BagusTech – MODENA memperluas jaringan retail di Indonesia dengan meresmikan lima MODENA Home Center secara serentak pada 26 Mei 2026. Lima gerai baru tersebut berlokasi di Sawangan, Depok; Bandung, Jawa Barat; Semarang, Jawa Tengah; Malang, Jawa Timur; dan Muara Enim, Sumatera Selatan. Ekspansi ini membuat MODENA kini memiliki total 69 MODENA Home Center yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Pembukaan lima gerai baru ini menjadi langkah MODENA untuk memperkuat penetrasi pasar home appliances di daerah. Perusahaan menyasar wilayah dengan pertumbuhan ekonomi, kawasan residensial, dan aktivitas bisnis yang terus berkembang. MODENA juga menempatkan gerai fisik sebagai bagian penting dari strategi retail, terutama untuk kategori produk rumah tangga yang membutuhkan pengalaman langsung sebelum konsumen mengambil keputusan pembelian.
Vice President Marketing MODENA, Teddy Wijaya, mengatakan peresmian serentak ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan solusi home appliances premium dan pengalaman belanja yang lebih modern bagi konsumen.
“Dengan peresmian ini, MODENA telah menghadirkan total 69 MODENA Home Center yang tersebar penjuru Indonesia. Seiring dengan berkembangnya gaya hidup modern, masyarakat semakin membutuhkan produk-produk berkualitas serta pengalaman berbelanja yang lebih baik,” ujar Teddy dalam keterangan resmi.
aca Juga
- AC MODENA Rp3 Jutaan Bawa Fitur Anti Karat
- MODENA Luncurkan Mesin Cuci WF 0730 VGWH dengan Cuci 15 Menit
- Fitur Unggulan MODENA Front Load Washer EcoMotion Inverter, Harga 4 Jutaan
MODENA Home Center
MODENA Home Center hadir sebagai gerai offline yang memungkinkan konsumen melihat langsung berbagai produk, memahami fitur, serta mendapatkan penjelasan lebih detail sebelum membeli. Format ini relevan untuk produk home appliances karena konsumen biasanya mempertimbangkan banyak aspek, mulai dari ukuran, desain, fungsi, teknologi, konsumsi daya, hingga layanan purna jual.
Perusahaan juga menghubungkan ekspansi gerai ini dengan strategi omnichannel. MODENA tidak hanya mengandalkan toko fisik, tetapi juga mengombinasikannya dengan kanal online melalui website dan platform e-commerce. Dengan pendekatan ini, konsumen dapat mencari informasi produk secara digital, lalu melanjutkan eksplorasi di toko fisik untuk mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap.

Teddy menilai kanal digital memang terus memperkuat pengalaman belanja online. Namun, konsumen tetap membutuhkan pengalaman yang lebih menyeluruh, khususnya untuk produk bernilai tinggi seperti peralatan rumah tangga. Menurutnya, MODENA Home Center menjadi bagian dari strategi offline retail yang berjalan bersama online retail agar konsumen memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan produk.
Strategi tersebut sejalan dengan tren perilaku konsumen yang masih menempatkan toko fisik sebagai kanal penting. MODENA mengutip laporan EY Future Consumer Index 2024 yang menyebut 57 persen responden ingin melihat, menyentuh, dan merasakan langsung produk sebelum membeli. Laporan yang sama juga mencatat 68 persen responden mencari konsultasi atau saran sebelum membeli produk bernilai tinggi. Selain itu, 61 persen konsumen tertarik mengunjungi toko fisik untuk mendapatkan promosi yang tidak tersedia secara online.
Data tersebut menunjukkan bahwa toko fisik masih memiliki peran kuat di tengah pertumbuhan belanja digital. Untuk kategori home appliances, keputusan pembelian tidak hanya bergantung pada harga atau spesifikasi di katalog online. Konsumen juga membutuhkan pengalaman langsung, terutama saat memilih perangkat yang akan digunakan dalam jangka panjang di rumah atau untuk kebutuhan usaha.
Pemilihan lima lokasi baru juga menunjukkan fokus MODENA dalam menggarap pasar regional. Sawangan, Malang, dan Muara Enim dinilai memiliki perkembangan kawasan residensial serta kebutuhan rumah tangga modern. Sementara itu, Bandung dan Semarang memiliki dinamika gaya hidup urban dan aktivitas bisnis yang mendorong permintaan terhadap home appliances serta professional appliances.
Di lima gerai tersebut, konsumen dapat menemukan berbagai kategori produk MODENA, termasuk kompor, kulkas, mesin cuci, microwave, water dispenser, water heater, dan perangkat rumah tangga lainnya. Untuk kebutuhan bisnis, MODENA juga menghadirkan lini professional appliances seperti chest freezer dan showcase cooler. Kehadiran produk profesional ini membuka peluang bagi MODENA untuk menyasar pelaku usaha, terutama sektor kuliner, ritel makanan, dan bisnis skala kecil hingga menengah.
Dari sisi bisnis, ekspansi ini memperlihatkan bahwa MODENA tidak hanya mengejar penambahan jumlah gerai, tetapi juga memperkuat kedekatan dengan konsumen di daerah. Strategi tersebut penting karena pertumbuhan pasar home appliances tidak lagi hanya berpusat di kota besar utama. Wilayah penyangga, kota besar regional, dan daerah dengan pertumbuhan residensial baru kini menjadi pasar potensial bagi merek elektronik rumah tangga.
Selama periode peresmian, MODENA juga menawarkan berbagai keuntungan bagi konsumen. Program tersebut mencakup extended warranty, poin MODENA Life, cicilan bunga 0 persen, gratis pengiriman, promo bundling product, trade-in, tebus murah, hingga diskon sampai 28 persen.
Promo tersebut dapat memperkuat daya tarik pembukaan gerai baru, terutama bagi konsumen yang sedang mencari produk rumah tangga dengan nilai tambah layanan. Dalam industri home appliances, faktor layanan seperti garansi, pengiriman, cicilan, dan konsultasi produk sering kali ikut menentukan keputusan pembelian.
Ekspansi MODENA lewat lima Home Center baru ini menegaskan arah persaingan retail elektronik rumah tangga di Indonesia. Merek tidak cukup hanya menawarkan produk dan harga kompetitif. Perusahaan juga perlu menghadirkan pengalaman belanja yang mudah, informatif, dan relevan dengan kebutuhan konsumen di setiap daerah.
Dengan total 69 MODENA Home Center, perusahaan kini memiliki jaringan yang lebih luas untuk memperkuat layanan offline dan online secara bersamaan. Bagi konsumen, kehadiran gerai baru ini memberi akses lebih dekat terhadap produk, konsultasi, dan promo. Bagi industri, langkah MODENA menunjukkan bahwa masa depan retail home appliances akan semakin ditentukan oleh kemampuan merek menggabungkan pengalaman toko fisik, kanal digital, dan layanan purna jual dalam satu ekosistem yang utuh.

