BagusTech – vivo memamerkan X300 Ultra di ajang Mobile World Congress (MWC) 2026, Barcelona. Perusahaan belum membuka peluncuran resmi, namun vivo memastikan perangkat ini akan meluncur ke pasar global. Konfirmasi tersebut menjadi langkah penting karena lini “Ultra” sebelumnya beredar terbatas di China.
Baca Juga
- vivo V70 dan V70 Elite Rilis Global, Elite Pakai Snapdragon 8s Gen 3
- vivo X300 Akan Segera Hadir di Indonesia
- vivo V70 Series Meluncur 9 Maret, Andalkan Dual Portrait
vivo Belum Ungkap Wujud Utuh X300 Ultra
Dalam sesi pameran, vivo tidak membahas harga maupun daftar negara tujuan. Perusahaan juga belum mengungkap desain final serta spesifikasi lengkap. Namun vivo secara terang menegaskan arah produk: X300 Ultra akan mengusung pendekatan fotografi dan videografi yang lebih profesional.

Sorotan utama jatuh pada aksesori ZEISS Telephoto Extender Gen 2 Ultra. Lensa tambahan ini menghadirkan jangkauan ekuivalen 400mm, meningkat dari generasi sebelumnya. vivo mengklaim sistem tersebut mendukung output optik 200MP dan menjaga kualitas gambar saat melakukan pembesaran ekstrem. Langkah ini menunjukkan ambisi vivo untuk memperkuat kemampuan zoom berbasis optik, bukan sekadar mengandalkan pemrosesan digital.

Selain teleconverter, vivo juga memperkenalkan camera cage khusus untuk X300 Ultra. Aksesori ini memungkinkan pengguna memasang lampu, tripod, dan perangkat tambahan lain melalui sejumlah mount. vivo melengkapi cage tersebut dengan tombol shutter fisik dan opsi pendinginan tambahan untuk mendukung perekaman video intensif. Dengan pendekatan ini, vivo menargetkan kreator konten yang membutuhkan kontrol lebih presisi tanpa harus membawa kamera profesional berukuran besar.

Hingga kini, vivo belum merinci konfigurasi kamera resmi. Sejumlah laporan industri menyebut X300 Ultra berpotensi membawa kamera utama 200MP, periskop telefoto 200MP, serta lensa ultrawide 50MP. Namun perusahaan belum mengonfirmasi detail tersebut di panggung MWC.
Ketersediaan
vivo memastikan X300 Ultra akan meluncur ke pasar global, namun perusahaan belum merinci negara mana saja yang akan mendapat unit pada gelombang pertama. Hingga MWC 2026 berakhir, vivo juga belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi maupun periode pre-order. Informasi harga masih ditahan.
Strategi vivo menempatkan X300 Ultra sebagai perangkat berbasis ekosistem, bukan sekadar smartphone dengan sensor besar. Perusahaan ingin menawarkan solusi menyeluruh untuk fotografi jarak jauh dan produksi video mobile. Keputusan menghadirkan lini Ultra ke pasar global juga memperluas persaingan di segmen flagship kamera, yang selama ini didominasi sejumlah merek besar.
Harga dan jadwal peluncuran akan menentukan daya saing X300 Ultra di pasar internasional. Jika vivo menetapkan harga agresif dan distribusi luas, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu penantang utama di kategori smartphone kamera premium tahun ini.

