Editorial Topic
Gadget

OnePlus Dikabarkan Mundur dari Eropa dan Amerika

3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • OnePlus dikabarkan akan keluar dari pasar Eropa dan Amerika Serikat.
  • Perusahaan disebut tidak akan meluncurkan produk baru di kedua wilayah.
  • OnePlus dan Oppo belum mengumumkan keputusan tersebut secara resmi.
  • Stok perangkat yang tersisa kabarnya akan tetap dijual.
  • Dukungan dan pembaruan perangkat lama diklaim tetap berjalan.
  • OnePlus diperkirakan masih beroperasi di India dan China.

OnePlus dikabarkan akan menghentikan penjualan dan peluncuran produk baru di Eropa serta Amerika Serikat. Langkah ini berpotensi mengakhiri posisi OnePlus sebagai merek smartphone global, meski perusahaan kemungkinan tetap menjalankan bisnisnya di India dan China.

Media Jerman WinFuture melaporkan bahwa OnePlus dan induknya, Oppo, tengah menyiapkan pengumuman mengenai perubahan strategi tersebut. Sumber yang mengetahui rencana perusahaan menyebut pengumuman dapat muncul dalam beberapa hari ke depan. Hingga 14 Juli 2026, OnePlus maupun Oppo belum mengonfirmasi kabar ini secara terbuka.

OnePlus Belum Mengumumkan Penarikan Resmi

Menurut laporan tersebut, OnePlus tidak akan memperkenalkan produk baru lagi di Eropa dan AS. Perusahaan akan menghabiskan stok yang masih tersedia melalui toko resmi dan jaringan penjualan lain dalam beberapa minggu atau bulan mendatang.

The Verge telah meminta konfirmasi kepada OnePlus, tetapi perusahaan belum memberikan jawaban. Karena itu, kabar penarikan ini masih berasal dari sumber anonim dan belum berstatus keputusan resmi perusahaan.

Rumor tentang masa depan OnePlus sebenarnya sudah muncul sejak awal 2026. OnePlus sempat membantah kabar bahwa Oppo akan membubarkan merek tersebut. Saat itu, OnePlus North America menegaskan bahwa operasional, layanan purnajual, pembaruan perangkat lunak, dan pemenuhan hak konsumen tetap berjalan.

Pada April 2026, OnePlus kemudian mengakui bahwa tim Eropa sedang mengevaluasi peta jalan regional dan strategi produknya. Sejumlah pegawai senior OnePlus di Inggris dan Eropa juga meninggalkan perusahaan dalam periode yang berdekatan.

Oppo Mulai Mengambil Peran OnePlus di Eropa

Tanda peralihan menuju Oppo semakin terlihat pada awal Juli. Situs OnePlus di beberapa negara Eropa mulai mengarahkan pengunjung menuju produk Oppo. Banner pada situs OnePlus Jerman menawarkan perangkat Oppo sebagai jalur peningkatan bagi pengguna OnePlus, termasuk smartphone, tablet, dan perangkat audio.

AdvertisementIn-Article Banner

Strategi tersebut dapat berjalan lebih mudah di Eropa karena Oppo sudah memiliki bisnis smartphone di sejumlah negara kawasan itu. Kondisinya berbeda di Amerika Serikat. Oppo tidak menjual smartphone secara resmi di AS, sehingga pengguna OnePlus di sana tidak langsung mendapatkan merek pengganti dari perusahaan induk.

Dukungan Perangkat OnePlus Diklaim Tetap Berjalan

WinFuture menyebut OnePlus dan Oppo tetap akan menyediakan layanan serta pembaruan untuk perangkat yang sudah terjual sampai akhir siklus dukungannya. Namun, kedua perusahaan belum menjelaskan mekanisme garansi, ketersediaan suku cadang, atau kelanjutan pusat layanan setelah penjualan berakhir.

OnePlus juga belum memperjelas masa depan mereknya di India dan China. Situs resmi OnePlus India masih aktif dan menyebut OnePlus sebagai pembuat perangkat premium yang menantang kebiasaan industri. Hal ini menunjukkan bahwa laporan penarikan tersebut belum mencakup seluruh pasar OnePlus.

Jika laporan ini terbukti benar, OnePlus tidak sepenuhnya mati. Namun, keluarnya merek tersebut dari Eropa dan AS akan memangkas jangkauan internasionalnya secara signifikan. OnePlus yang dulu dikenal lewat konsep “flagship killer” berpotensi berubah menjadi merek regional yang semakin bergantung pada strategi, produk, dan infrastruktur Oppo.