Gadget PC

Intel Gunakan Teknologi 18A Untuk Arsitektur Panther Lake

BagusTech – Intel memperkenalkan Panther Lake, prosesor generasi baru yang dibangun dengan teknologi Intel 18A.

Chip ini jadi simbol langkah besar Intel untuk menghadirkan AI PC yang lebih cepat, efisien, dan pintar.

Semua dirancang untuk menjawab tren komputasi modern di mana kecerdasan buatan sudah menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar fitur tambahan.

Baca Juga

Basis Untuk Intel Core Ultra Seri 3

Panther Lake datang lewat lini Intel Core Ultra Seri 3. Prosesor ini menggunakan arsitektur multi-chiplet dengan kombinasi CPU, GPU, dan NPU yang seimbang. Desain ini bikin performanya naik drastis—hingga 180 TOPS untuk pemrosesan AI. Pengguna bisa merasakan kinerja yang lebih mulus saat menjalankan aplikasi berbasis AI, bermain game, hingga multitasking berat.

Intel juga memberi peningkatan besar di sisi grafis lewat GPU Intel Arc yang kini punya 12 Xe core. Hasilnya, performa visual naik lebih dari 50% dibanding generasi sebelumnya. Semua peningkatan ini hadir tanpa mengorbankan efisiensi daya, bahkan setara dengan Lunar Lake namun jauh lebih bertenaga.

Teknologi Intel 18A

Node Intel 18A membawa dua teknologi baru: RibbonFET dan PowerVia. Keduanya meningkatkan kecepatan dan efisiensi daya sekaligus menekan kebocoran energi. Chip ini juga memakai teknologi kemasan Foveros 3D stacking, yang memudahkan Intel menggabungkan beberapa chiplet ke dalam satu desain modular.

Intel memproduksi Panther Lake di Fab 52 Arizona, fasilitas senilai US$100 miliar yang jadi simbol kemandirian manufaktur Amerika Serikat. Produksi massal dijadwalkan dimulai akhir 2025, sementara peluncuran global berlangsung pada Januari 2026.

Panther Lake bukan hanya untuk PC. Intel juga menargetkan sektor robotika dan edge computing. Dengan software dan reference board baru, pengembang bisa membangun robot berkemampuan AI tinggi dengan biaya terjangkau.

Panther Lake menunjukkan ambisi nyata Intel untuk memimpin era AI PC. Chip ini menghadirkan efisiensi, kecepatan, dan fleksibilitas desain yang belum pernah ada sebelumnya. Intel ingin memastikan bahwa setiap perangkat, dari laptop hingga robot, bisa menjalankan kecerdasan buatan dengan lebih cerdas, cepat, dan hemat daya.

Bagus Arthakusuma

Bagus Arthakusuma

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Untuk Kamu

Wearables Gadget

Huawei Band 8 Mulai Dijual Dengan Berbagai Fitur Baru

bagustech.media – Huawei Band 8 sudah mulai resmi dijual kepada konsumen Indonesia dengan bandrol harga Rp 699.000, namun ada promo
Gadget Smartphone

Vivo Y36 Resmi Rilis Bawa Desain Keren Di Harga 3 Jutaan

bagustech.media – Vivo Indonesia secara resmi meluncurkan vivo Y36 Series hari ini, yang terdiri dari dua varian terbaru, yaitu vivo