pro 5 yang Smooth Abis Buat Gaming

Lenovo kasih layar 16 inci di Legion Pro 5 dengan refresh rate 240Hz. Buat gamer, ini jelas bikin pengalaman main game jadi lebih smooth dan responsif.

Layar IPS ini punya resolusi 2560 x 1600 piksel dan tingkat kecerahan sampai 500 nits. Jadi meskipun dipake di ruangan terang, layarnya masih kelihatan jelas dan warnanya tetap cakep.

Layar ini juga punya kualitas warna yang nggak ancur walaupun brightness dimaksimalin. Cocok banget buat yang suka editing foto atau video.

Buat multitasking pun nyaman banget karena layarnya gede, jadi banyak jendela bisa dibuka sekaligus tanpa kerasa sumpek.

Performa Gaming? Gas Pol!

Sekarang kita masuk ke jantung performa. Lenovo Legion Pro 5 ini ditenagai prosesor AMD Ryzen 7 7745 HX, prosesor 8-core dengan arsitektur Zen 4 yang bikin performa laptop ini ngebut banget.

GPU-nya NVIDIA RTX 4070, jadi nggak ada cerita game berat yang bikin laptop ini ngos-ngosan.

Pas dites main Cyberpunk 2077 di setting medium ray tracing, Legion Pro 5 bisa ngejalanin dengan smooth di resolusi 2160 x 1880.

Frame rate-nya stabil, dan detail visualnya memuaskan. Red Dead Redemption 2 di rata kanan pun masih dapet frame rate di atas 50 FPS, jadi performa gaming laptop ini benar-benar terjamin buat berbagai game AAA.

Pendinginan Khas Lenovo Legion Pro 5 Tetap Stabil, Panas Bukan Masalah

Laptop gaming emang harus punya sistem pendingin yang oke, dan Legion Pro 5 nggak ngecewain. Pas dites stress test pake 3D Mark, suhu maksimalnya cuma di 80-an derajat.

Ini berarti cooling system-nya kerja dengan sangat baik buat jaga performa tetap stabil tanpa bikin laptop jadi terlalu panas.

Selama main game, bodi laptop emang kerasa anget, tapi masih dalam batas yang nyaman.

Spek yang Siap Di-Upgrade

Legion Pro 5 dibekali RAM 16GB DDR5 yang masih bisa di-upgrade. Buat yang butuh lebih banyak RAM, slot tambahan sudah disiapin sama Lenovo.

Storage-nya juga nggak kalah menarik: SSD Samsung NVMe Gen 4 sebesar 1TB, dan kalau masih kurang, ada slot kosong buat tambah SSD lagi. Jadi, buat yang butuh space ekstra, tinggal tambah aja tanpa ribet.

Dari sisi port, laptop ini lengkap banget. Ada empat USB-A, dua USB-C, HDMI, LAN, dan lain-lain.

Sayangnya, port USB-C di sini masih 3.2 Gen 2, jadi kecepatannya belum secepat Thunderbolt.

Dan ada satu kekurangan lagi, yaitu nggak adanya card reader bawaan. Buat content creator yang sering pake SD card, harus rela bawa dongle tambahan deh.

Tapi yang keren, Lenovo tetap pertahankan shutter fisik buat webcam, jadi lo bisa nutup kamera saat nggak dipake. Fitur simpel tapi penting banget buat jaga privasi di era digital sekarang.

Kesimpulan: Worth It Buat Siapa?

Setelah seminggu pake Lenovo Legion Pro 5, jelas kelihatan bahwa ini adalah laptop gaming yang beda dari yang lain.

Desainnya yang kalem bikin laptop ini cocok banget buat dibawa ke kantor atau meeting tanpa bikin orang curiga kalau ini laptop gaming bertenaga.

Dengan layar 240Hz yang mulus, performa Ryzen 7 dan RTX 4070, serta keyboard yang nyaman, Legion Pro 5 ini benar-benar all-rounder buat gaming dan produktivitas.

Tapi, harus diingat juga beberapa kompromi yang ada. Laptop ini beratnya lumayan, chargernya juga besar, jadi kalau buat yang sering mobile mungkin ini agak merepotkan.

Selain itu, nggak adanya card reader juga bisa jadi minus point buat yang sering mindahin file dari kamera.

Dengan harga di kisaran 26 jutaan, Lenovo Legion Pro 5 ini tetap jadi deal yang menarik, terutama buat yang pengen laptop gaming dengan desain profesional.

Laptop ini powerful, simple, dan nggak bikin malu kalau dipake di kantor.

Itulah dia review Lenovo Legion Pro 5 versi gaul! Semoga ini bisa jadi referensi buat kalian yang lagi cari laptop gaming, tapi pengen tetap kelihatan elegan. Stay tuned buat review seru lainnya, dan tetap gas gaming atau berkarya!

Spesifikasi

Model Lenovo Legion Pro 5 (16″, Gen 8)
CPU AMD Ryzen™ 7 7745HX
GPU NVIDIA® GeForce RTX™ 4070 Laptop GPU, 8GB GDDR6 (140W), 2175MHz Boost Clock
SSDUp to 2TB PCIe SSD Gen 4
RAMUp to 32GB (2 x 16GB) 5600MHz DDR5
Layar16″ WQXGA (2560 x 1600) IPS, 500 nits, 16:10 aspect ratio, 240Hz VRR / 3 ms Response Time w/ OverDrive, 100% RGB, up to VESA DisplayHDR™ 400 certified, Dolby Vision® support, NVIDIA® G-SYNC™ Support, TÜV Rheinland certified, X-Rite™ Pantone Certified
PortLeft:
USB-C 3.2 Gen 2 (DisplayPort™ 1.4)
USB-A 3.2 Gen 1

Right:
Headphone/mic combo
USB-A 3.2 Gen 1
Webcam e-shutter switch

Rear:
DC-in
USB-C 3.2 Gen 2 (DisplayPort™ 1.4, power delivery 140W)
2 x USB-A 3.2 Gen 1 (1x always on 5V2A)
HDMI 2.1
Ethernet (RJ45)
Webcam/cameraBuilt-in (1080p / 720p) webcam

Tobii Horizon support
Audio2x2W speaker system with Nahimic Audio
Jaringan2×2 WiFi 6E (802.11ax)
BateraiUp to 8 Hours
Super Rapid Charge Pro (30min Charge 0-80% capacity, 60min Charge 0-100% capacity)
Berat2.5 kg
Dimensi21.9-26.75mm x 363.4mm
Harga & GaransiRp 26 Jutaan
Bagus Arthakusuma

Bagus Arthakusuma

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Untuk Kamu

Review

Mencoba Upgrade SSD ROG ALLY Dengan WD Black SN770M

SSD ROG Ally bisa diganti dengan kapasitas yang lebih besar dan lebih kencang dengan menggunakan WD Black SN770M
laptop ASUS ZenBook Pro 14 OLED (UX6404) dipegang dengan satu tangan dengan pemandangan taman di belakang
Review

ASUS ZenBook Pro 14 OLED (UX6404): Laptop Premium untuk Kreator Konten

ASUS ZenBook Pro 14 OLED (UX6404) adalah laptop yang didesain bagi para pekerja visual dengan tampilan yang premium serta ringan