Signify Kantongi Persetujuan FIBA untuk Philips ArenaVision Gen 3.5
Ringkasan Cepat
- Signify mendapat persetujuan FIBA untuk Philips ArenaVision Gen 3.5.
- Teknologi ini mendukung standar pencahayaan arena basket profesional.
- FIBA menilai iluminasi, temperatur warna, CRI, dan flicker factor.
- Sistem ini mendukung pertandingan cepat dan siaran Ultra HD.
- Di Indonesia, Philips ArenaVision LED sudah dipakai di Stadion Maguwoharjo.
Signify resmi mendapat persetujuan dari FIBA Equipment & Venue Centre untuk teknologi pencahayaan olahraga Philips ArenaVision Gen 3.5. Persetujuan ini menempatkan solusi pencahayaan tersebut dalam standar FIBA untuk mendukung arena basket profesional, terutama dari sisi kualitas visual, kenyamanan pemain, dan kebutuhan penyiaran internasional.
Philips ArenaVision Gen 3.5
Philips ArenaVision Gen 3.5 merupakan solusi pencahayaan olahraga profesional yang Signify rancang untuk fasilitas indoor maupun outdoor. Sistem ini menyasar arena olahraga elite yang membutuhkan cahaya merata, visibilitas tinggi, tingkat silau terkendali, dan kualitas gambar yang stabil saat masuk ke kamera siaran.

Persetujuan FIBA menjadi penting karena pertandingan basket berjalan cepat dan menuntut pencahayaan presisi. Pemain perlu melihat bola, rekan setim, lawan, dan garis lapangan dengan jelas. Wasit juga membutuhkan visibilitas konsisten untuk mengambil keputusan dalam tempo tinggi. Di sisi lain, broadcaster membutuhkan pencahayaan yang stabil agar kamera Ultra HD dapat menangkap gerakan cepat tanpa gangguan visual.
FIBA Equipment & Venue Centre menilai beberapa parameter teknis utama dalam pencahayaan arena. Parameter itu mencakup tingkat iluminasi, temperatur warna, indeks rendering warna atau CRI, serta faktor kedipan atau flicker factor. Standar ini memastikan cahaya di area permainan tetap konsisten dan mendukung kebutuhan pertandingan maupun siaran.
Niels Geven, International Director, Sports & Arenas Signify, mengatakan pertandingan basket membutuhkan pencahayaan yang sangat presisi. “Kenyamanan visual, keseragaman, dan tingkat kesilauan merupakan faktor penting untuk menunjang performa pemain dan pengambilan keputusan wasit,” ujar Geven dalam keterangan resmi. Ia juga menegaskan bahwa penyiaran Ultra HD membutuhkan kualitas pencahayaan konsisten untuk menangkap kecepatan dan intensitas pertandingan.
Selain kualitas cahaya, Signify juga menonjolkan sistem kontrol pencahayaan pintar. Teknologi ini mendukung manajemen pencahayaan jarak jauh, penjadwalan, dan efisiensi operasional. Bagi pengelola arena, fitur seperti ini dapat membantu menekan konsumsi energi sekaligus memberi fleksibilitas saat venue dipakai untuk pertandingan, latihan, konser, atau acara lain.
Pemakaian Nyata

Persetujuan FIBA ini memperkuat posisi Signify di industri pencahayaan olahraga global. Pada 2025, perusahaan juga ditunjuk sebagai FIFA Preferred Provider untuk kategori lampu sorot stadion. Signify menyebut teknologinya telah digunakan di sejumlah arena dan stadion internasional, termasuk Roig Arena di Valencia, Gran Canaria Arena di Las Palmas, Barclay Arena di Hamburg, dan Stadion Feijenoord di Rotterdam.
Di Indonesia, lampu sorot Philips ArenaVision LED telah digunakan di Stadion Maguwoharjo, Sleman setelah renovasi fasilitas pada 2024. Stadion berkapasitas lebih dari 20.000 penonton itu kini mengandalkan sistem pencahayaan Signify untuk mendukung standar internasional, visibilitas pemain, pengalaman penonton, dan kualitas penyiaran pertandingan.
Persetujuan FIBA terhadap Philips ArenaVision Gen 3.5 menunjukkan bahwa modernisasi arena olahraga tidak berhenti pada tribun, papan skor, atau permukaan lapangan. Pencahayaan kini menjadi infrastruktur utama. Venue yang ingin mengejar standar global harus mampu memberi pengalaman visual yang baik di arena dan tetap terlihat optimal di layar.
Bagi Indonesia, tren ini memberi arah jelas bagi pengelola stadion dan arena indoor. Fasilitas olahraga yang ingin naik kelas perlu menempatkan teknologi pencahayaan sebagai bagian dari investasi jangka panjang, bukan sekadar pelengkap bangunan.